• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Babak Baru Perseteruan Anies Vs Jokowi: Berebut PPP!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 28, 2025
in Feature, Pojok KSP, Tokoh/Figur
0
PPP dan Kutukan Sisifus
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – “Dari pintu ke pintu kucoba tawarkan nama. Demi terhenti tangis anakku dan keluh ibunya.”

Lirik lagu “Kalian Dengarkah Keluhanku” Ebiet G Ade ini seperti menggema kembali demi melihat nasib Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kekinian.

Elite-elite PPP menawar-nawarkan partai Islam itu ke tokoh-tokoh tertentu untuk memimpinnya. Atau menunjuk nama tokoh-tokoh tertentu untuk dipilih menjadi ketua umumnya.

Usai Pemilu 2024, PPP memang terlempar dari DPR RI karena tidak berhasil memenuhi parliamentary threshold atau ambang batas parlemen 4℅ suara sah nasional. Dan dalam sejarah perpolitikan Indonesia, tak pernah ada partai politik yang berhasil kembali ke Senayan setelah terlempar dari parlemen.

Kader-kader, yang dapat diibaratkan sebagai anak-anak PPP pun menangis. Ulama-ulama, yang dapat diibaratkan sebagai ibu, bapak, atau orangtua PPP pun mengeluh. Mereka kini mencari sosok yang tepat untuk memimpin PPP dan membangkitkan kembali partai berlambang Ka’bah itu dari keterpurukan, sehingga usai Pemilu 2029 nanti bisa masuk kembali ke Senayan.

Muhammad Romahurmuziy, misalnya. Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PPP ini menawarkan nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk dipilih menjadi ketua umum dalam Muktamar PPP, Agustus atau September mendatang.

Apalagi, kata Rommy, melihat kapasitas dan totalitas Amran dalam mengemban amanah, Presiden ke-7 RI Joko Widodo pun setuju jika Amran menduduki kursi PPP-1.

Rommy yang pernah menghuni hotel prodeo karena kasus korupsi itu mengaku sudah berdiskusi dengan Jokowi. Hasilnya, Jokowi setuju jika PPP dipimpin Amran.

Selain Amran, Rommy juga menawarkan nama Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 ini sudah dibujuk Rommy untuk menjadi Ketua Umum PPP.

Nama lain yang lebih keren dari Amran dan Anies pun ditawarkan untuk memimpin PPP. Dia adalah Jokowi. Ketua Mahkamah Partai PPP Ade Irfan Pulungan mengakui Jokowi sebagai sosok yang tepat memimpin PPP. Mengapa?

Pertama, karena Jokowi sudah cukup lama mengenal PPP sebagai partai Islam yang sudah ada sejak 1973 atau sejak era Orde Baru.

Kedua, pengalaman panjang Jokowi di pemerintahan dan politik cukuplah menjadi bekal wong Solo itu untuk memimpin PPP.

Jokowi memang butuh parpol untuk menunjang aktivitas politiknya. Apalagi setelah gagal menganeksasi Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Beringin terlalu kuat untuk ditumbangkan. Banteng terlalu perkasa untuk dilumpuhkan.

Bahkan dikabarkan Jokowi hendak mengakuisisi PPP melalui Haji Isam, pengusaha tajir yang dekat dengan Jokowi. Haji Isam disinyalir akan menggunakan tangan Amran Sulaiman untuk mengambil alih PPP.

Di pihak lain, Anies Baswedan juga butuh parpol tunggangan untuk bertarung lagi sebagai calon presiden di Pilpres 2029 seperti di 2024.

Anies juga punya kedekatan dengan PPP. Pada Pilpres 2024 lalu, misalnya, PPP sempat mau mendukung Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar, namun batal dan mengalihkan dukungannya ke Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Akan tetapi banyak massa akar rumput atau grass roots PPP yang justru memilih Anies-Imin.

Dus, jika benar Anies akan merebut kursi PPP-1, maka ia akan berhadapan dengan Jokowi, baik langsung atau pun melalui Amran Sulaiman yang didukung Jokowi.

Artinya, akan terjadi babak baru dalam perseteruan antara Anies versus Jokowi.

Diketahui, perseteruan di antara keduanya sudah berlangsung cukup lama, walaupun Anies pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kemudian dihadiahkan Jokowi ke Anies.

Namun, Anies-Jokowi akhirnya pecah kongsi menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Pasalnya, Anies maju sebagai calon gubernur yang berhadapan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, cagub yang didukung Jokowi.

Selama menjadi Gubernur DKI Jakarta itulah Anies seperti memosisikan diri sebagai antitesis Jokowi. Banyak kebijakan Anies yang bertentangan atau setidaknya tidak sinkron dengan Jokowi. Termasuk penebangan pohon-pohon di kawasan Monas yang merupakan “halaman depan” Istana Negara tempat Jokowi berkantor dan tinggal.

Bagi Jokowi, penebangan pohon di Monas tanpa restu dirinya adalah bentuk pembangkangan. Anies dianggap “mbalelo” (memberontak).

Akibatnya, langkah-langkah politik Anies banyak yang dijegal Jokowi. Bahkan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anies coba dikriminalisasi via kasus Formula E.

Namun, Anies tetap melenggang. Ia berhasil lolos dan maju sebagai capres dalam Pilpres 2024, berpasangan dengan Cak Imin.

Sayangnya, bersama pasangan lainnya, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Anies-Imin gagal menumbangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pasangan capres-cawapres yang didukung Jokowi. Gibran adalah anak sulung Jokowi.

Alhasil, akankah Anies versus Jokowi benar-benar berebut kursi PPP-1? Lalu, siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jika Jokowi Tak Berani Uji DNA dan Tunjukkan Ijazah Asli, Maka Rakyat Pantas Curiga

Next Post

Dari Jalan Sunyi ke Jeruji Besi: Skandal PM Tanaka dan Moralitas Kekuasaan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?
Birokrasi

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026
Feature

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026
Feature

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Next Post
Dari Jalan Sunyi ke Jeruji Besi: Skandal PM Tanaka dan Moralitas Kekuasaan

Dari Jalan Sunyi ke Jeruji Besi: Skandal PM Tanaka dan Moralitas Kekuasaan

Tanggapan atas Narasi Hukum dalam Artikel 'OPTIC MACCA' yang berjudul: "Jika Jokowi Tak Berani Uji DNA dan Tunjukkan Ijazah Asli Maka Rakyat Pantas Curiga"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...