• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Anom & Ambar

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
August 6, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Anom & Ambar
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Entah sedang apes atau bagaimana, saat ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sebuah hotel di Jakarta, Selasa (28/7/2026) malam, Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Anom Widiyantoro sedang bersama seorang perempuan yang bukan istri resminya. Namanya disebut Ambar.

Sementara istri sah Anom, Noor Faizah Maenofie, saat penangkapan itu terjadi sedang berada di rumah dinas suaminya di Pendopo Kabupaten Pemalang. KPK pun menjemput perempuan dokter itu, namun akhirnya ia dilepas kembali seperti Ambar.

Ambar dalam bahasa Jawa berarti wangi, dan Anom dalam bahasa Jawa berarti muda. Jika keduanya memang menjalin hubungan asmara, maka klop sudah: yang perempuan wangi, yang laki-laki muda.

Di Tiongkok, 85 persen koruptor yang ditangkap memiliki perempuan simpanan. Di Indonesia pun demikian, meskipun belum diketahui berapa persentasenya. Contohnya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Irwandi Yusuf, dan sebagainya.

Selain bermotif asmara tentunya, kebanyakan perempuan simpanan itu digunakan koruptor untuk melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Apakah Ambar yang sempat ditangkap KPK juga dijadikan sarana TPPU oleh Anom? Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, KPK sedang mendalami peran Ambar dalam kasus dugaan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintah Kabupaten Pemalang dan dugaan suap pengurusan perkara di KPK yang melibatkan Anom sebagai tersangka itu.

Akan tetapi, Anom tidak sendiri. Tahun 2008 lalu, anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Al Amin Nur Nasution juga ditangkap KPK di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, saat bersama seorang perempuan bernama Efielian Yonata, yang bukan istri sahnya. Istri sah Al Amin adalah Kristina yang kemudian bercerai, dan penyanyi dangdut populer itu kemudian menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan mewakili Daerah Pemilihan Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang.

Tahun 2013, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathanah juga ditangkap KPK saat sedang bersama seorang perempuan yang bukan istri sahnya, bernama Maharany Suciyono.

Harta dan takhta memang menjadi magnet kuat bagi wanita. Lalu muncullah adagium yang sangat populer dalam bahasa Jawa: harta takhta wanita.

Ya, harta, takhta, wanita adalah sebuah ungkapan atau adagium populer yang menggambarkan tiga bentuk godaan, ambisi, atau tujuan hidup utama manusia yang sering kali melenyapkan kendali diri atau moral seseorang.

Dalam pandangan moral dan agama, ketiganya sering diposisikan sebagai ujian terbesar atau cobaan hidup manusia yang bisa membawa kebaikan jika dikelola dengan benar, atau kehancuran jika disalahgunakan.

Ada sebuah adagium unik dan menarik. Yakni, perempuan memberikan seks untuk mendapatkan cinta; laki-laki memberikan cinta untuk mendapatkan seks.

Di sinilah harta, takhta dan wanita bergumul menjadi satu. Saling berkelindan.

Filsuf asal Prancis, Michel Foucault (1926-1984), berpendapat, kekuasaan dan seksualitas saling mengintervensi. Kekuasaan adalah seks, seks adalah kekuasaan.

Hal ini berkelindan dengan Sindrom Cleopatra yang kerap menghantui kaum perempuan.

Cleopatra, Ratu Mesir, yang lahir tahun 69 SM, adalah sosok yang menggunakan seks dan kecantikannya untuk berkuasa dan memenangi pertarungan politik.

Apakah teori Foucault dan Sindrom Cleopatra tersebut juga berlaku bagi Anom dan Ambar?

Kita tunggu saja episode selanjutnya dari KPK. Terutama setelah diketahui apa peran Ambar dalam kasus Anom ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KEBENARAN AKAN MENEMUKAN JALANNYA SENDIRI

Next Post

Perkembangan Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengkhawatirkan, Hendardi Desak Presiden Alihkan Penanganan ke KPK

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Jokowi – The King Can do No Wrong
Feature

Membaca Ambisi Jokowi dari Fenomena Ken Arok

August 6, 2026
Feature

KEBENARAN AKAN MENEMUKAN JALANNYA SENDIRI

August 6, 2026
Feature

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026
Next Post
Kejaksaan Agung : Pertamax Dipastikan Penuhi Standar

Perkembangan Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengkhawatirkan, Hendardi Desak Presiden Alihkan Penanganan ke KPK

Jokowi – The King Can do No Wrong

Membaca Ambisi Jokowi dari Fenomena Ken Arok

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jokowi – The King Can do No Wrong

Membaca Ambisi Jokowi dari Fenomena Ken Arok

August 6, 2026
Kejaksaan Agung : Pertamax Dipastikan Penuhi Standar

Perkembangan Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengkhawatirkan, Hendardi Desak Presiden Alihkan Penanganan ke KPK

August 6, 2026
Anom & Ambar

Anom & Ambar

August 6, 2026

KEBENARAN AKAN MENEMUKAN JALANNYA SENDIRI

August 6, 2026
Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

Tunanetra Tak Lagi Tertinggal di Era Digital, Gammara Inklusi dan Kita-Kita Tonji Luncurkan “Tek Off” untuk Cetak Generasi Mandiri

August 6, 2026

Ingkar Janji, Meluruskan Niat, dan Memperbanyak Istighfar

August 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jokowi – The King Can do No Wrong

Membaca Ambisi Jokowi dari Fenomena Ken Arok

August 6, 2026
Kejaksaan Agung : Pertamax Dipastikan Penuhi Standar

Perkembangan Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengkhawatirkan, Hendardi Desak Presiden Alihkan Penanganan ke KPK

August 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...