• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Partai Islam di Pinggir Jurang

fusilat by fusilat
August 20, 2022
in Feature
0
Partai Islam di Pinggir Jurang

Arie Putra (Ilustrasi: Edi Wahyono/detikcom)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Arie Putra | co-founder Total Politik

Semua kekuatan Islam politik mengalami persoalan masing-masing menjelang Pemilu 2024. Partai-partai yang bernapas Islam tidak sedang baik-baik saja. Kalau tidak mau dibilang sakit parah, maka paling tidak demamnya dapat berdampak pada komorbid atau penyakit berat bawaan.
Partai Islam terbesar di parlemen saat ini adalah PKB, yang sedang menahan ombak besar. Kepemimpinan Muhaimin Iskandar mulai dipertanyakan, terutama dari tokoh-tokoh Nahdatul Ulama yang lebih dekat dengan kelompok Presiden KH Abdurahman Wahid. Secara terbuka, Yenny Wahid melayangkan kritiknya terhadap Muhaimin yang elektabilitasnya tidak mengalami kenaikan.

Tentunya, apa yang didapatkan oleh Gus Muhaimin tidak lepas dari kekalahan proxy politiknya dalam perebutan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama. KH Yahya Staquf yang terpilih kemudian menyatakan netralitas NU dari suatu kekuatan politik, meski pengurus strategisnya kebanyakan adalah pentolan berbagai partai politik. Tentu, kita dapat menduga maksud dari Gus Yahya adalah hubungan NU dan PKB yang selama ini mesra.

Berkoalisi dengan Partai Gerindra bukanlah solusi terhadap masalah PKB hari ini. Bisa saja, PKB akan makin ditinggalkan oleh konstituen NU yang belum tentu bisa langsung cocok dengan sosok Prabowo Subianto.

Sebagai partai Islam kedua terbesar, PKS juga mengalami problem tersendiri. Anies Baswedan yang selama ini menjadi piala mereka malah diumumkan oleh Partai Nasdem sebagai kandidat calon Presiden terlebih dahulu. PKS dan Anies Baswedan yang selama ini dianggap senapas punya hitung-hitungan yang juga belum tuntas. Tentunya, ini akan menjadi pertanyaan publik.

Kalau melihat basis politik, konstituen PKS mayoritas memiliki asosiasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kekuatan Akar rumput PKS tentu akan mengalami dilema. Tidak terbayangkan, PKS akan berhadap-hadapan dengan Anies. Tentu, elit PKS tidak memiliki pilihan yang banyak bila ingin selaras dengan pilihan konstituennya.

Jika dukungan kepada Anies diumumkan lebih awal, maka konsolidasi simpatisan dan pemilih PKS akan semakin cepat dilakukan. Mesin politik PKS yang terkenal militan tentunya akan semakin optimal.

Sementara itu, PAN dan PPP sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk bersama Partai Golkar. Kalau calon presiden yang diajukan adalah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartato, tentunya kerja keras ekstra dibutuhkan untuk menjaga kekuatan politik dua partai Islam ini.

Sampai hari ini, koalisi ini mengaku masih menyusun program yang hendak diusung oleh siapapun capresnya. Cara ini tentunya sangat ideal di dalam demokrasi multipartai hari ini, ide menjadi yang utama ketimbang memunculkan nama tokoh. Gagasan lebih dahulu ketimbang figur. Idea first.

Namun, sesuatu yang ideal sering kali harus berbenturan dengan realitas politik. PAN dan PPP butuh sosok yang memudahkan calon anggota legislatif mereka berkampanye. Seorang kandidat legislatif butuh capres yang tidak menimbulkan resistensi dari publik di tempat dimana dia bertarung. Faktor ini sangat penting bagi PAN dan PPP yang perolehan suaranya sangat bergantung kepada ketokohan caleg-calegnya.

Memang di tingkat pemilih, coat-tail effect dari seorang capres yang ditunjukkan dalam berbagai post-election survey tidak dinikmati oleh semua partai. Hanya partai pengusung utama menikmati kue terbesar. Namun, calon anggota legislatif punya rasa aman jika capres yang didukung sesuai dengan animo dapilnya.

Caleg-caleg potensial yang ingin mencalonkan diri selalu memperhitungkan siapa capres yang akan diusung oleh partainya. Kesamaan tersebut akan mempermudah mereka mendekati simpul pemilih di daerah pemilihan.

Dari berbagai hasil riset, electoral connection merupakan faktor yang paling diperhitungkan oleh kandidat legislatif. Mereka cenderung akan memilih partai yang memiliki capres kuat di dapil tempat mereka akan mencalonkan diri. Capres usungan pasti menjadi pertimbangan utama bagi seorang kandidat legislatif yang hendak mencalonkan.

Oleh karena itu, caleg dari partai-partai Islam seperti PAN dan PPP yang tidak memiliki ikatan kaderisasi sekuat PKS sangat mungkin lompat pagar. Kemungkinan ini juga bisa saja terjadi pada calon anggota legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Jika sampai pendaftaran caleg, KIB belum mengumumkan capresnya. Bisa saja, PPP ditinggalkan bakal caleg potensial atau anggota legislatifnya saat ini dari Jawa Timur dan Jawa Tengah yang lebih memilih partai pengusung capres favorit kalangan nahdiyin.

Sementara, PAN bisa saja kehilangan caleg-caleg potensial, yang lebih menemukan kecocokan dengan partai pengusung kandidat yang digemari oleh pemilih Islam perkotaan. Prabowo Subianto menguasai segmen pemilih ini pada pemilu yang lalu, namun pada 2024 nanti diprediksi akan banyak didapatkan juga oleh Anies Baswedan.

Partai-partai Islam akan menghadapi tantangan besar di Pemilu 2024. Maka, perhitungan yang tepat dalam menentukan arah dalam pemilu presiden akan sangat berpengaruh. Jika tidak kuat berhadapan dengan ombak besar, siap-siap terdampar di pulau tak berpenghuni.

Dikutip detik.com Jumat, 19 Agustus 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jadi Kunci!!! CCTV Rekam Kegiatan Istri Sambo dalam Perencanaan Pembunuhan Brigadir J

Next Post

PERINGATAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS JAMAN NOW .

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
PERINGATAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS JAMAN NOW .

PERINGATAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS JAMAN NOW .

Xi, Putin akan menghadiri KTT G20 di Bali pada bulan November; Zelenskiy dari Ukraina juga diundang

Xi, Putin akan menghadiri KTT G20 di Bali pada bulan November; Zelenskiy dari Ukraina juga diundang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist