Jakarta, FusilatNews — Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun pada Selasa (1/4/2025). Kabar ini pertama kali disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gisca, Dad,” tulis Surya dalam Instagram Story-nya.
Selain Surya, kabar duka juga dikonfirmasi oleh Merdi Octav yang menyebut bahwa Ray Sahetapy menghembuskan napas terakhir pada pukul 21.04 WIB.
Perjalanan Karier Ray Sahetapy
Ray Sahetapy, yang memiliki nama lengkap Ferenc Raymond Sahetapy, lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 Januari 1957. Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi seorang aktor dan menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 1977 hingga lulus pada 1988.
Ia memulai karier aktingnya dalam film “Gadis” (1980) yang disutradarai oleh Nya’ Abbas Akup. Film ini juga mempertemukannya dengan aktris dan penyanyi Dewi Yull, yang kemudian menjadi istrinya. Selama kariernya, Ray dikenal sebagai aktor serba bisa yang telah membintangi lebih dari 80 film.
Beberapa film populer yang dibintanginya antara lain “Kabut Ungu di Bibir Pantai,” “Dukun Ilmu Hitam,” “Sejuta Serat Sutra,” “Darah dan Mahkota,” serta “Dunia Mereka” (2006). Ray juga aktif dalam dunia teater dan pernah menjadi pengurus Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).
Kehidupan Pribadi
Ray Sahetapy menikah dengan Dewi Yull pada 16 Juni 1981 dan dikaruniai empat orang anak: Giscka Putri Agustina Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy, dan Muhammad Raya. Pernikahan mereka bertahan selama 23 tahun sebelum berakhir pada 2004. Di tahun yang sama, Ray menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti.
Duka dan Kenangan
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi dunia perfilman Indonesia. Banyak rekan sesama aktor dan sineas yang menyampaikan belasungkawa atas wafatnya aktor legendaris ini.
Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga masih belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya dan rencana pemakaman Ray Sahetapy. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.





















