• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bola Salju Gantung Mulyono!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 10, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Bola Salju Gantung Mulyono!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Adili Jokowi! Gantung Mulyono! Seruan itu menggema dalam aksi konvoi sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor di depan kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2025). Mereka menamakan diri Aliansi Rakyat Bergerak.

Jokowi adalah singkatan nama Joko Widodo. Adapun Mulyono adalah nama kecil Joko Widodo yang karena sakit-sakitan lalu nama Mulyono dihilangkan.

Bukan hanya seruan. Adili Jokowi juga menggejala dalam bentuk coretan di tembok-tembok atau ruang-ruang publik lainnya. Tak hanya di Solo, coretan-coretan bernada desakan agar Jokowi diadili dalam kasus dugaan korupsi juga menggejala di sejumlah kota lainnya seperti Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta.

Diyakini, gerakan yang mendesak agar Jokowi diadili akan kian masif dan makin lama makin membesar bak bola salju. Maklum, sudah banyak pihak yang melaporkan Jokowi dan keluarganya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun sejauh ini lembaga antirasuah itu bergeming.

Misalnya, laporan yang disampaikan sejumlah akademisi dan aktivis yang tergabung dalam Nurani ’98 pada Selasa (7/1/2025) lalu. Mereka meminta KPK menindaklanjuti laporan yang sebelumnya disampaikan pada 2022 dan 2024 terkait dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta pencucian uang oleh Jokowi dan keluarganya.

Dalam laporan tersebut, delegasi Nurani ’98 membawa sejumlah berkas dan data temuan baru, termasuk laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menobatkan Jokowi sebagai salah satu pemimpin terkorup di dunia.

Pada Januari 2022 lalu, Ubedilah Badrun, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang baru saja dipecat dari jabatannya pernah melaporkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, anak sulung dan anak bungsu Jokowi ke KPK terkait dugaan pencucian uang (money laundering) yang melibatkan perusahaan PT SM, yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan pada 2015.

Dikutip dari sebuah sumber, perusahaan tersebut sempat dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai ganti rugi Rp7,9 triliun, tetapi Mahkamah Agung hanya mengabulkan Rp78 miliar pada Februari 2019.

Ubedilah menuduh pada saat yang sama, Gibran dan Kaesang menjalin kerja sama bisnis dengan PT SM, menerima dana sebesar Rp99,3 miliar dalam dua kali transaksi, dan membeli saham senilai Rp92 miliar.

Sementara itu, menantu Jokowi, Bobby Nasution juga telah dilaporkan ke KPK oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) terkait dugaan korupsi yang melibatkan bekas Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. Bobby diduga menerima gratifikasi perusahaan tambang yang populer dengan sebutan Blok Medan.

Namun, KPK menganggap laporan demi laporan tersebut sumir.

Jika KPK terus bergeming, bukan tidak mungkin desakan agar Jokowi diadili atau Mulyono digantung akan kian masif di kota-kota di seluruh Indonesia. Termasuk di Solo yang merupakan kota kelahiran dan tempat tinggal Jokowi.

Desakan serupa pernah disampaikan rakyat dan mahasiswa di awal era Reformasi agar Presiden ke-2 RI Soeharto diadili. Akhirnya Soeharto pun diajukan ke pengadilan kendati tidak ada keputusan, karena bekas penguasa rezim Orde Baru itu dinyatakan sakit permanen.

Apakah Jokowi juga sakit permanen? Sejauh ini tidak. Tidak tahu nanti. Mumpung belum sakit permanen, sudah semestinya KPK menindaklanjuti laporan-laporan yang menyangkut Jokowi dan keluarganya. Terkait barang bukti, tugas KPK untuk mencarinya, bukan si pelapor.

Jangan sampai rakyat main hakim sendiri. Konvoi sepeda motor di depan kediaman Jokowi di Solo sudah cukup membahayakan sosok yang semasa kecil bernama Mulyono itu.

Jangan biarkan rakyat mengadili Jokowi, atau menggantung Mulyono di Monas!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dibalik Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN Ada Dugaan Penghilangan dokumen Pertanahan?

Next Post

MENUNTASKAN PAGAR LAUT ADALAH PERBUATAN PIDANA

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
Apa Kata KKP Tentang Pagar Misterius di Perairan Tangerang?

MENUNTASKAN PAGAR LAUT ADALAH PERBUATAN PIDANA

AKBP Bintoro dan 5   Rekanya Tak Terima Putusan KKEP  Dan Ajukan Banding

AKBP Bintoro dan 5 Rekanya Tak Terima Putusan KKEP Dan Ajukan Banding

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...