• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Aceh dalam Status Operasi Militer: Luka yang Tak Pernah Sembuh

Ali Syarief by Ali Syarief
June 11, 2025
in Crime, Feature
0
Aceh dalam Status Operasi Militer: Luka yang Tak Pernah Sembuh
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – “Aceh was placed under a special military operation status by the Indonesian government.” Kalimat itu kerap muncul dalam laporan-laporan hak asasi manusia internasional tentang Indonesia pada era 1990-an. Satu kalimat pendek, namun sarat makna. Di baliknya, tersimpan ribuan nyawa, luka batin, dan sejarah yang direpresi.

Pada 1989, pemerintah Orde Baru menetapkan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM). Dalihnya: meredam pemberontakan bersenjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang menuntut kemerdekaan. Tapi dalam praktiknya, status ini menjadikan Aceh sebagai laboratorium kekerasan negara. Puluhan ribu tentara diterjunkan, patroli bersenjata rutin digelar, dan rumah-rumah penduduk acap kali digeledah tanpa surat. Dalam bayang-bayang laras panjang, kata “merdeka” menjadi kutukan.

Orang-orang Aceh belajar hidup dalam bisu. Di desa-desa seperti Paya Dua atau Cot Keng, cerita tentang orang hilang dan penyiksaan menjadi desas-desus yang dipercaya, tapi tak pernah bisa dilaporkan. Sejumlah laporan menyebutkan pola yang nyaris seragam: tentara datang malam hari, mengetuk rumah, menyeret seseorang, lalu esok paginya hanya tersisa kabar bahwa “ia dibawa untuk diinterogasi.” Banyak yang tak pernah kembali.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat, sepanjang masa DOM, terjadi pelanggaran HAM berat: pembunuhan di luar hukum, penghilangan paksa, pemerkosaan, hingga penyiksaan sistematis. Tapi hingga kini, pengadilan tak pernah digelar, apalagi keadilan ditegakkan. Negara memilih amnesia.

Presiden B.J. Habibie akhirnya mencabut status DOM pada 1998, di tengah gelombang reformasi. Namun, pencabutan itu tidak serta-merta mengakhiri kekerasan. Trauma tetap tinggal. Anak-anak yang dulu menyaksikan ayahnya diseret malam-malam kini tumbuh dewasa dalam kemarahan. Mereka menyimpan kenangan, tetapi negara tidak memberi ruang untuk mengungkapkannya.

Ironisnya, DOM tak pernah benar-benar diadili secara sejarah. Tidak ada rekonsiliasi nasional, tak ada permintaan maaf resmi, apalagi reparasi. Bahkan dalam buku-buku pelajaran, keberadaan DOM di Aceh hanya disinggung sekilas — jika tidak dihapuskan sama sekali.

Aceh hari ini memang telah damai. Tapi damai yang dipaksakan tanpa penyembuhan hanya menyimpan bara. Ketika luka masa lalu dibiarkan tanpa pengakuan, maka sesungguhnya kita hanya menunda tragedi berikutnya.

Sebab sejarah yang ditekan, akan selalu mencari jalannya untuk bersuara.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

De Facto, Aceh Adalah Negara Sendiri

Next Post

Guncang Penegakan Hukum! PPWI Gugat Kapolri di PN Jaksel, Bongkar Dugaan Kolusi Polres Blora dengan Mafia BBM

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional
Crime

Ijazah Telah Mengangkat Jokowi hingga Jadi Presiden, Sekaligus Telah Menghancurkan Dirinya

August 2, 2026
Biarkan Tanganmu Berbicara, Mengungkap Cerita Hidupmu
Feature

Biarkan Tanganmu Berbicara, Mengungkap Cerita Hidupmu

August 2, 2026
Streisand Effect: Ketika Sensor Negara Justru Membesarkan Informasi
Birokrasi

Streisand Effect: Ketika Sensor Negara Justru Membesarkan Informasi

August 2, 2026
Next Post
Guncang Penegakan Hukum! PPWI Gugat Kapolri di PN Jaksel, Bongkar Dugaan Kolusi Polres Blora dengan Mafia BBM

Guncang Penegakan Hukum! PPWI Gugat Kapolri di PN Jaksel, Bongkar Dugaan Kolusi Polres Blora dengan Mafia BBM

Kapal-Kapal Itu Milik Siapa?

“Rungkad Entek-Entekan”: Analogi Hidup Jokowi di Ujung Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tambang Emas Luwu Memanas, Warga Bentrok dengan Aparat Usai Alat Tambang Diduga Dibakar

Tambang Emas Luwu Memanas, Warga Bentrok dengan Aparat Usai Alat Tambang Diduga Dibakar

August 2, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional

Ijazah Telah Mengangkat Jokowi hingga Jadi Presiden, Sekaligus Telah Menghancurkan Dirinya

August 2, 2026
Biarkan Tanganmu Berbicara, Mengungkap Cerita Hidupmu

Biarkan Tanganmu Berbicara, Mengungkap Cerita Hidupmu

August 2, 2026
Streisand Effect: Ketika Sensor Negara Justru Membesarkan Informasi

Streisand Effect: Ketika Sensor Negara Justru Membesarkan Informasi

August 2, 2026
Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit

Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit

August 2, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Sulit Mempertahankan Rezim Prabowo – No Hope

August 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tambang Emas Luwu Memanas, Warga Bentrok dengan Aparat Usai Alat Tambang Diduga Dibakar

Tambang Emas Luwu Memanas, Warga Bentrok dengan Aparat Usai Alat Tambang Diduga Dibakar

August 2, 2026
Di Balik Ketakutan Jokowi: Ijazah, Aktivis, dan Ancaman Konsensus Nasional

Ijazah Telah Mengangkat Jokowi hingga Jadi Presiden, Sekaligus Telah Menghancurkan Dirinya

August 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist