• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kalimantan: The Lost World

Ali Syarief by Ali Syarief
March 15, 2025
in Feature, Lingkungan Hidup
0
Kalimantan: The Lost World
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam perjalanan pulang dari Tokyo ke Jakarta, saya melihat pemandangan yang membuat hati terenyuh. Pesawat yang saya tumpangi melintas di atas Pulau Kalimantan, pulau yang selama ini dikenal sebagai rumah bagi hutan hujan tropis terbesar dan paling megah di dunia. Seharusnya, dari atas udara, Kalimantan tampak hijau, lebat dengan pepohonan yang menjulang tinggi, penuh kehidupan. Namun, kenyataan yang saya saksikan sangat berbeda. Hamparan luas tanah gersang, kosong tanpa kayu, seolah-olah hutan itu telah dicukur habis. Botak.

Pemandangan ini bukan hanya sebuah kebetulan atau satu titik kecil di pulau itu. Luasnya area yang telah kehilangan hutan menunjukkan bahwa ini adalah masalah besar yang sistematis. Kalimantan, yang dulu begitu kaya akan keanekaragaman hayati, kini menjadi bayangan dari kejayaannya sendiri. Saya pun menarik kesimpulan: Kalimantan is the lost world.

Kesimpulan ini semakin menguat ketika saya dua kali mengunjungi Tanjung Puting, sebuah kawasan konservasi yang seharusnya menjadi benteng terakhir bagi primata seperti orangutan dan berbagai spesies lainnya. Alih-alih menemukan hutan yang masih perawan, saya melihat kehancuran. Pohon-pohon ditebang, tanah terbelah akibat eksploitasi, dan habitat alami primata yang kini tercerai-berai. Hutan yang dulu menjadi rumah bagi berbagai satwa liar kini sekarat, porak-poranda oleh tangan manusia.

Kalimantan mengalami kerusakan ekologis yang mengkhawatirkan akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Pembukaan lahan untuk perkebunan sawit, pertambangan batu bara, dan penebangan liar menjadi faktor utama yang mempercepat hilangnya hutan hujan tropis. Meskipun sering kali pemerintah dan pihak industri berjanji untuk melakukan eksploitasi yang berkelanjutan, kenyataannya lebih sering menunjukkan ketamakan tanpa batas. Hutan yang seharusnya dijaga justru dikorbankan demi keuntungan sesaat, tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat lokal.

Hutan hujan Kalimantan bukan hanya paru-paru dunia, tetapi juga rumah bagi ribuan spesies yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Orangutan, bekantan, dan berbagai satwa unik lainnya kini menghadapi ancaman kepunahan akibat deforestasi besar-besaran. Bukan hanya satwa liar yang menderita, tetapi juga masyarakat adat yang telah lama hidup berdampingan dengan alam. Mereka kehilangan tanah, budaya, dan cara hidup mereka yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Ironisnya, pemerintah justru menggenjot proyek-proyek yang semakin memperparah keadaan, seperti pemindahan ibu kota ke Kalimantan yang akan mengorbankan lebih banyak hutan dan mengundang gelombang eksploitasi baru. Alih-alih menyelamatkan yang tersisa, kebijakan yang diambil seolah menutup mata terhadap kenyataan bahwa Kalimantan sedang sekarat.

Kita harus berhenti sejenak dan bertanya: Apakah kita rela kehilangan salah satu keajaiban alam dunia ini hanya demi kepentingan ekonomi jangka pendek? Kalimantan adalah warisan yang tidak ternilai harganya, bukan hanya bagi Indonesia tetapi bagi dunia. Jika tidak ada tindakan tegas untuk menyelamatkan yang tersisa, maka the lost world bukan sekadar metafora, tetapi kenyataan yang harus kita hadapi.

Saat ini, kita masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Reforestasi, kebijakan lingkungan yang tegas, dan penghentian eksploitasi tanpa batas adalah langkah awal yang harus dilakukan. Jika kita tidak bertindak sekarang, Kalimantan akan benar-benar hilang, tidak hanya dari peta, tetapi juga dari sejarah peradaban manusia.

Kalimantan tidak boleh menjadi legenda masa lalu. Ia harus tetap hidup, hijau, dan lestari untuk generasi mendatang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Artifak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi – “Kurang Bukti Hukum Apalagi?”

Next Post

Utusan Iran Untuk PBB  Kecam ‘Upaya Sia-sia’ Israel Membenarkan Kekejaman dengan ‘Fabrikasi Hubungan Islam-Terorisme’

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Utusan Iran Untuk PBB  Kecam ‘Upaya Sia-sia’ Israel Membenarkan Kekejaman dengan ‘Fabrikasi Hubungan Islam-Terorisme’

Utusan Iran Untuk PBB  Kecam 'Upaya Sia-sia' Israel Membenarkan Kekejaman dengan 'Fabrikasi Hubungan Islam-Terorisme'

Sepinya Pusat Perbelanjaan di Bulan Puasa: Efek Ekonomi Lesu atau Perubahan Pola Konsumsi?

Sepinya Pusat Perbelanjaan di Bulan Puasa: Efek Ekonomi Lesu atau Perubahan Pola Konsumsi?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...