• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Adu Nasib Masuk Partai Politik

Ali Syarief by Ali Syarief
June 27, 2022
in Feature
0
Adu Nasib Masuk Partai Politik

Ilustrasi (credit: freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews,-  Pak Wijaya, teman saya seorang Chinese, mengapa tidak mau menjadi warga negara Amerika?, tanya saya. “wah tidaklah Pak Ali, saya tidak tertarik”, jawabnya. Iya, mengapa?, desak saya. “Gini Pak Ali. Di Amerika itu, saya tak mungkin bisa jadi orang kaya”, tambahnya. Mengapa? Saya jadi penasaran. “Soalnya disana sudah established. Semua fix. Jadi berat sekali untuk bisa bersaing dengan mereka”, kata Pak Wijaya, sambil nyeruput kopi. Kami duduk di veranda depan rumah, pada suatu sore, di kawasan Bandung Utara, yang sejuk dan semilir udaranya yang segar.

Pak Wijaya melanjutkan percakapannya. “Di Indonesia, saya hari ini hidup gembel seperti sekarang, tapi tidak tahu, esok lusa, bisa saja tiba-tiba saya jadi orang kaya raya”, begitu tambahnya. Dalam hati, apakah Ia nyindir saya? Tapi kan dia tahu bagaimana sepak terjangku berjuang mendapatkan semua ini. Lalu saya melanjutkan kepenasarananku, Mengapa bisa begitu, Pak Wijaya? tanyaku.

“Ya, karena di Indonesia, belum established. Semua bisa berubah dengan tiba-tiba. Untung-untungan. Susah diduga”, kilahnya.

Saya membenarkannya, dalam hati. Teringat kawan saya. Yang nasibnya seperti yang dikisahkan oleh Pak Wijaya. Saya sebut nama samarannya, Pak Amin. Jaman saya aktif di Partai, saya dan kawan-kawan, adalah kelompok yang selalu dominan dalam berbagai percakapan perpolitikan. Maklum, kami semua adalah aktifis kampus. Sementara Pak Amin, dengan segala keluguannya, hanya menjadi pendengar yang setia, dan selalu menyiapkan kopi atau teh panas, bila kami berkungjung ke Sekretariat Partai itu.

Singkat cerita, saat menjelang Pemilu, Pak Amin, membagikan formulir isian untuk menjadi Calon legislative di DPR RI dan DPRD Propinsi. Kami semua tidak tertarik untuk mengisi formulir Caleg itu. Akan beresiko. Bila kemudian ketahuan aktif di Partai, karirku akan habis. Karena itu sampai menjelang deadline, formulir Caleg itu, dibiarkan tergelatak di meja. Tak berminat menjadi Caleg dari Parpol, pada waktu itu.

Jaman ORBA, bila ketahuan sebagai aktifis Partai, menyalonkan jadi RT pun, tak akan ada yang mau memilih.

Pak Amin, pengangguran, yang tiap hari ada di Sekretariat Partai, akhirnya harus mengisi formulir-formulir tersebut, sebagai persyaratan yang harus masuk ke DPP Parpol, untuk diajukan ke Bapilu (Badan Pemilihan Umum). Maka beliaulahlah dkk dekatnya, yang mengisi formulir daftar caleg itu. Qodarullah, singkat cerita terjadilah perisitiwa kerusuhan1998. Semua terjadi reformasi.

Pada Pemilu berikutnya, Golkar tumbang. PDI dan PPP unggul dimana-mana. Pak Amin, berhasil terpilih menjadi anggota DPRD di Propinsi.

Saya juga kemudian tersenyum, setelah sahabat di Masjid saya, Mas Joko namanya, memberi tahu. bila Pak Amin, benar sudah dilantik menjadi anggota DPRD Propinsi. Pada pertemuan betikutnya, Mas Joko updated memberi tahu,  sekarang Pak Amin menjadi Wakil Ketua DPRD Propinsi.

Bumbu Informasi lainnya yang disampaikan kepada saya adalah, bahwa Pak Amin sekarang hidupnya mewah,  banyak mendapat fasilitas dari Pemerintah Daerah yang istimewa sebagai wakil ketua DPRD.

Jadi apa yang disampaikan Pak Wijaya itu, benar.

Malah kisah yang sama dengan Pak Amin, terjadi pula kepada kawan saya yang lain. Katakan saja Pak Pendi. Ia aktifis masjid. Pada pemilu berikutnya, ditaqdirkan terpilih juga dari Partai yang lain, partai yang lahir pasca reformasi. Ia terpilih menjadi anggota DPRD kotamadya. Duduk sebagai wakil ketua DPRD juga.  Apa yang yang berubah? Selama lima tahun, rumahnya bertambah hingga 6 buah. Mobilnya delapan buah. Dan malah istrinya pun bertambah satu.

Pada saat pembentukan Partai ini, saya diminta untuk ikut sebagai pengurus ditingkat Propinsi. Tapi, setelah saya tahu, ada kawan yang saya kenal, lalu saya mengundurkan diri. Mengapa? Saya tahu watak dia, dan saya sadar kelemahaan yang ada pada diri saya. Dan betul, belakangan beliau diangkat menjadi anggota DPR RI, melalui Pergantian Antar Waktu. Sudah dapat kuduga, saya tidak mungkin bisa bersaing dengan beliau. Saya tidak punya modal untuk semua itu.

Pantas, bila banyak pihak yang berfikir, cara mengadu nasib, bisa juga dilakukan melalui perjuangan di partai-partai politik. Menduduki posisi strategis inherent dengan peningkatan income dan perbaikan nasibnya.

Kita mencatat juga, pejabat-pejabat Politik dan para aktifis-aktifis politik lainnya, disaat-saat sedang prihati dengan pandemi covid19 ini, yang membuat banyak rakyat jatuh miskin-kehilangan pekerjaan, justru penghasilan mereka naik secara signifikan sekali. Ironis.

Tetapi tidak bagi sebagian kelompok masyarakat. Siapa mereka? – Mereka itu, hampir dipastikan dari kalangan akademisi. Tidak tertarik dengan cara-cara seperti yang lazim di habitat perpolitikan itu. Akibatnya, warna Partai Politik jomplang dan buram dengan potret pernampilan para figure-figurenya.

Catatan saya,  sahabat atau senior-senior saya yang aktif di Partai-partai Politik, yang kemudian menjadi penggede: ada dua orang yang jadi Duta Besar, empat lima orang yang menjadi Menteri dan banyak yang jadi anggota DPR di Pusat dan maupun Daerah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Disebut Karbitan Jadi Ketua INASPOC, Begini Reaksi Gibran

Next Post

Mulai Black Campaign Kepada Anies Baswedan Pilpres 2024

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Mulai Black Campaign Kepada Anies Baswedan Pilpres 2024

Mulai Black Campaign Kepada Anies Baswedan Pilpres 2024

Karya ‘antisemit’ seniman Indonesia Dicopot dari Pertunjukan Jerman setelah Membuat Marah Israel

Karya 'antisemit' seniman Indonesia Dicopot dari Pertunjukan Jerman setelah Membuat Marah Israel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist