• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bahlil Lahadalia vs Megawati Soekarnoputri: Dua Pendekatan dalam Membela Kader Partai

Ali Syarief by Ali Syarief
April 17, 2025
in Feature, Politik
0
Ketika Kampus Diintervensi oleh Kekuatan Politik: UI, UGM, dan Krisis Integritas Akademik
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pernyataan Bahlil Lahadalia terkait kadernya, Ridwan Kamil (RK), yang sedang terlibat dalam penyelidikan KPK, sangat kontras dengan sikap tegas yang pernah ditunjukkan oleh Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P, dalam situasi yang serupa. Jika Bahlil memilih untuk “melepaskan tangan” dan menyerahkan sepenuhnya masalah hukum kepada aparat penegak hukum, Megawati justru menunjukkan sikap yang jauh lebih vokal dan agresif dalam membela kader partainya.

Pada Januari 2025, Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP, tersangkut dalam dugaan kasus suap yang melibatkan pergantian antarwaktu anggota DPR. Megawati Soekarnoputri, sebagai Ketua Umum PDIP, mengeluarkan pernyataan yang sangat tegas dan berani: “Saya akan geruduk KPK bila Hasto ditahan.” Pernyataan ini mencerminkan pembelaan total terhadap kadernya, meskipun Hasto belum terbukti bersalah saat itu. Megawati menegaskan solidaritas yang kuat dari partainya, menunjukkan bahwa PDIP akan berjuang habis-habisan untuk melindungi anggota partainya, bahkan jika itu berarti harus berhadapan dengan proses hukum yang sedang berjalan. Sikap Megawati ini menggarisbawahi komitmennya untuk tetap berdiri teguh bersama kader partai dalam situasi yang penuh tantangan, meskipun dalam konfrontasi dengan lembaga penegak hukum seperti KPK.

Perbandingan antara kedua pernyataan ini mencerminkan dua pendekatan yang sangat berbeda dalam kepemimpinan partai. Di satu sisi, Bahlil menegaskan pentingnya menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah, namun di sisi lain, ia juga terkesan melepas tangan terhadap kader yang terlibat kasus hukum. Sikap ini, meskipun mungkin terkesan bijak dari perspektif hukum, memberikan kesan kurangnya solidaritas yang kuat dalam internal partai, terutama ketika kadernya disorot oleh lembaga penegak hukum.

Sebaliknya, Megawati menunjukkan pendekatan yang jauh lebih emosional dan berani dalam membela kadernya, yang pada dasarnya mencerminkan kekuatan ikatan kepartaian yang lebih besar dan loyalitas tanpa ragu. Dengan pernyataan “saya akan geruduk KPK bila Hasto ditahan,” Megawati seakan menegaskan bahwa kepentingan partai dan kadernya lebih diutamakan, bahkan jika harus berhadapan dengan institusi seperti KPK. Meskipun ini bisa dianggap sebagai langkah yang berisiko dan berpotensi merusak citra partai, pernyataan ini juga menggambarkan tekad seorang pemimpin untuk menjaga integritas dan keberlanjutan partai, serta memberi pesan kuat kepada publik bahwa PDIP akan berjuang habis-habisan untuk mempertahankan kader-kadernya.

Dalam konteks ini, pernyataan Bahlil bisa dilihat sebagai sikap yang lebih “diplomatis” atau hati-hati, namun bisa menimbulkan persepsi bahwa ia tidak sepenuhnya berdiri bersama kadernya. Sebaliknya, Megawati menunjukkan pendekatan yang lebih tegas dan mungkin lebih mencerminkan semangat loyalitas yang tinggi terhadap kader dan partai. Sikap Megawati yang lebih berani bisa diterima sebagai bentuk pemimpin yang tidak takut untuk mengambil risiko demi partainya, meskipun sering kali dapat menimbulkan kontroversi.

Namun, ada juga sisi lain dari pernyataan Megawati yang bisa dilihat sebagai sebuah keberanian yang berlebihan, mengingat melawan KPK, sebuah lembaga yang dianggap oleh banyak orang sebagai pilar pemberantasan korupsi, dapat memberi dampak negatif bagi partai. Bahkan, dalam beberapa pandangan, sikap ini bisa dianggap sebagai bentuk protektif yang berlebihan yang mungkin mengarah pada politisasi hukum demi melindungi kader partai.

Pada akhirnya, perbedaan sikap ini menggambarkan dua filosofi kepemimpinan yang berbeda: Bahlil yang lebih berhati-hati dan menahan diri untuk tidak mencampuri proses hukum, dan Megawati yang memilih untuk memperlihatkan kekuatan dan solidaritas dalam membela kader partainya, meskipun dengan cara yang lebih berisiko dan kontroversial. Keduanya menunjukkan bagaimana seorang pemimpin partai mengambil posisi dalam menghadapi masalah yang melibatkan kader, namun dengan pendekatan yang sangat berbeda dalam mengelola hubungan antara partai dan hukum.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pendiri Taman Safari Membantah Isu Penyiksaan Terhadap Pemain Circus

Next Post

208 ribu Calon Jamaah Haji Dari 203 Ribu Ditargetkan Sudah Lunasi Biaya Haji, Surplus 5000 Jamaah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
208 ribu Calon Jamaah Haji Dari 203 Ribu Ditargetkan Sudah Lunasi Biaya Haji, Surplus 5000 Jamaah

208 ribu Calon Jamaah Haji Dari 203 Ribu Ditargetkan Sudah Lunasi Biaya Haji, Surplus 5000 Jamaah

Jamaah Haji Risiko Tinggi Jadi Fokus Perhatian Pemerintah Sejak Dari Tanah Air

Jamaah Haji Risiko Tinggi Jadi Fokus Perhatian Pemerintah Sejak Dari Tanah Air

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist