• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Ada IPW di antara Densus dan Jampidsus: Adu Kuat Mafia?

fusilat by fusilat
May 28, 2024
in Crime, Feature
0
Klarifikasi IPW : Aliran Dana Ferdy Sambo Mengalir ke Anggota DPR
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Ilustrasi : Karyudi Sutajah Putra

Jakarta – Entah kebetulan atau tidak, di tengah seriusnya Febrie Adriansyah mengusut kasus korupsi tambang timah yang merugikan keuangan negara hingga 271 triliun rupiah, dan sempat dibuntuti oknum Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri sehingga viral, Indonesia Police Watch (IPW) melaporkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/5/2024).

Dus, ada IPW di antara Densus 88/Antitetor Polri dan Jampidsus Kejagung. Lalu, siapa di belakang IPW? Siapa pula di belakang Jampidsus? Apa di belakang kedua kubu ada mafia, sehingga akan terjadi adu kuat antar-mafia?

Laporan IPW ke KPK dilakukan ketuanya, Sugeng Teguh Santoso, didampingi pengacara eksentrik Deolipa Yumara.

Sugeng mengatakan, Febrie dan sejumlah pihak lainnya diduga melakukan tindak pidana korupsi pelaksanaan lelang Barang Rampasan Benda Sita Korupsi berupa satu paket saham PT Gunung Bara Utama yang digelar oleh Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejagung.

Menurut Sugeng, saham itu ditawarkan dengan harga Rp1,945 triliun dan mengakibatkan dugaan kerugian negara Rp9,7 triliun.

Sugeng menambahkan, dalam kajian dialog publik yang digelar pada 15 Mei lalu, sejumlah aktivis dari Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST), Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), IPW, ekonom Faisal Basri, dan advokat Deolipa Yumara mengungkap adanya dugaan persekongkolan jahat.

Mereka menduga terdapat penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan lelang PT Gunung Bara Utama oleh PPA Kejagung yang dimenangkan oleh PT Indobara Utama Mandiri (Kompas.com, Senin 27/5/2024).

Pertanyaannya, sekali lagi, siapa yang ada di belakang IPW dan siapa pula yang ada di belakang Jampidsus? Apakah ada mafia di belakang kubu masing-masing?

Apakah pelaporan IPW itu murni untuk penegakan hukum?

Apakah lelang dengan harga di bawah standar atas barang sitaan dari perusahaan tambang di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, itu juga murni untuk penegakan hukum?

Ataukah ada pihak yang mengendalikan IPW sebagai alat pukul untuk melakukan serangan balik terhadap Jampidsus yang sedang mengusut kasus korupsi tambang timah dengan nominal kerugian negara sangat fantastis, bahkan merupakan kasus korupsi terbesar di Indonesia atau bahkan mungkin dunia itu?

Apalagi yang dilelang adalah barang sitaan dari perusahaan tambang yang bisa jadi dilindungi mafia, atau bisa juga terkait dengan perusahaan-perusahaan tambang lainnya yang dilindungi mafia.

Penguntitan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh oknum Densus 88 pun makin menebalkan kecurigaan publik bahwa di balik kasus korupsi tambang timah itu ada mafia yang melindunginya.

Kalau memang murni demi penegakan hukum, mengapa waktu pelaporan IPW beriringan dengan viralnya isu penguntitan Jampidsus? Sebuah kebetulan belaka ataukah memang terencana?

Sebaliknya, kalau memang murni penegakan hukum, mengapa barang yang dilelang Jampidsus di bawah harga standar sehingga diduga merugikan keuangan negara hingga 9,7 triliun rupiah?

Ada isu kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk di Bangka Belitung tahun 2015-2022 ini diduga melibatkan pensiunan polisi jenderal bintang empat. Maka masuk akal bila kemudian Jampidsus dikuntit oleh oknum Densus 88 yang merupakan bagian dari Polri.

Bukan kali ini saja IPW melaporkan seorang pejabat ke KPK. Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini juga melaporkan dugaan gratifikasi 7 miliar rupiah Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej ke KPK. Eddy pun sempat ditetapkan KPK sebagai tersangka, dan kemudian mengundurkan diri dari jabatan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Namun akhirnya status tersangka Eddy dianulir oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan setelah pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini mengajukan permohonan praperadilan. Sejauh ini Eddy belum ditetapkan kembali sebagai tersangka sebagaimana janji KPK.

Sementara Kejagung sudah menetapkan sedikitnya 21 orang sebagai tersangka korupsi tambang timah di wilayah IUP PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Mereka adalah orang-orang kuat. Termasuk Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi.

Benarkah terjadi adu kuat antara Jampidsus dan pihak tersangka korupsi tambang timah? Bisa jadi di belakang masing-masing kubu ada mafia, sehingga sesungguhnya yang terjadi adalah adu kuat antar-mafia. Dan di antara keduanya ada IPW yang menyela.

Apakah Febrie Adriansyah akan ditetapkan sebagai tersangka dan akhirnya terpental dari kursi Jampidsus, sehingga kasus korupsi tambang timah ini tidak tuntas penanganannya?

Apakah di belakang IPW ada mafia? Biarlah waktu yang bicara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Jokowi: Kenaikan UKT Universitas Ditunda hingga 2025

Next Post

Jokowi: Pemerintah Telah Hitung Matang Kebijakan Pemotongan Gaji Karyawan Swasta untuk Tapera

fusilat

fusilat

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Tanggapan Presiden Jokowi Tentang Rencana PDIP Untuk Beroposisi Lawan Pemerintah

Jokowi: Pemerintah Telah Hitung Matang Kebijakan Pemotongan Gaji Karyawan Swasta untuk Tapera

Lakukan Kecurangan, Mendag Tegur SPPBE Milik PT Satria Mandala Sakti di Koja

Kementerian ESDM Bantah Pernyataan Mendag, Ada Praktek Kecurangan Dalam Penjualan Gas 3 Kg

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...