• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Alarm Harga Beras: Ketika Produksi Naik, Harga Ikut Terbang?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 11, 2025
in Economy, Feature
0
Pasokan Langka Atau Dibuat Langka, Harga Beras Mahal,  Porsi Nasi di Warteg Dikurangi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Dalam beberapa hari terakhir, harga beras di pasar tercatat mengalami kenaikan signifikan. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar: bagaimana mungkin harga naik justru ketika produksi beras dilaporkan meningkat tajam? Secara teori dasar ekonomi, saat pasokan melimpah, harga seharusnya turun. Namun kenyataannya, terjadi sebaliknya—sebuah anomali yang tak bisa diabaikan.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyebut kenaikan harga ini sebagai dampak dari praktik permainan harga oleh para perantara (middleman). Pemerintah pun segera mengerahkan Satgas Pangan untuk turun langsung ke lapangan, mengawasi dinamika distribusi dan harga. Langkah ini patut diapresiasi, namun belum cukup menjawab kegelisahan publik.

Kondisi ini jelas meresahkan. Tanpa pengaturan harga yang tegas dan komprehensif, seberapa pun besar pasokan yang digelontorkan ke pasar, tidak akan mampu menekan harga jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan sepihak. Di sinilah urgensi kehadiran negara sebagai pengendali dan pelindung.

Beras bukan sekadar komoditas pangan. Di Indonesia, ia adalah simbol stabilitas politik dan sosial. Sebagai makanan pokok lebih dari 90% penduduk negeri ini, keberadaan dan keterjangkauan harga beras adalah indikator utama kesejahteraan rakyat. Dalam budaya kita, belum makan nasi berarti belum makan. Lontong, bubur, atau roti tidak pernah benar-benar menggantikan nasi sebagai sumber energi utama.

Karena itu, kebijakan perberasan tidak boleh dikelola secara serampangan. Pemerintah harus menerapkan strategi harga yang adil—menguntungkan petani, tetapi tetap melindungi konsumen. Inilah esensi dari kebijakan harga berkeadilan yang berbasis kesejahteraan, bukan sekadar stabilitas statistik.

Namun, ketika harga beras melonjak seperti sekarang, pertanyaan penting muncul: apakah satu-satunya solusi yang tersedia hanyalah operasi pasar? Apakah tidak ada pendekatan struktural lain yang lebih sistemik, yang bisa menjawab akar persoalan dari hulu hingga hilir? Di sinilah para pakar ekonomi pertanian diharapkan hadir memberikan solusi, bukan sekadar analisis singkat di layar kaca.

Satu fakta yang tak bisa dipungkiri adalah terjadinya pergeseran kepemilikan lahan dari petani sejati ke kalangan non-petani. Lahirlah “petani berdasi” atau “petani bersafari”—mereka yang menguasai sawah namun tak pernah menyentuh lumpur. Akibatnya, kebijakan subsidi maupun bantuan pertanian berisiko salah sasaran, karena yang menikmati justru bukan mereka yang benar-benar bergantung pada sawah untuk hidup.

Subsidi pupuk, misalnya, hingga kini masih menjadi instrumen utama pemerintah untuk meningkatkan produksi. Meski efektivitasnya sering dipertanyakan, kebijakan ini terus berjalan, menelan anggaran hingga Rp26 triliun setiap tahun. Sayangnya, belum ada evaluasi mendalam yang bisa menunjukkan sejauh mana subsidi ini benar-benar mengangkat derajat hidup petani.

Ironisnya, pemerintah lebih sigap merespons kenaikan harga beras di pasar ketimbang anjloknya harga gabah di tingkat petani. Ketika harga gabah jatuh, suara petani nyaris tak terdengar. Padahal, jika ingin melindungi kedua sisi—produsen dan konsumen—pengendalian harga harus dilakukan secara menyeluruh, bukan parsial.

Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET) merupakan upaya penting dalam menjaga stabilitas harga. Namun upaya ini akan sia-sia jika praktik manipulasi pasar masih dibiarkan. Pemerintah harus menunjukkan keberpihakannya secara nyata, dengan memberantas para spekulan yang merusak tatanan.

Kenyataannya, petani kita lebih banyak menjual gabah ketimbang mengolahnya menjadi beras. Kebutuhan ekonomi yang mendesak membuat mereka terpaksa menjual hasil panen secepatnya. Padahal jika petani diberdayakan untuk mengolah sendiri gabah menjadi beras, nilai tambah yang mereka peroleh akan jauh lebih besar. Sayangnya, aspek pasca-panen ini belum menjadi prioritas dalam kebijakan pertanian nasional.

Indikasi naiknya harga beras harus menjadi alarm bagi semua pihak. Ini bukan sekadar urusan logistik atau neraca perdagangan, melainkan menyangkut kehidupan rakyat sehari-hari. Jika harga beras tak dikendalikan, bukan tidak mungkin krisis pangan akan berubah menjadi krisis sosial dan politik.

Tata kelola perberasan yang adil dan berpihak pada petani serta konsumen harus menjadi komitmen bersama. Jika tidak, kita akan terus menyaksikan ironi: produksi naik, tetapi harga tetap melambung. Sebuah tragedi kebijakan yang seharusnya bisa dihindari.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hotman Membela Nadiem: Tak Ada Konflik Kepentingan, Tak Masuk DPO, Tapi Kasus Masih Bergulir

Next Post

Teka-Teki Prabowo Melindungi Jokowi

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Teka-Teki Prabowo Melindungi Jokowi

Teka-Teki Prabowo Melindungi Jokowi

Ironi Negeri Sakit: Rp100 Triliun Mengalir ke RS Penang dan RS Luar Negeri Lainnya

Ironi Negeri Sakit: Rp100 Triliun Mengalir ke RS Penang dan RS Luar Negeri Lainnya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...