• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

ADA DUSTA: Menaker Pengangguran Turun – Angka BPS Naik

Ali Syarief by Ali Syarief
May 6, 2025
in Birokrasi, Feature
0
ADA DUSTA: Menaker Pengangguran Turun – Angka BPS Naik
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ada dusta yang rapi terselip di balik angka-angka. Ketika Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyebut angka pengangguran menurun, publik berhak bertanya: angka yang mana?

Di depan publik, Menaker berkukuh bahwa pengangguran di Indonesia menurun. Ia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) dan membandingkan dua titik waktu: Agustus 2024 dan Februari 2025. “Turun dari 4,91 persen ke 4,76 persen,” ujarnya mantap. Ia bahkan menegaskan, “Dilihat persentase ya. Lebih valid.”

Namun, ketika data yang sama dibaca utuh, bukan dipilih-pilih, narasi yang muncul justru berbeda. BPS mencatat bahwa jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang. Jumlah itu naik 83.450 orang dibandingkan Februari 2024. Artinya, secara tahunan (year-on-year), pengangguran justru meningkat. Kenaikan itu setara dengan 1,11 persen.

Apakah penurunan angka dari Agustus ke Februari bisa dijadikan rujukan tunggal untuk menyatakan “pengangguran turun”? Jelas tidak. Agustus dan Februari adalah dua titik berbeda dalam dinamika ketenagakerjaan. Februari, misalnya, adalah momen setelah banyak kelulusan sekolah dan kampus. Angkatan kerja melonjak karena lulusan baru dan perempuan yang kembali ingin bekerja.

Sementara itu, BPS mencatat angkatan kerja bertambah 3,67 juta orang dalam setahun. Dari jumlah itu, 145,77 juta orang bekerja, namun tak semuanya bekerja penuh waktu. Tercatat, 37,62 juta orang bekerja paruh waktu, dan 11,67 juta orang tergolong setengah pengangguran—orang yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan tambahan. Ini fakta lain yang luput disinggung Menaker.

Ada juga jebakan dalam melihat angka presentase. Ketika presentase pengangguran turun tipis namun jumlah total pengangguran naik, itu artinya ada perubahan dalam komposisi pasar kerja—bukan semata perbaikan kondisi. Kembali ke angka 7,28 juta penganggur tadi, yang tidak kecil untuk sebuah negara yang mengklaim memiliki pertumbuhan ekonomi stabil. Bahkan, Bank Dunia menyebut bahwa 60 persen warga Indonesia masih tergolong miskin—sebuah ironi yang membuat angka-angka ketenagakerjaan perlu dibaca lebih cermat, tidak sekadar sebagai pajangan di podium.

IMF pun turut menyoroti hal ini. Lembaga internasional itu memprediksi angka pengangguran Indonesia justru akan naik di tahun 2025, meskipun ekonomi tumbuh 4,7 persen. Sebuah pertanda bahwa pertumbuhan itu tak cukup menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Dalam situasi seperti ini, publik berhak curiga terhadap retorika pejabat. Ketika angka dipelintir untuk menunjukkan pencapaian, padahal isinya kebijakan yang tambal sulam, itu bukan sekadar pengaburan data—melainkan pengingkaran terhadap realitas jutaan rakyat yang masih menganggur.

Adalah hak setiap pejabat untuk memberikan pernyataan. Tapi adalah kewajiban publik dan pers untuk membongkar ketika pernyataan itu menyesatkan. Angka memang bisa dipoles. Tapi fakta di lapangan tak bisa dibohongi. Jutaan warga masih mencari kerja. Mereka tidak butuh propaganda. Mereka butuh lapangan kerja, bukan permainan angka.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pengunduran Diri Ditolak, Hasan Nasbi Diperintahkan Lanjut Jabat Kepala PCO

Next Post

DHL Semprot Mahfud MD

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Terkait Hak Angket, Mahfud MD Serahkan Sepenuhnya Kepada DPR

DHL Semprot Mahfud MD

Februari 2025 BPS: 338.000 Warga Jakarta Menganggur

7,28 Juta Orang Indonesia Menganggur, Menaker Klaim , "Setahu Saya Turun..."

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist