• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

AWAS! BULOG GAGAL MENYERAP 3 JUTA TON BERAS?

by
March 6, 2025
in Economy, Feature
0
Di Tengah Klaim Pemerintah Terkait Kecukupan Stok, Harga Beras Terus Melonjak
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Ada kabar penting terkait dunia perberasan saat ini. Baru-baru ini, Perum Bulog melaporkan kepada DPR mengenai perkembangan perberasan nasional. Hingga akhir Februari 2025, penyerapan gabah oleh Bulog baru mencapai 190 ribu ton, atau hanya 6,3% dari target 3 juta ton setara beras yang dibebankan kepada Bulog.

Kelihatannya, ada beberapa hal yang perlu didalami lebih lanjut terkait rendahnya angka penyerapan gabah petani oleh Bulog. Salah satu penyebabnya kemungkinan besar adalah ketersediaan gabah yang masih terbatas, mengingat panen belum terjadi secara serempak. Pertanyaannya, bagaimana Bulog bisa menyerap beras jika stoknya di petani sendiri belum tersedia?

Faktor Internal dan Eksternal

Kegagalan Bulog dalam menyerap gabah bisa dianalisis dari dua sisi utama, yakni faktor internal dan eksternal.

Faktor Internal:

  1. Keterbatasan Dana – Bulog membutuhkan dana yang cukup untuk membeli gabah dari petani, dan keterbatasan ini bisa menghambat proses penyerapan.
  2. Keterbatasan Infrastruktur – Gudang penyimpanan dan fasilitas pengolahan yang belum memadai dapat menjadi kendala besar dalam menyerap gabah petani.
  3. Keterbatasan Sumber Daya Manusia – Bulog memerlukan tenaga kerja yang cukup dan kompeten untuk mengelola proses penyerapan gabah.

Faktor Eksternal:

  1. Harga Gabah yang Rendah – Jika harga pasar rendah, Bulog kesulitan menawarkan harga yang kompetitif kepada petani.
  2. Ketersediaan Gabah yang Tidak Stabil – Faktor cuaca, hama, dan penyakit dapat mempengaruhi produksi gabah, sehingga berdampak pada kemampuan Bulog dalam menyerapnya.
  3. Persaingan dengan Pengusaha Swasta – Bulog harus bersaing dengan perusahaan swasta yang juga membeli gabah dari petani.
  4. Keterlambatan Pembayaran – Jika Bulog lambat dalam membayar petani, mereka mungkin enggan menjual gabahnya ke Bulog.
  5. Prosedur yang Rumit – Jika mekanisme pembelian berbelit-belit, petani cenderung menjual gabah ke pihak lain yang menawarkan proses lebih sederhana.

Masalah menjadi semakin kompleks jika hubungan antara Bulog dan petani tidak terbangun dengan baik.

Strategi untuk Mengatasi Kendala

Untuk meningkatkan efektivitas penyerapan gabah, perlu dilakukan langkah-langkah strategis, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Jangka Pendek:

  1. Meningkatkan Ketersediaan Dana – Bulog harus memastikan ketersediaan dana yang cukup agar proses pembelian gabah tidak terhambat.
  2. Mengoptimalkan Infrastruktur – Gudang penyimpanan dan fasilitas pengolahan harus dimanfaatkan secara maksimal.
  3. Peningkatan Kapasitas SDM – Bulog harus meningkatkan kompetensi tenaga kerjanya untuk memastikan kelancaran proses penyerapan gabah.

Jangka Panjang:

  1. Pengembangan Sistem Informasi – Bulog perlu memiliki sistem informasi yang efisien untuk memantau stok gabah, harga, dan kebutuhan petani secara real-time.
  2. Meningkatkan Kerja Sama dengan Petani – Bulog harus membangun hubungan yang lebih erat dengan petani untuk memahami kebutuhan dan ekspektasi mereka.
  3. Pengembangan Program Pendukung – Program kredit dan pelatihan dapat membantu petani meningkatkan produksi dan kualitas gabahnya.

Tiga Langkah Strategis

Sebagai tambahan, ada tiga langkah strategis yang bisa diambil untuk memperbaiki kinerja Bulog:

  1. Strategi Pemasaran yang Efektif – Bulog perlu meningkatkan promosi dan distribusi gabah agar daya serapnya lebih maksimal.
  2. Kolaborasi dengan Pihak Lain – Bekerja sama dengan perusahaan swasta dan organisasi masyarakat sipil bisa memperluas jangkauan dan efektivitas penyerapan gabah.
  3. Sistem Pengawasan yang Ketat – Bulog harus meningkatkan pengawasan kualitas gabah untuk mencegah penipuan dan memastikan produk yang diserap benar-benar berkualitas.

Kesimpulan

Apakah Bulog akan gagal mencapai target penyerapan yang ditetapkan pemerintah? Jawabannya bergantung pada bagaimana desain perencanaan Bulog dalam menghadapi panen raya tahun ini.

Kita percaya bahwa Bulog telah menyusun strategi yang holistik dan komprehensif. Dengan kepemimpinan baru yang berasal dari kalangan militer, diharapkan ada semangat baru dalam meningkatkan efektivitas kinerja Bulog di seluruh Indonesia. Jika langkah-langkah di atas diterapkan secara konsisten, Bulog tidak perlu gagal dalam menjalankan misinya sebagai operator pangan nasional.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hiburan Rakyat: Habis Pertamina, Terbitlah PLN, di Mana KPK?

Next Post

Kronologi Perjalanan Tom Lembong Hingga Menjadi Tersangka Kejaksaan RI

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Tom Lembong “Bongkar Kesalahan Jokowi Hingga Terlibat di Kubu Anies”

Kronologi Perjalanan Tom Lembong Hingga Menjadi Tersangka Kejaksaan RI

Mulai Juli Bulan Depan Presiden Jokowi Yakin Berkantor di IKN

Dengan Dukungan Penuh Dari Presiden Prabowo, IKN Resmi Jadi Proyek Strategis Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...