• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Umar Patek: Akankah Protes Australia diterima Presiden Jokowi?

fusilat by fusilat
August 19, 2022
in Feature
0
Pemerintah Australia Baru, 13 Menteri Wanita dan 1 orang Muslim
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagian dari kita, masih ingat siapa umar Umar Patek. Ia salah seorang tokoh yang terlibat dalam merancang Bom Bali tahun 2002. Umar Patek, anggota kelompok militan Jemaah Islamiyah yang terkait dengan Al Qaeda, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara oleh pengadilan Indonesia pada tahun 2012 setelah ia dinyatakan bersalah merakit bom yang mengoyak dua klub malam di Bali yang menewaskan 202 orang.

Pada peringatan HUT RI ke 77 ini, sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku di Indonesia, Umar Patek berhak mendapat remisi kesekian kalinya, dan bisa bebas menghidup udara segar setelah menjalani hukum 20 tahun penjara minus remisi tersebut.

Seperti Sipir Zaeroji, kepala kantor hukum dan hak asasi manusia di Jawa Timur tempat Patek dipenjara, mengatakan bahwa pembom itu sekarang memenuhi syarat, untuk pembebasan bersyarat bulan ini karena ia telah menjalani dua pertiga dari hukumannya, setelah serangkaian pengurangan karena remisi tersebut.

Sontak saja Perdana Menteri Australia, memprotes dan berkebaratan dengan berita usulan pembebasan tersebut. “Mereka memiliki sistem dimana setiap  peringatan kemerdekaan, seringkali hukuman dikurangi dan diringankan. Tetapi ketika menyangkut seseorang yang melakukan kejahatan keji, seorang perancang dan pembuat bom yang dirancang untuk membunuh orang, membunuh dan melukai, maka kami memiliki pandangan yang sangat kuat,” katanya.

Pertanyaan kita sekarang, akankah Presiden Jokowi mengabulkan permintaan keberatan Perdana Menteri Anthony Albanese? Ia mengatakan pembebasan Patek akan berdampak buruk pada keluarga para korban di Australia.

Kita punya pengalaman yang sama, ketika Jokowi berniat, demi alasan kemanusiaan, ingin membebaskan Ustad Abu Bakar Ba’azir, yang kemudian kepetusan tersebut dianulir oleh dia sendiri, karena disinyalir ada tekanan dari pihak Amerika.

Bagaimana kita kemudian menilai pernyataan PM Australia tersebut?

Pertarungan sengit antara dua kubu koalisi Partai Buruh dan koalisi Partai Liberal, terjadi setiap saat dan selalu memicu diskursus juga didalam masyarakat Australia. Dalam konteks itulah, setiap Perdana Menteri, selalu dan berkewajiban mengangkat dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Australia diatas segalanya.

Karena itu, protes PM Australia kepada pembebasan Umar Patek, tidak dipandang sebagai campur tangan urusan hukum di negara lain, tetapi lebih kepada mencari muka dihadapan masyarakat Australia sendiri. Itulah yang kemudian, melahirkan efek domina saat pemilu kemudian.

Seberapa jauh tekanan Albanese kepada Jokowi, itu akan tergantu dari bagaimana reaksi masyarakat Australia memandang masalah ini, terutama gugatan dari Partai Liberal, yang baru saja kalah telak oleh Partai Buruh, sehingga mengubah pemerintahan dan garis politik yang telah lama dibangun oleh Partai Liberal yang lalu.

Dalam komentarnya di Channel 9, Albanese menyebut pengurangan hukuman Umar Patek “akan menyebabkan penderitaan lebih lanjut bagi warga Australia yang merupakan keluarga korban bom Bali.” Ia juga menambahkan “Kami kehilangan 88 nyawa warga Australia dalam pemboman itu.”

Albanese mengatakan dia akan terus membuat “perwakilan diplomatik” ke Indonesia tentang hukuman Patek dan berbagai masalah lainnya, termasuk warga Australia yang saat ini dipenjara di Indonesia.

Albanese menggambarkan Umar Patek sebagai seseorang yang “menjijikkan.”

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

CCTV yang Sangat Vital Telah Ditemukan Polri di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Next Post

Jadi Kunci!!! CCTV Rekam Kegiatan Istri Sambo dalam Perencanaan Pembunuhan Brigadir J

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Jadi Kunci!!! CCTV Rekam Kegiatan Istri Sambo dalam Perencanaan Pembunuhan Brigadir J

Jadi Kunci!!! CCTV Rekam Kegiatan Istri Sambo dalam Perencanaan Pembunuhan Brigadir J

Partai Islam di Pinggir Jurang

Partai Islam di Pinggir Jurang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist