“Dalam peristiwa politik, yang paling layak untuk jadi sutradara itu ya presiden dan itu terbukti, banyak sekali buktinya,”
Jakarta – Fusilatnews – Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Andi Sinulingga menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa terlalu banyak drama mirip sinetron dalam perpolitikan nasional terkini. Tetapi Presiden tak memberikan penjelasan rinci terkait perpolitikan mana yang seperti drama itu.
“Dalam peristiwa politik, yang paling layak untuk jadi sutradara itu ya presiden dan itu terbukti, banyak sekali buktinya,” kata Andi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (9/11).
Menurut Andi pernyataan Presiden tak sesuai dengan realitas terkait dengan situasi jelang Pilpres 2024.
Dalam pidato pada acara HUT ke-59 Golkar 6 November lalu Presiden Jokowi mengatakan terlalu banyak drama hingga sinetron dalam perpolitikan nasional terkini. Tetapi Presiden tak memberikan penjelasan rinci terkait perpolitikan mana yang seperti drama itu.
“Saya lihat akhir-akhir ini yang kita liat adalah terlalu banyak dramanya. Terlalu banyak drakornya. Terlalu banyak sinetronnya. Sinetron kita liat. Mestinya pertarungan gagasan, pertarungan ide. Bukan pertarungan perasaan,” ujar Jokowi.
Selanjutnya Presiden Jokowi mengingatkan para kandidat yang bertarung di Pilpres 2024 untuk tetap menjaga persatuan. karena seluruh pihak yang bertarung merupakan anggota keluarga Indonesia.
























