• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Antartika KeJauhan Pak Presiden, Diujung Mejamu Ada Zulhas dan Airlangga

Ali Syarief by Ali Syarief
December 31, 2024
in Crime, Feature
0
Antartika KeJauhan Pak Presiden, Diujung Mejamu Ada Zulhas dan Airlangga
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kampanyenya dengan penuh semangat berjanji akan mengejar para koruptor hingga ke Antartika, publik bersorak. Narasi tersebut seolah menjadi harapan baru bagi bangsa yang lelah dengan praktik korupsi yang mengakar di setiap lapisan pemerintahan. Namun, seperti halnya slogan kosong yang sering menghiasi panggung politik, realitas selalu punya cara untuk membuktikan kebalikannya.

Ketika janji sudah diucapkan, rakyat tentu menunggu bukti nyata. Namun, bukannya melihat langkah progresif dalam pemberantasan korupsi, rakyat justru menyaksikan paradoks yang menggelitik. Beberapa menteri dalam kabinet Prabowo yang sebelumnya pernah dipanggil oleh Kejaksaan Agung terkait kasus-kasus korupsi justru dibiarkan melenggang bebas tanpa ada tanda-tanda penyelidikan lanjutan. Bahkan, mereka tetap berada di lingkaran kekuasaan, mengokohkan posisi di pemerintahan seperti tak pernah terjadi apa-apa.

Antartika yang Jauh, Sekeliling yang Dekat
Janji untuk mengejar koruptor hingga Antartika tampaknya lebih seperti hiperbola yang hanya cocok untuk memancing tepuk tangan massa, bukan strategi konkret. Ironisnya, tindakan yang lebih mudah dan dekat di depan mata—membersihkan kabinetnya sendiri—malah terabaikan. Apa yang bisa lebih dekat dari sekeliling meja kabinet?

Beberapa nama menteri di kabinet Prabowo menjadi perbincangan publik karena rekam jejak mereka yang pernah tersandung kasus korupsi. Bukannya menjadi fokus pemberantasan korupsi, mereka justru mendapat kepercayaan lebih besar untuk menjalankan agenda pemerintahan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: Apakah pemberantasan korupsi hanya sekadar alat kampanye, tanpa ada komitmen nyata di baliknya?

Retorika vs. Realita
Prabowo mungkin mengandalkan retorika yang bombastis untuk mencitrakan dirinya sebagai pemimpin tegas dan tanpa kompromi. Namun, rakyat tidak bisa terus dibodohi oleh kata-kata tanpa tindakan. Setiap janji yang tidak terpenuhi hanya mempertegas kontradiksi antara ucapan dan realitas.

Alih-alih menjadi pemimpin yang membersihkan lingkarannya, Prabowo seolah menormalisasi keberadaan mereka yang terindikasi korupsi di dalam pemerintahannya. Ini bukan hanya mencederai janji kepada rakyat, tetapi juga melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia secara keseluruhan.

Apakah Antartika Hanya Alibi?
Antartika, yang diumpamakan sebagai ujung dunia, mungkin memang jauh, tetapi membersihkan lingkaran kabinet jelas bukan tugas yang mustahil. Jika Prabowo serius dengan janji pemberantasan korupsi, langkah pertama seharusnya dimulai dari orang-orang terdekatnya. Mengapa janji mengejar koruptor hingga Antartika terasa mustahil dilakukan, jika bahkan yang ada di depan mata tak pernah disentuh?

Harapan yang Tertinggal di Kutub Selatan
Presiden seharusnya menjadi teladan dalam upaya pemberantasan korupsi. Rakyat membutuhkan aksi nyata, bukan retorika kosong yang hanya menjadi bahan tertawaan. Jika Prabowo terus abai terhadap integritas lingkaran kekuasaannya, janji besar itu hanya akan menjadi mitos politik yang terlupakan.

Pada akhirnya, Antartika menjadi simbol retorika Prabowo yang terlalu jauh untuk dicapai. Sementara itu, rakyat hanya bisa berharap bahwa suatu hari, pemimpin yang benar-benar peduli pada integritas akan hadir, membersihkan kegelapan yang selama ini merusak Indonesia—tidak perlu hingga ke Antartika, cukup dari sekeliling meja kabinetnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenkraf/Bekraf Proyeksikan Tiga Tren Ekonomi Kreatif 2025: Local is the New Luxury hingga Experiential Kuliner

Next Post

Jokowi Menggagas Jabatan Presiden Tiga Periode , Kemudian Membantah dan PDIP Menanaggapi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Jokowi Menggagas  Jabatan Presiden Tiga Periode ,  Kemudian Membantah dan PDIP  Menanaggapi

Jokowi Menggagas Jabatan Presiden Tiga Periode , Kemudian Membantah dan PDIP Menanaggapi

BAGAIMANA MENGAMANDEMEN UUD 1945

BAGAIMANA MENGAMANDEMEN UUD 1945

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...