Jakarta – Fusilatnews – Pemerintah berkomitmen mempercepat proses sertifikasi halal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM).
Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
“Sertifikasi halal untuk produk dan pelaku usaha di dalam negeri terus dipercepat. Khusus untuk usaha kecil dan mikro, pemerintah memberikan kemudahan, baik dari sisi prosedur maupun pembiayaan,” ujar Gibran dalam video berjudul Unboxing Ekonomi Syariah: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Halal Dunia, yang diunggah di kanal YouTube @GibranTV, Jumat (6/6/2025).
Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi syariah dan penguatan jejaringnya di tingkat internasional.
“Di KTT D-8, Bapak Presiden menegaskan dukungan terhadap pengembangan ekonomi syariah melalui penciptaan rantai nilai halal (halal value chain) yang terus diperkuat melalui kerja sama antarnegara,” katanya.
KTT D-8 atau Developing Eight merupakan forum kerja sama delapan negara berkembang, yaitu Indonesia, Bangladesh, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Pertemuan ini bertujuan meningkatkan kerja sama ekonomi, pembangunan, dan posisi strategis negara-negara anggota di kancah global.
Gibran menambahkan, percepatan sertifikasi halal yang dilakukan pemerintah telah menunjukkan hasil signifikan. Hingga kini, jutaan pelaku usaha dan produk di Indonesia telah mengantongi sertifikat halal.
“Saat ini, terdapat 2,2 juta pelaku usaha dan 6,3 juta produk yang telah tersertifikasi halal. Angka ini akan terus ditingkatkan,” tegasnya.






















