“Nggak, nggak. Tidak ada diskusi khusus (soal wacana Ganjar dan Anies). Kita menghormati, menghargai dan kita senang sekali bahwa kita bisa berdiskusi, berdialog. Artinya kan kita punya rasa kepemilikan yang sama atas Indonesia,” ucap Anies.
Jakarta – Fusilatnews – Usai pertemuan dengan Surya Paloh dan Tim 8 di Jakarta, Kamis (24/8) malam. Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menangkap adanya pesan di balik wacana duet yang dilempar PDIP itu.
“Itu kita tangkap sebagai pesan bahwa kita semua bersaudara, kita semua bersahabat,” kata Anies Baswedan
Anies menegaskan tidak ada pembahasan khusus terkait wacana tersebut dalam pertemuan yang dilakukan bersama Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) semalam.
“Nggak, nggak. Tidak ada diskusi khusus (soal wacana Ganjar dan Anies). Kita menghormati, menghargai dan kita senang sekali bahwa kita bisa berdiskusi, berdialog. Artinya kan kita punya rasa kepemilikan yang sama atas Indonesia,” ucap Anies.
Anies juga menjelaskan koalisinya tidak menutup diri kepada siapa pun yang ingin bergabung. Baginya, semua tentu punya tujuan yang sama membuat Indonesia jadi lebih baik.
“Adapun koalisi tiga partai ini tetap utuh dan bila ada yang mau bergabung tentu boleh-boleh saja tentunya. Tapi menganggap itu semua sebagai sebuah pesan persahabatan, persaudaraan, bahwa kita siap menyongsong Indonesia yang baik sama-sama,” pungkas Anies.
Seperti diketahui, Anies Baswedan bertemu dengan Surya Paloh dan Tim 8, semalam. Anies menyebut pertemuan itu merupakan pertemuan rutin untuk menceritakan perkembangan di wilayah masing-masing.
Berdasarkan foto terlihat , pertemuan itu terlihat berlangsung di sebuah ruangan. di Grand Hyata Hotel.
Tampak Anies duduk di barisan paling depan dengan mengenakan batik bernuansa coklat. Tokoh-tokoh lain yang hadir antara lain Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, Ketua DPP PKS Almuzammil Yusuf, hingga Sudirman Said.
























