• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Belajar Kearifan Islam dari Gus Dur dan Cak Nur

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 10, 2022
in Feature
0
Belajar Kearifan Islam dari Gus Dur dan Cak Nur

Ilustrasi: kajanglako.com

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Jakarta – Saya beruntung sempat berjumpa, bahkan berguru kearifan Islam, pada Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) sebagai presiden keempat Republik Indonesia dan Cak Nur (Prof Nurcholish Madjid) sebagai pendiri dan rektor Universitas Paramadina.

Secara terpisah ruang dan waktu, saya sempat memberanikan diri untuk bertanya kepada Gus Dur dan Cak Nur mengenai kenapa begitu banyak peraturan yang harus ditaati muslimin dan muslimah.

Meski terpisah ruang dan waktu, namun jawaban Gus Dur pada prinsipnya sama dengan Cak Nur, yang apabila saya tidak keliru menafsirkanya, bahwa peraturan-peraturan Islam pada hakikatnya merupakan latihan disiplin serta ketaatan pada hukum serta etika dan moral yang telah disepakati untuk berlaku pada lingkungan sosio-kultural di mana manusia berada sesuai peribahasa, di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung.

Peraturan lima waktu sembahyang pada hakikatnya merupakan pendidikan disiplin tepat waktu sebagai bagian dari perjuangan manusia menempuh perjalanan hidup, sama halnya dengan kearifan jihad al nafs yang terkandung di dalam ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan menjelang Idul Fitri, di mana setiap umat Islam kembali ke fitrahnya.

Dari kearifan Islam yang saya peroleh dari Gus Dur dan Cak Nur, saya mencoba menyimpulkan bahwa rukun Islam terdiri dari dua kata yaitu rukun yang digunakan sebagai sebutan bagi sesuatu yang menjadi tiang sandaran atau tiang bangunan. Rukun juga diartikan sebagai keadaan berdampingan, berdekatan, bersanding atau menyatu dengan bagian lain. Kata “Islam” berarti berserah diri untuk memperoleh keselamatan dan kedamaian.

Dari kedua makna kata tersebut, rukun Islam dimaknakan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan kearifan berserah diri untuk memperoleh keselamatan dan kedamaian yang sifatnya saling berhubungan satu sama lain.

Meski terpesona oleh segenap keindahan Islam namun saya mengaku kepada Gus Dur dan Cak Nur bahwa semua syarat itu terasa berat, bahkan terlalu berat bagi saya, yang sangat tidak disiplin ini untuk menjadi seorang muslim.

Tanggapan Gus Dur dan Cak Nur atas pengakuan ketidak-mampuan saya membuat saya makin kagum terhadap kearifan Islam tentang makna keikhlasan berserah diri.

Menurut Gus Dur dan Cak Nur, Islam tidak pernah memaksa manusia untuk berserah diri sebab ketulusan berserah diri sepenuhnya berada pada keikhlasan kehendak setiap insan manusia.

Jika suatu keikhlasan dipaksakan, baik oleh diri sendiri apalagi oleh orang lain, berarti keikhlasan tersebut sama sekali bukan sesuatu yang layak dianggap sebagai keikhlasan.

Mohon dimaafkan apabila saya keliru dalam mencoba menafsirkan ajaran Gus Dur dan Cak Nur tentang kearifan Islam. Jika terjadi kekeliruan, itu semata murni akibat kedangkalan daya pikir serta daya tafsir saya belaka.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu 9 November 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MELURUSAN PEMIKIRAN ROCKY GERUNG TENTANG IDEOLOGI PANCASILA

Next Post

Empat negara Uni Eropa Gagal Kerja Sama Penyelidikan spyware

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau
Bencana

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan
Feature

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya
Feature

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Next Post
Empat negara Uni Eropa Gagal Kerja Sama Penyelidikan spyware

Empat negara Uni Eropa Gagal Kerja Sama Penyelidikan spyware

Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Bela Rasa Para Pemeran Hantu Terciduk

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?
Feature

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

by Karyudi Sutajah Putra
July 11, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Akhirnya, Febrie Adriansyah berhasil diamputasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Read more
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

Geng Trunojoyo Vs Geng Gedung Bundar, Siapa Menang?

July 9, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026
Komposisi Pansel KPK Didominasi unsur Pemerintah, Menarik Perhatian Jaksa Agung

KOSMAK Desak Prabowo Copot Jaksa Agung

July 15, 2026
“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

“Lā Qaḍā’a wa Lā Qadara”: Ketika Teologi Menjadi Bahasa Perlawanan terhadap Kekuasaan

July 15, 2026
Simalakama Teddy Wijaya

Yang Terusir dan Mengusir

July 14, 2026
Negara yang Kehilangan Kompas

Negara yang Kehilangan Kompas

July 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

LDC Desak Menteri Komdigi Susun Kode Etik Advokasi Digital, Ableism Dinilai Kian Masif

July 15, 2026
DPR Kritik  Menteri KP Terkait  Ijin Ekspor Pasir Laut Dengan Sedot Pulau

Ketika DPR Ogah Gali Lubang Kuburnya Sendiri

July 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist