• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

DHL Semprot Mahfud MD

Ijazah Jokowi, Hak Publik, dan Mahfud MD yang Kembali ke "Habitat"

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
May 6, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Terkait Hak Angket, Mahfud MD Serahkan Sepenuhnya Kepada DPR
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis

Polemik seputar keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat ke ruang publik setelah Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM). Langkah TPUA ini bukan aksi tiba-tiba, melainkan telah melalui prosedur formal: surat resmi telah dilayangkan, bahkan korespondensi antara TPUA dan UGM berlangsung secara berkesinambungan—baik dalam bentuk surat maupun komunikasi via WhatsApp. Artinya, ini bukan tindakan sepihak, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk mencari kejelasan dari institusi pendidikan tinggi yang telah melahirkan presiden saat ini.

Namun yang mengejutkan, Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), muncul memberikan respons yang terkesan prejudice dan prematur. Ia menyatakan bahwa UGM sudah tepat untuk tidak membuka ijazah Jokowi, karena dokumen tersebut bersifat pribadi dan tidak bisa diakses sembarangan. Pernyataan ini tak hanya menafikan konteks permintaan yang diajukan secara resmi dan elegan, tetapi juga menunjukkan bahwa Mahfud telah kembali ke “habitatnya”: sebagai pembela status quo, seperti masa-masa mesra dan penuh canda bersama Jokowi dalam posisinya sebagai menteri kabinet.

Padahal, permintaan dari TPUA bukan semata-mata soal legalitas administratif, melainkan menyentuh aspek legitimasi publik. Di negara demokratis, keterbukaan informasi adalah syarat utama untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap pemimpinnya. Ketika ijazah presiden menjadi barang yang begitu sulit diakses bahkan oleh lembaga masyarakat sipil yang sudah mengikuti prosedur resmi, publik wajar mempertanyakan: apa yang sedang disembunyikan?

Yang lebih disayangkan, Mahfud MD tidak merespons substansi, melainkan langsung membungkam ruang diskusi dengan menyebut bahwa permintaan TPUA tidak semestinya dipenuhi. Ini adalah bentuk delegitimasi terhadap hak warga negara untuk bertanya, sekaligus bentuk pengerdilan terhadap peran organisasi sipil dalam sistem demokrasi.

Jika Mahfud MD tetap berdiri pada posisi ini, maka jelas ia tak lagi berdiri di sisi rakyat, tapi telah tenggelam dalam arus kekuasaan yang dulu kerap ia kritik. Di masa lalu, Mahfud dikenal sebagai intelektual kritis dan pembela transparansi. Kini, ia tampak tak kuasa menanggalkan romantisme kekuasaannya bersama Jokowi—kembali ke habitat politik yang pernah membuatnya nyaman.

Polemik ijazah Jokowi bukan sekadar soal selembar kertas, melainkan uji konsistensi terhadap janji keterbukaan dan akuntabilitas dalam bernegara. Ketika pertanyaan publik dijawab dengan tameng birokrasi dan sindiran sinis, maka sebenarnya bukan TPUA yang mencederai etika, melainkan para pembela kekuasaan yang menutup-nutupi kebenaran.

Dalam demokrasi, tidak ada pertanyaan yang terlalu remeh bila menyangkut pemimpin. Dan tidak ada jawaban yang terlalu mulia untuk ditutup-tutupi dari rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ADA DUSTA: Menaker Pengangguran Turun – Angka BPS Naik

Next Post

7,28 Juta Orang Indonesia Menganggur, Menaker Klaim , “Setahu Saya Turun…”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Februari 2025 BPS: 338.000 Warga Jakarta Menganggur

7,28 Juta Orang Indonesia Menganggur, Menaker Klaim , "Setahu Saya Turun..."

Semua Keputusan Kabinet Ada di Tangan Prabowo, Ujar Gibran Menanggapi Pertanyaan Soal Fadli Zon

Goenawan Muhammad : Arahkan Penyelidikan Ke Ijazah Wapres Gibran - Lebih Penting Dp Soal Ijazah Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...