• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ada Apa dengan PSI Kaesang?

Ali Syarief by Ali Syarief
April 30, 2025
in Feature, Politik
0
Akhinya Kaesang Resmi Bersama PSI!
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ada yang terasa ganjil dari langkah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kali ini. Tanpa gembar-gembor koreksi atau refleksi, partai yang mengklaim sebagai representasi politik anak muda itu mengumumkan akan menyelenggarakan Pemilu Raya untuk memilih ketua umum pada Juli 2025 di Solo. Pengumuman ini muncul tidak sampai dua tahun setelah Kaesang Pangarep ditetapkan sebagai Ketua Umum PSI pada September 2023.

Lazimnya, masa jabatan seorang ketua umum partai politik berlangsung selama lima tahun. PDIP, Partai Demokrat, hingga PAN menjalankan tradisi ini melalui forum kongres partai. Tapi di PSI, belum juga Kaesang mengukuhkan pijakannya sebagai ketua, pemilihan baru sudah disiapkan. Pertanyaannya: apakah ini mekanisme demokrasi progresif yang sungguh-sungguh, atau justru upaya untuk merapikan kekacauan prosedural masa lalu?

Kaesang—yang waktu itu bahkan belum menjadi kader PSI—tiba-tiba muncul menggantikan Giring Ganesha dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas). Tak ada kongres. Tak ada pemilu internal. Tak ada proses seleksi terbuka. Yang ada hanyalah deklarasi terburu-buru, yang oleh sebagian kader PSI sendiri dianggap sebagai penunjukan dadakan, bukan pemilihan sah.

Kini, PSI mengklaim hendak menggelar Pemilu Raya sebagai simbol transformasi menjadi “Partai Super Terbuka”. Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, menyebut ini sebagai upaya menjadikan PSI bukan partai milik elite atau keluarga, melainkan partai milik semua anggota. Pernyataan ini terdengar seperti koreksi terselubung: bahwa sebelumnya, PSI memang milik keluarga—tepatnya keluarga Jokowi.

Dengan sistem one man, one vote, pemilihan akan dilakukan daring. Semua anggota boleh memilih dan mencalonkan diri, selama mendapatkan dukungan dari lima DPW dan 20 DPD. Sistem ini, bila dijalankan dengan jujur dan transparan, jelas lebih demokratis dibandingkan skema lama. Tapi tetap saja, pertanyaan mendasar tak kunjung dijawab: apakah Kaesang pernah sah menduduki jabatan Ketua Umum?

Pasal tak tertulis dalam politik Indonesia menyebut bahwa legitimasi pemimpin partai ditentukan oleh proses formal: kongres, musyawarah nasional, atau sejenisnya. Dalam hal ini, PSI bisa dianggap telah melanggar tradisi demokrasi internalnya sendiri ketika menetapkan Kaesang tanpa mekanisme terbuka. Bahwa ia adalah anak presiden, dan bahwa PSI tengah haus popularitas menjelang Pemilu 2024, menjadi dugaan motif kuat di balik penunjukan instan itu.

Publik tentu ingat, Kaesang kala itu masih hijau di dunia politik. Ia dikenal lebih sebagai pebisnis pisang dan selebgram. Tapi status sebagai anak Jokowi telah cukup untuk mendorongnya naik ke tampuk pimpinan partai. Prosedur dan syarat formal dikesampingkan demi simbol dan nama belakang.

Kini, Pemilu Raya itu bisa dibaca sebagai semacam “pengesahan ulang” terhadap kursi yang sebelumnya diduduki secara ilegal. Tapi benarkah ini koreksi total? Atau hanya pengulangan sandiwara politik dalam kemasan digital dan jargon keterbukaan?

Kaesang sendiri tampak tenang menanggapi semua ini. “Semua boleh mencalonkan diri,” katanya. Tapi siapa yang berani menantang? Dengan kekuatan struktur yang sudah Kaesang kendalikan dan pengaruh nama keluarganya, apakah kontestasi ini sungguh terbuka? Atau justru menjadi selebrasi atas status quo yang dikemas demokratis?

PSI boleh saja menggembar-gemborkan reformasi internal. Tapi transparansi bukan hanya soal e-vote dan seleksi terbuka. Transparansi adalah juga kejujuran mengakui bahwa dulu ada kesalahan prosedural besar dalam penetapan Kaesang. Jika itu tak diakui, maka Pemilu Raya bukanlah koreksi, melainkan kamuflase.

Akhirnya, PSI boleh menyebut diri “Partai Super Terbuka”. Tapi publik tidak mudah dikelabui. Demokrasi bukan soal kosmetik, melainkan soal etika dan konsistensi. Dan untuk saat ini, sejarah akan mencatat: Kaesang menjadi ketua umum PSI lewat jalan pintas. Pemilu Juli nanti hanya akan menjawab satu hal: apakah jalan pintas itu akan tetap dibiarkan, atau mulai diluruskan?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gabah Basah Diserap, Mutu Diabaikan: Strategi Ketahanan atau Bom Waktu?

Next Post

Kisah Nyata Sopir Angkot – “Hingga Napas Terakhir di Jalanan Ibukota”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?
Birokrasi

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

January 25, 2026
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit
Economy

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia
Feature

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026
Next Post
Kisah Nyata Sopir Angkot – “Hingga Napas Terakhir di Jalanan Ibukota”

Kisah Nyata Sopir Angkot - “Hingga Napas Terakhir di Jalanan Ibukota”

Ijazah-Nya Tak Boleh Difoto

Ijazah dan Bangsa yang Kehilangan Akal Sehat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

January 25, 2026
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Perencanaan Tanpa Ilmu, Ambisi Tanpa Ekologi

January 25, 2026
Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

January 25, 2026
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

Siapa yang Menjaga Nunukan, hingga Bisa Masuk ke Wilayah Malaysia?

January 25, 2026
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist