Oleh Sadarudin el Bakrie | Journalis| Pengamat Ekonomi Politik | Alumni Universitas Negeri Jember
Artinya ada masalah serius dalam distribusi pendapatan rakyat Indonesia. Dan pendapatan nasional kotor yang besarnya delapan belas ribu triliun sembilan ratus enam puluh delapan miliar enam ratus juta .rupiah diperkirakan lebih dari 70 persen hanya dinikmati oleh sekelompok kecil yang kita sebut sebagai kekuatan oligarki di Indonesia, Yaitu mereka yang menguasai konsesi lahan pertambangan, kehutanan, perkebunan dan monopoli perdagangan
Berdasarkan laporan Bank Dunia, peringkat Gross Nasional Income (GNI) (Penghasilan Nasional Kotor) GNI per kapita (metode Atlas) 2022 untuk Negara- negara ASEAN Brunei Darussalam: USD31.410 (pendapatan tinggi), Singapura: USD67.200 (pendapatan tinggi), Malaysia: USD11.780 (pendapatan menengah-atas),Thailand: USD7.230 (pendapatan menengah-atas) Indonesia: USD4.580 (pendapatan menengah-atas), Vietnam USD 4.010) (pendapatan menengah bawah
Jika ditinjau dari tingkat kenaikann diantara negara ASEAN.
Vietnam (67,08%), Thailand (28,19%), Indonesia (27,22%), Malaysia (8,37%). Vietnam masih menengah bawah, tapi bisa menyalip Indonesia 2-3 tahun lagi.
Jika ditiinjau dari distribusinya
Meski peringkat mengalami kenaikan dari negara-negara berpenghasilan menengah bawah menjadi negara-negara menengah atas tapi faktanya tidak mencerminkan kesejahteraan rakyat yang sesuai dengan angka GNI kita. Yaitu penghasilan rata – rata rakyat Indonesia dalam rupiah mencapai Rp 68.796.180 per tahun (1 USD = Rp.15.021) jika dibagi 12 = Rp 5.733.015. per bulan
Sedangkan total GNI Indonesia yaitu ; USD 4.580 x 270.000.000 Populasi Indonesia = USD 1.236.600.000.000,- satu triliun dua ratus tiga puluh enam miliar enam ratus juta dolar
Jika dikurs dengan nilai rupiah ( USD 1 = Rp 15.021) maka nilai GNI USD 1.236.600.000.000 x Rp 15. 021 = Rp 18.574. 968.600.000 atau delapan belas ribu triliun sembilan ratus enam puluh delapan miliar enam ratus juta .
Jika dibanding dengan tingkat UMR tertinggi dan Terendah di Indonesia Rp5.176.179 per bulan Kabupaten Karawang. dan Rp 1.958.169 per bulan di Kabupaten Banjarnegara, tentu sangat jauh dengan penghasilan rnasional kotor setara Rp 5.733.015. Hanya kabupaten Karawang yang mendekati penghasilan nasional kotor (GNI) yaitu mencapai Rp5.176.179 per bulan.
Sedangkan nilai rata-rata UMR rakyat Indonesia tahun 2023 (Rp5.176.179 + Rp 1.958.169)/2 = Rp 3.567.174 per bulan.jauh dari angka GNI per kapiata perbulan yang mencapai Rp5.733.015.
Jumlah orang miskin
Menurut BPS
Jumlah orang miskin di Indonesia menurut Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 25,90 juta orang. sebesar 9,36 persen,dari total penduduk keseluruhan, dengan garis kemiskinan menurut BPS adalah Rp 550.458 per kapita per bulan. atau USD 36, 64 per bulan
Artinya ada 25,90 juta orang Indonesia yang hidupnya tidak sesuai gambaran angka GNI bahkan jauh dari angka GNI yang jumlahnya mencapai Rp 5.733.015.per bulan
Menurut Bank Dunia
Bank Dunia mendefinisikan : Kemiskinan absolut sesorang yang hidup dengan pendapatan dibawah USD $1/hari dan Kemiskinan menengah untuk pendapatan dibawah $2 per hari.
Jika garis kemiskinan didasarkan standar Bank Dunia maka jumlah orang miskin akan membengkak lebih dari dua kali lipat karena garis kemiskinan berdasar BPS hanya USD 1,2 mendekati tingkat kemiskinan absolute/ ekstrem yaitu USD 1.
Angka GNI Perkapita USD 4580 per tahun atau setara dengan Rp 5.733.015. per bulan itu idealnya bisa dinikmati oleh 270 juta rakyat Indonesia faktanya ada 25,9 juta orang miskin yang pendapatannya hanya Rp 550 450 per bulan
Artinya ada masalah serius dalam distribusi pendapatan rakyat Indonesia. Dan pendapatan nasional kotor yang besarnya delapan belas ribu triliun sembilan ratus enam puluh delapan miliar enam ratus juta .rupiah diperkirakan lebih dari 70 persen dinikmati sekelompok kecil yang kita sebut sebagai kekuatan oligarki di Indonesia, Yaitu mereka yang menguasai konsesi lahan pertambangan, kehutanan perkebunan dan monopoli perdagangan























