• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bansos Beras Jangan Bikin Petani Menangis

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 7, 2025
in Economy, Feature
0
Menggugat Transparansi Dana Bansos 496 T
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi buka-bukaan soal perintah Presiden Prabowo Subianto terkait pemberian bantuan sosial beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama Juni dan Juli 2025. Program bansos yang sempat tertunda dalam beberapa bulan terakhir ini, akan kembali digulirkan mulai bulan Juni 2025.

Rencananya, sebanyak 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan bansos tersebut. Namun, hingga saat ini, baru 16,5 juta penerima yang telah selesai diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Program ini menjadi harapan utama masyarakat miskin yang masih bergulat dengan persoalan kebutuhan pokok.

Presiden Prabowo memberi arahan agar pelaksanaan bansos beras ini tidak mengganggu harga gabah di tingkat petani. Ia menekankan agar kebijakan yang ditujukan untuk membantu rakyat bawah, tidak justru menyakiti petani sebagai produsen pangan utama. Jangan sampai harga gabah anjlok, membuat petani merugi, dan akhirnya menambah daftar kelompok rentan baru.

Tujuan dari bansos ini pada dasarnya mulia: membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga beras, memastikan ketersediaan pangan bagi mereka yang membutuhkan, dan secara lebih luas, berkontribusi dalam pengurangan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan.

Namun, pelaksanaan di lapangan selalu punya tantangan. Kekhawatiran bahwa bansos bisa menurunkan harga gabah di daerah tertentu bukan tanpa alasan. Untuk itu, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan pemerintah:

  1. Pastikan sumber beras bansos berasal dari stok yang tidak memengaruhi harga gabah, seperti beras impor atau cadangan yang sudah tersedia.

  2. Lakukan pengadaan beras secara transparan dan efektif, agar tidak memicu gejolak pasar.

  3. Jalin kemitraan dengan petani dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) untuk menjaga stabilitas harga.

  4. Awasi harga gabah dan beras di pasar secara ketat, agar tak terjadi penurunan harga yang merugikan petani.

  5. Berikan insentif atau bantuan langsung kepada petani, jika harga gabah mulai terdampak program bansos.

Pada hakikatnya, bansos beras 10 kg/bulan ini adalah bagian dari ikhtiar negara untuk membangun ketahanan ekonomi rakyat kecil yang selama ini belum merasakan nikmatnya hasil pembangunan. Ironis memang, hampir delapan dekade sejak kemerdekaan, sebagian rakyat masih bergumul dalam kemiskinan.

Kemiskinan adalah borok pembangunan yang belum kunjung sembuh. Pemerintah telah berupaya keras menanggulanginya, namun realitas memperlihatkan bahwa kemiskinan masih menjadi sahabat akrab sebagian warga bangsa.

Program bansos beras sejatinya bukanlah hal baru. Namun program yang akan digulirkan selama Juni–Juli 2025 ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang tertunda akibat panen raya padi awal tahun. Setelah panen usai, pemerintah kembali melanjutkannya.

Selama 10 bulan sebelumnya, bansos beras telah dilaksanakan dan mendapatkan sambutan positif dari penerima manfaat. Dengan daya beli yang masih lemah, mereka sangat terbantu dan merasa senang menerima bantuan beras ini.

Oleh karena itu, distribusi bansos di bulan Juni dan Juli 2025 harus benar-benar selektif dan cermat. Pemerintah perlu melakukan pemetaan: daerah mana yang aman untuk menerima bansos tanpa memicu penurunan harga gabah, dan daerah mana yang butuh pendekatan khusus karena sedang dalam masa panen.

Arahan Presiden Prabowo melalui Kepala Bapanas harus dicermati secara serius. Di sinilah kecermatan, ketepatan data, dan kepekaan sosial para pelaksana kebijakan diuji. Jangan sampai niat baik berubah menjadi petaka karena miskalkulasi dalam pelaksanaan.

Pemerintah, khususnya Bapanas, diharapkan mampu menjalankan program ini dengan perhitungan matang dan strategi yang tepat. Mereka yang diberi kepercayaan dan tanggung jawab harus menunjukkan kepiawaian dan integritas dalam melayani rakyat—baik yang menerima bansos, maupun yang selama ini menjadi tulang punggung pangan nasional: para petani.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Bertekad Permudah UMKM Dalam Memperoleh Sertikad Halal

Next Post

450 Rumah di Kapuk Muara, Ludes Ditelan Kobaran Api

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
450 Rumah di Kapuk Muara, Ludes Ditelan Kobaran Api

450 Rumah di Kapuk Muara, Ludes Ditelan Kobaran Api

Balada Tinggal di Kamar Kost Sempit

Balada Tinggal di Kamar Kost Sempit

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...