• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Artifak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi – “Kurang Bukti Hukum Apalagi?”

Kasus Ijazah Palsu: Pukulan Baru terhadap Integritas

fusilat by fusilat
March 15, 2025
in Crime, Feature
0
Artifak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi – “Kurang Bukti Hukum Apalagi?”
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Isu terbaru yang kembali mengguncang adalah dugaan kepalsuan ijazah Jokowi. Viral di berbagai media sosial dan menjadi pembicaraan hangat, kasus ini semakin memperkuat tuduhan bahwa Jokowi bukan hanya gagal sebagai pemimpin, tetapi juga berbohong kepada rakyat Indonesia sejak awal. Sejatinya, persoalan ini bukan sekadar isu politis, melainkan juga kasus hukum yang semestinya ditindak secara serius oleh aparat penegak hukum.

Tagline “Tangkap Jokowi – Adili Jokowi – Gantung Jokowi” bukan sekadar luapan emosi spontan, melainkan akumulasi kekecewaan publik terhadap kepemimpinan Joko Widodo. Ini mencerminkan kemarahan yang mengakar dari berbagai persoalan yang mencuat selama pemerintahannya, mulai dari kebijakan yang dinilai gagal, ketidakadilan hukum, korupsi yang merajalela, hingga tuduhan kebohongan terkait integritas pribadi.

Akumulasi Kegagalan dan Kebohongan

Kritik terhadap Jokowi mencakup berbagai aspek. Dari sisi ekonomi, janji-janji kampanye yang pernah diucapkannya, seperti pertumbuhan ekonomi 7%, tidak pernah terwujud. Alih-alih mencapai target ambisius tersebut, Indonesia justru menghadapi tantangan ekonomi serius, termasuk utang luar negeri yang semakin membengkak dan ketergantungan pada investasi asing yang tidak selalu menguntungkan rakyat.

Di sektor hukum dan demokrasi, kebijakan serta tindakan pemerintahannya kerap menunjukkan kecenderungan otoriter. Pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pembiaran terhadap korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat di lingkaran kekuasaannya, hingga represi terhadap kritik publik menjadi catatan hitam yang sulit dihapus. Dalam berbagai kesempatan, aparat penegak hukum justru digunakan untuk membungkam oposisi dan kritik, bukan untuk menegakkan keadilan.

Aparat Hukum dan Tanggung Jawabnya

Di negara yang menjunjung supremasi hukum, seharusnya tidak ada individu yang kebal terhadap aturan, apalagi seorang presiden. Aparat penegak hukum—baik kepolisian, kejaksaan, maupun Mahkamah Konstitusi—seharusnya bertindak proaktif dalam menyelidiki kasus ini, bukan malah menutup mata atau mencari cara untuk melindungi Jokowi.

Jika hukum benar-benar dijalankan secara adil, seharusnya penyelidikan segera dilakukan dengan memverifikasi dokumen akademik yang bersangkutan. Jika terbukti ada pemalsuan, maka langkah hukum yang tegas harus diambil, termasuk pencabutan hak-hak politiknya dan pengadilan atas kejahatan tersebut. Namun, di bawah pemerintahan Jokowi, hukum kerap kali menjadi alat kekuasaan, bukan sebagai instrumen keadilan.

Kesimpulan: Mengapa Publik Menuntut Pertanggungjawaban?

Tagline “Tangkap Jokowi – Adili Jokowi – Gantung Jokowi” adalah bentuk ekspresi kekecewaan yang telah mencapai puncaknya. Ini bukan sekadar retorika, tetapi refleksi dari berbagai kegagalan yang nyata dan semakin sulit untuk disangkal. Publik menuntut pertanggungjawaban bukan karena kebencian personal, tetapi karena merasa dikhianati oleh sosok yang pernah mereka percayai.

Tindakan hukum harus segera diambil, terutama dalam kasus ijazah palsu yang berpotensi menjadi bukti kuat atas kebohongan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Jika tidak, maka hukum di negeri ini hanya akan menjadi alat mainan bagi para penguasa, dan kepercayaan publik terhadap institusi negara akan semakin tergerus. Saatnya aparat penegak hukum membuktikan bahwa keadilan masih ada di Indonesia, bukan hanya untuk rakyat kecil, tetapi juga bagi pemimpin tertinggi negara ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bayah – Banten  Diguncang  Gempa  5,2 MMI Getaran Tèrasà Kuat  di Sukabumi. 

Next Post

Kalimantan: The Lost World

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Kalimantan: The Lost World

Kalimantan: The Lost World

Utusan Iran Untuk PBB  Kecam ‘Upaya Sia-sia’ Israel Membenarkan Kekejaman dengan ‘Fabrikasi Hubungan Islam-Terorisme’

Utusan Iran Untuk PBB  Kecam 'Upaya Sia-sia' Israel Membenarkan Kekejaman dengan 'Fabrikasi Hubungan Islam-Terorisme'

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist