• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Anies Justice, Kristine dan BOTI

fusilat by fusilat
December 26, 2022
in Feature
0
Mulai Black Campaign Kepada Anies Baswedan Pilpres 2024

Anies Baswedan Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Moch Eksan

KENDATI Anies Rasyid Baswedan seorang muslim taat, tidak menjadi penghalang untuk berinteraksi dengan orang beda agama, dan memberikan bantuan operasional terhadap tempat ibadah umat lain. Justru rasa keadilan yang telah mendorong sikap dan tindakan afirmatif terhadap umat minoritas.

Kristine, Ibu Asuh

Pada 1988, Anies ikut program pertukaran pelajar. Waktu itu, ia sedang duduk di SMAN 2 Yogyakarta. Ia diutus ke Amerika Serikat dan tinggal selama setahun dengan keluarga Kristen Katholik Roma taat. Ibu asuhnya bernama Kristine M Schell.

Kristine adalah lulusan St John’s Catholic Grade School dan South Milwaukee High School. Ia aktivis gereja yang mempromosikan Anies keliling berceramah dari gereja ke gereja di Kota Milwaukee Selatan, Wilconsin, Amerika Serikat.

Anies mengakui bahwa Kristinelah yang telah berjasa mematangkan kemampuan public speakingnya. Usai misa minggu, ia biasanya memberikan ceramah soal Islam dan Indonesia pada Jemaat gereja setempat. Ini cukup membantu mengenalkan agama dan negara asalnya.

Warga Amerika pada akhir dekade 80-an mayoritas awam soal Islam dan Indonesia. Jemaat Kristen terbesar dunia di bawah kemimpinan Sri Paus ini, wawasannya terbuka oleh pidato Anies yang banyak menceritakan panjang lebar perihal Islam dan Indonesia.

Bahwa Islam adalah agama damai yang mewajibkan para pemeluknya untuk berbuat baik kepada siapa pun. Sedang, Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia yang menjalin banyak kerjasama bilateral dengan negara Paman Sam.

Hubungan Anies dan Kristine merupakan hubungan anak dan ibu. Perbedaan agama dan kewarganegaraan keduanya, mendorong untuk saling memahami dan menghormati satu sama lain dalam satu kesatuan keluarga multikultural.

Sepulang ke Tanah Air pada 1989, hubungan Aneis dan Kristine tetap terjalin dengan baik. Apalagi beberapa tahun berikutnya, ia tinggal cukup lama di Amerika dalam rangka menyelesaikan S-2 di Maryland University dan S-3 di North Ilinois University.

Kehidupan yang lintas kultur agama dan negara, telah membentuk Anies menjadi seorang yang toleran. Ibu kandungnya, Aliyah Rasyid adalah muslimah taat. Sedangkan, ibu asuhanya, Kristine M Schell adalah penganut Kristen Katolik Roma yang taat pula. Suka atau tidak suka, untuk menghormati kedua ibunya, ia harus menghormati satu sama lain dalam bingkai harmoni sosial.

BOTI Kebijakan Keadilan

Meski demikian, Anies merupakan tokoh yang paling disalahpahami. Bahkan, ia acapkali menjadi korban framing yang salah dan tak sesuai dengan kenyataan. Tudingan ia intoleran sama sekali tak berdasarkan fakta dan realita. Kecuali halusinasi dari para Anies phobia.

Pemberian Ijin Mandiri Bangunan (IMB) tempat ibadah, Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI), insentif bagi guru agama, dan bantuan rehab atau pembangunan tempat ibadah, adalah sederet bukti, bahwa kehidupan beragama disupport penuh oleh Anies selama 5 tahun berkuasa di Balai Kota DKI Jakarta.

Ada program IMB Gratis bagi tempat ibadah. Anies lebih banyak memberikan IMB bagi gereja daripada masjid. Bukankah kebijakan seperti ini sudah lebih dari cukup untuk membantah narasi intoleran yang sungguh mengada-ngada.

Anies memperlakukan Umat beragama setara dan sama. Setiap bulan menyalurkan BOTI Rp 2 juta pada masjid, gereja, wihara, pura, kuil dan mandil yang besar. Sedangkan tempat ibadah ukuran sedang, sebesar Rp 1 juta per bulan.

Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Sekda DKI Jakarta menyebutkan bahwa dana tersebut disalurkan untuk 3.200 masjid, 2.000 mushala, 1.379 gereja, 263 wihara, serta 19 pura, kuil, dan mandil.

Para guru agama juga tak luput dari perhatian Pemprov. Setiap bulan diberikan insentif sejumlah Rp 500 ribu. Insentif ini berlaku bagi seluruh guru agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu.

Memang, besaran BOTI dan insentif guru agama tak terlalu besar. Ini sekedar bentuk perhatian atas usaha para tokoh agama dalam peningkatan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pemerintah tak membiarkan para tokoh agama berjuang sendiri tanpa kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama dan beribadah. Ini wujud kerjasama pemerintah dan umat beragama dalam memajukan prikehidupan beragama di Ibu Kota Negara.

Alhasil, Anies telah berikhtiar menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh umat beragama tanpa terkecuali. Mereka punya hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang, serta berpartisipasi dalam pembangunan.

Dengan demikian, tak ada diskriminasi, yang ada adalah kesetaraan dan kesempatan yang sama bagi seluruh umat beragama dalam mewujudkan kerukunan antara umat beragama satu sisi, serta antara umat beragama dengan pemerintah di sisi lain.

Kerukunan umat adalah modal dari persatuan bangsa. Sementara, persatuan itu sendiri adalah modal pembangunan nasional. Mustahil, bangsa ini bisa membangun, apabila terseret dalam kubangan konflik berlatar agama dan aliran. Anies telah memberikan contoh mengelola pembangunan agama dengan kebijakan dan anggaran yang berkeadilan.

Selamat Natal dan Tahun Baru 2023. Semoga damai, sejahtera, dan suka cita selalu bersama kita. Amien.

Moch Eksan Pendiri Eksan Institute dan Wakil Ketua DPW Nasdem Jatim

Dikutip Rmol.id Minggu, 25 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Evaluasi Akhir Tahun 22; Demokrasi Menurun, IKN Jadi Masalah Baru Perlu Dimitigasi

Next Post

Tujuh Tantangan Besar Indonesia 2023: Kepemimpinan Ideal (Seri III)

fusilat

fusilat

Related Posts

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip
Feature

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Next Post
Renungan Kemedekaan: Rapuhnya Moralitas Kekuasaan

Tujuh Tantangan Besar Indonesia 2023: Kepemimpinan Ideal (Seri III)

Putin Umumkan Mobilisasi Parsial Dalam Konflik Lawan Ukrainia

Putin: Rusia siap untuk bernegosiasi Dengan Ukraina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist