Jakarta-Fusilatnews — Mantan calon presiden Anies Rasyid Baswedan menjadi anggota perdana Gerakan Rakyat dalam peluncuran Kartu Tanda Anggota (KTA) organisasi tersebut di Markas Gerakan Rakyat, Jalan Brawijaya 10/46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2025) sore.
Peluncuran KTA ini digelar menjelang peringatan Hari Ukhuwah yang jatuh pada 25 Desember. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dr. Syahrin Hamid, yang juga merupakan tokoh KAHMI. Hingga kegiatan berlangsung, panitia mencatat hampir 3.000 pendaftar anggota secara daring.
Didampingi Sulfikar Amir selaku Dewan Pakar, Syahrin Hamid menyebut Anies Baswedan sebagai sosok inspiratif bagi Gerakan Rakyat dalam mendorong perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Rakyat yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Januari 2025 di DKI Jakarta.
“Pak Anies adalah figur inspiratif bagi gerakan perubahan. Insyaallah Rakernas akan menjadi momentum konsolidasi Gerakan Rakyat ke depan,” ujar Syahrin dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, Anies Baswedan menyampaikan apresiasi atas konsistensi para pegiat Gerakan Rakyat selama dua tahun terakhir. Ia berharap pembukaan keanggotaan ini dapat memperluas partisipasi publik serta mendorong kesetaraan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Semoga Gerakan Rakyat terus memberi ruang partisipasi dan ikut membangun kesetaraan, termasuk dalam menjaga lingkungan yang lebih hijau,” kata Anies.
Secara simbolis, KTA Gerakan Rakyat diserahkan kepada perwakilan anggota dari berbagai latar belakang profesi asal Depok, antara lain buruh harian, terapis, mahasiswa, pengemudi ojek daring, pedagang kecil, hingga tenaga pendidik.
Adapun penerima simbolis KTA tersebut yakni Rochimin (buruh harian), Lisda (terapis bekam), Brian (mahasiswa), Aji (ojek daring Grab), Ela (terapis gigi), Dewi (konsultan), Syahroni (pedagang cilok), Bambang (pedagang kelontong), Maryam (ojek daring Gojek), Margianto (guru madrasah), Syafei (guru TPA), dan Budi (akupunkturis).
Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp27.000 bagi pengunjung untuk memperoleh KTA dan kupon makanan. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi perwakilan penerima simbolis.
Sejumlah tokoh dan undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dr. Elfami, Itha, Jovial, Suamah dari Forhati UIN, Eka dari unsur milenial, serta Saidah.


























