• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

Ali Syarief by Ali Syarief
August 4, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ali Syarief

Dalam kehidupan bernegara, tidak ada jabatan publik yang berada di atas kepentingan bangsa. Presiden maupun wakil presiden bukanlah tujuan akhir demokrasi, melainkan instrumen untuk menjalankan amanat konstitusi demi keselamatan negara. Karena itu, ketika keberadaan seorang pejabat tinggi justru dipandang menimbulkan persoalan serius bagi legitimasi konstitusi dan kepercayaan publik, maka evaluasi terhadap posisinya merupakan bagian dari mekanisme demokrasi, bukan tindakan subversif.

Perdebatan mengenai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak pernah benar-benar selesai sejak awal pencalonannya. Kontroversi yang mengiringi proses tersebut bukan sekadar persoalan politik elektoral, melainkan menyentuh jantung konstitusi dan etika ketatanegaraan. Perubahan syarat usia calon wakil presiden melalui putusan Mahkamah Konstitusi yang kemudian memunculkan tudingan konflik kepentingan telah meninggalkan luka yang hingga kini belum pulih dalam kesadaran publik.

Banyak kalangan memandang bahwa proses itulah yang menjadi “dosa kolektif bangsa”—bukan semata-mata karena sosok Gibran sebagai individu, melainkan karena negara membiarkan prinsip-prinsip meritokrasi, etika, dan independensi lembaga negara dipersepsikan mengalami kemunduran. Kepercayaan publik terhadap institusi hukum menjadi taruhannya.

Persoalan ini menjadi jauh lebih penting apabila dikaitkan dengan amanat konstitusi. Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas mengatur bahwa apabila Presiden berhenti, meninggal dunia, mengundurkan diri, atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya, maka Wakil Presiden menggantikannya hingga akhir masa jabatan. Dengan kata lain, setiap wakil presiden pada hakikatnya adalah “presiden dalam antrean”.

Di sinilah letak persoalan yang dipandang serius oleh para pengkritik. Mereka mempertanyakan apakah seseorang yang sejak awal pencalonannya dipenuhi kontroversi layak menjadi figur yang setiap saat berpotensi memegang tampuk kepemimpinan nasional. Kekhawatiran tersebut bukan didasarkan pada sentimen pribadi, melainkan pada pentingnya memastikan bahwa setiap calon pemimpin nasional memiliki legitimasi politik, moral, dan konstitusional yang kuat.

Tentu, dalam negara hukum, pemberhentian seorang wakil presiden tidak dapat dilakukan hanya karena ketidaksukaan politik. Konstitusi telah mengatur mekanisme yang ketat melalui proses pemakzulan apabila terdapat pelanggaran hukum atau syarat-syarat sebagaimana diatur dalam UUD 1945. Mekanisme itu harus dihormati sebagai bagian dari prinsip negara hukum.

Namun, di luar mekanisme tersebut, terdapat satu jalan yang bersifat moral dan kenegarawanan: pengunduran diri secara sukarela. Dalam sejarah politik berbagai negara, tidak sedikit pejabat tinggi yang memilih mundur bukan karena telah diputus bersalah oleh pengadilan, melainkan karena merasa kehadirannya justru menjadi beban bagi pemerintahan dan mengganggu kepercayaan publik.

Pengunduran diri bukan selalu berarti mengakui kesalahan hukum. Ia dapat menjadi bentuk tanggung jawab moral demi mengakhiri polarisasi dan memulihkan kewibawaan institusi negara. Seorang negarawan tidak hanya memikirkan hak untuk tetap menjabat, tetapi juga mempertimbangkan apakah keberadaannya masih membawa manfaat yang lebih besar dibandingkan mudaratnya bagi bangsa.

Indonesia saat ini menghadapi tantangan ekonomi, geopolitik, ketahanan pangan, energi, dan reformasi birokrasi yang tidak ringan. Pemerintahan membutuhkan stabilitas sekaligus legitimasi yang kuat. Setiap kontroversi yang terus-menerus menggerus kepercayaan publik berpotensi mengurangi efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, jika memang dinilai bahwa polemik mengenai posisi Wakil Presiden tidak lagi dapat diselesaikan secara politik dan terus menjadi sumber perpecahan, maka langkah kenegarawanan layak dipertimbangkan. Pengunduran diri secara sukarela dapat dipandang sebagai pilihan yang lebih bermartabat dibandingkan dengan membiarkan kontroversi berkepanjangan.

Pada akhirnya, yang harus menjadi pusat perhatian bukanlah nasib seorang individu, melainkan keselamatan republik. Jabatan datang dan pergi, tetapi kepercayaan rakyat terhadap konstitusi adalah fondasi yang menentukan masa depan bangsa. Demokrasi yang sehat membutuhkan pemimpin yang bukan hanya sah secara formal, tetapi juga memperoleh legitimasi moral di mata rakyat.

Apabila kepentingan bangsa benar-benar ditempatkan di atas segala-galanya, maka setiap pilihan politik semestinya selalu diukur dengan satu pertanyaan sederhana: apakah keputusan itu memperkuat atau justru melemahkan masa depan Indonesia?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026
Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

August 4, 2026
TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

August 4, 2026
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...