• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Beragama Lewat Dusta: Yusuf Mansur dan Bisnis Ilusi yang Dibungkus Surga

Ali Syarief by Ali Syarief
May 16, 2025
in Crime, Feature
0
Kinerja PayTren Ambruk! Ummat Depresi, Yusuf Mansur Emosi!
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dalam satu ceramahnya yang beredar luas di YouTube, Ustaz Yusuf Mansur dengan wajah meyakinkan berkisah tentang sedekah Rp500 yang berubah jadi Rp500 ribu, lalu Rp500 juta, bahkan Rp5 miliar. Di lain kesempatan, ia bercerita tentang perjumpaannya dengan Nabi Muhammad SAW, juga percakapannya dengan semut dan ikan-ikan di pasar yang meloncat sendiri ke dalam keranjang. Cerita-cerita ini begitu menakjubkan, dramatis, dan tentu saja—mendapat tepuk tangan serta tangis haru dari jamaah yang memadati majelis.

Tapi kenyataan ternyata tidak sesyahdu cerita.

Mereka yang percaya dan menyerahkan uang kepada sang ustaz melalui berbagai lini bisnis syariahnya—mulai dari Paytren, proyek hotel patungan, hingga investasi haji dan umrah—satu per satu mulai merasa ditinggalkan. Uang tidak kembali. Janji manis berubah menjadi senyap. Yusuf Mansur dulu melenggang dari satu panggung ke panggung lain, ceramah di mana-mana, tampil rutin di televisi, dan menjadi rujukan utama bagi mereka yang mencari “keajaiban” lewat sedekah. Tapi itu masa lalu. Kini, panggung-panggung itu semakin sepi. Stasiun televisi yang dulu memperebutkannya, sudah tak lagi menayangkannya. Undangan ceramah pun surut. Popularitasnya runtuh, bukan karena fitnah, tapi karena realitas yang tak bisa lagi ditutupi oleh kisah-kisah ajaib yang ternyata fiktif.

Di sinilah letak problemnya: ketika agama dijadikan kemasan untuk menutupi kegagalan, bahkan kejahatan. Dusta dibungkus doa, kebohongan dilapisi dalil, manipulasi diselimuti narasi karomah. Semua tampak religius, tetapi sejatinya menipu.

Pada 2017, Yusuf Mansur mendorong publik untuk berinvestasi dalam aplikasi Paytren, yang digadang-gadang akan menjadi solusi digital keuangan umat. Ia menyebutnya sebagai bentuk jihad ekonomi, bahkan menyamakan sistem bisnisnya dengan Gojek dan Grab. Investor pun berbondong-bondong menanamkan uangnya.

Namun, pada 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut izin Paytren telah dicabut. Dalam laporan keuangan perusahaan, kerugian tercatat terus membengkak. Sebagian besar mitra kehilangan arah, bahkan modal. Tak ada transparansi, apalagi pertanggungjawaban yang jelas dari sang ustaz.

Skema yang sama terjadi dalam proyek-proyek investasi lainnya: hotel syariah, apartemen, dan tabungan haji. Ratusan orang menyerahkan dana mereka karena percaya pada imaji Yusuf Mansur sebagai “ustaz pengubah nasib lewat sedekah.” Tapi banyak dari mereka yang kemudian merasa menjadi korban janji kosong. Sebagian besar belum juga mendapatkan haknya. Beberapa menggugat ke pengadilan. Sisanya hanya bisa menangis, sembari berharap pada keajaiban yang tak kunjung datang.

Kisah Yusuf Mansur menunjukkan satu hal yang menakutkan dalam praktik keberagamaan kita hari ini: bagaimana agama bisa menjadi alat yang efektif untuk menutupi kebusukan. Bagaimana popularitas ustaz, jubah putih, dan kalimat-kalimat “subhanallah” bisa membuat publik kehilangan daya kritis, bahkan membenarkan kebohongan yang terang-benderang.

Padahal, agama tidak pernah memerintahkan dusta. Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyuruh umatnya menipu dengan dalih menebar keberkahan. Tidak ada dalam syariat yang menghalalkan memutarbalikkan fakta, hanya demi membungkus ambisi dan kepentingan pribadi.

Sayangnya, ketika dusta dibungkus agama, yang terjadi bukan sekadar penyesatan, tapi juga penghancuran kepercayaan umat. Mereka yang semula bersemangat bersedekah, kini mulai ragu. Mereka yang percaya pada narasi keberkahan, kini merasa ditipu. Kerusakan ini lebih dalam dari sekadar kebangkrutan finansial—ia menyentuh inti dari keberagamaan itu sendiri.

Maka publik seharusnya tidak diam. Kita harus berani menyebut kebohongan sebagai kebohongan, bahkan jika ia dibungkus jubah putih dan dikutip dari ayat suci. Beragama tidak bisa didasarkan pada mimpi-mimpi kosong, apalagi pada janji sedekah yang beranak pinak dalam bentuk angka-angka bombastis. Kejujuran adalah prinsip iman. Dan keadilan adalah wujud tertinggi dari ketakwaan.

Yusuf Mansur telah mempermainkan keduanya. Dan dalam dunia yang waras, ia seharusnya dimintai pertanggungjawaban.


Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ijazah Jokowi di Balik Pintu Penyidikan: Bukti Lemah, Tekanan Kuat

Next Post

Ketika Kepala Daerah Masih Menunduk ke Ketua Umum Partai

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar
Feature

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir
Feature

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?
Feature

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Next Post
Megawati dan Puan Tidak Hadir di Pernikahan Adik Jokowi, Pakar: Hubungan Sedang Tak Baik

Ketika Kepala Daerah Masih Menunduk ke Ketua Umum Partai

Soroti Perizinan Wisata di Puncak Bogor Gubernur Dedi Mulyadi Bertekad akan Evaluasi ulang

Fraksi PDI-P Walk Out dari Sidang DPRD Jabar, Tuntut Klarifikasi Gubernur Dedi Mulyadi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026
Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 106 Korban, 16 Tewas

May 2, 2026
Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Aksi BEM SI di Hardiknas, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

May 2, 2026
Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

Bagaimana Membuktikan Letkol Teddy Lelaki Normal?

May 2, 2026
Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

Menkomdigi: Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Mengandung Ujaran Kebencian

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

Nagomi: Filosofi yang Menampar Dunia yang Gemar Bertengkar

May 2, 2026
Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

Pak Amin Tidak Bisa Dituntut Secara Hukum? – Bukan Delik, Tapi Cermin Cara Berpikir

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist