• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

BPS Minta Pemerintah Tingkatkan Daya Beli Kelas Menengah Untuk Menyelamatkan Perekonomian

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 2, 2024
in Economy, News
0
BPS Minta Pemerintah Tingkatkan Daya Beli Kelas Menengah Untuk Menyelamatkan  Perekonomian
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 10 juta orang dari kelas menengah di Indonesia mengalami penurunan status ekonomi sejak tahun 2019.

BPS menyarankan pemerintah untuk segera mengimplementasikan kebijakan yang dapat memperkuat daya beli kelas menengah, mengingat kontribusi mereka yang signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Penguatan daya beli diperlukan tidak hanya untuk kelompok miskin, tetapi juga untuk kelas menengah dan kelompok yang sedang menuju kelas menengah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data BPS, kelas menengah dan kelompok menuju kelas menengah mencakup 66,35 persen dari total populasi Indonesia, dengan proporsi konsumsi yang mencapai 81,49 persen dari total konsumsi rumah tangga di Indonesia.

Namun, porsi kelas menengah mulai menunjukkan penurunan sejak pandemi COVID-19 pada 2019, dari 57,33 juta orang (21,45 persen) pada 2019 menjadi 47,85 juta orang (17,13 persen) pada 2024. Di sisi lain, jumlah kelompok yang menuju kelas menengah meningkat dari 128,85 juta orang (48,20 persen) menjadi 137,50 juta orang (49,22 persen) pada periode yang sama.

Sebagian besar pengeluaran dari kelompok kelas menengah dan yang menuju kelas menengah diarahkan pada makanan dan perumahan, termasuk biaya sewa dan perabotan rumah tangga, namun tidak termasuk cicilan pembelian rumah atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Tren pengeluaran menunjukkan bahwa proporsi untuk makanan meningkat, sementara belanja untuk hiburan dan kendaraan menurun.

“Kelas menengah memiliki peran krusial sebagai penyangga ekonomi suatu negara. Ketika proporsi kelas menengah menipis, perekonomian menjadi kurang tahan terhadap guncangan. Oleh karena itu, peran kelas menengah sangat penting untuk menjaga ketahanan ekonomi,” tambah Amalia.

Kelompok kelas menengah didefinisikan sebagai masyarakat dengan pengeluaran berkisar antara Rp2.040.262 hingga Rp9.909.844 per kapita per bulan pada 2024. Batas ini sesuai dengan standar Bank Dunia yang menyebut kelas menengah adalah mereka yang memiliki pengeluaran 3,5-17 kali garis kemiskinan suatu negara. Angka ini naik dari tahun 2019, di mana kelas menengah berada di rentang pengeluaran antara Rp1.488.375 hingga Rp7.229.250.

Sementara itu, kelompok menuju kelas menengah adalah mereka dengan pengeluaran 1,5-3,5 kali garis kemiskinan, yakni berkisar antara Rp874.398 hingga Rp2.040.262 pada 2024, naik dari rentang Rp637.875 hingga Rp1.488.375 pada 2019.

Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Raden Pardede, menyatakan bahwa sektor manufaktur dapat menjadi penopang bagi kelas menengah yang sedang terancam.

“Persoalan kelas menengah itu terkait dengan sektor formal dan manufaktur yang produktivitasnya tinggi,” kata Raden dalam seminar bertajuk “Optimisme Baru Pembangunan Ekonomi Era Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Jakarta.

Raden menambahkan bahwa penurunan kelas menengah mulai terlihat setelah pandemi COVID-19, di mana ekonomi menghadapi krisis. Pada masa itu, bantuan pemerintah lebih banyak diberikan kepada kelompok miskin dan rentan, sementara kelas atas relatif tidak terdampak. Sebaliknya, kelas menengah justru lebih rentan terhadap dampak tersebut.

Menurut Raden, penciptaan lapangan kerja beberapa tahun terakhir lebih banyak terjadi di sektor informal dan kurang produktif, seperti pekerjaan ojek daring yang lebih berfokus pada layanan jasa dibandingkan produksi.

“Strategi ke depan, kita harus masuk ke sektor yang lebih produktif dan formal, yaitu manufaktur,” lanjutnya.

Partisipasi kelas menengah di sektor manufaktur diyakini dapat meningkatkan kualitas produk dan produktivitas. Dengan demikian, pendapatan kelas menengah dapat terangkat dan daya beli mereka kembali kuat.

“Maka, mesin ekonomi akan bergerak secara otomatis karena daya beli yang kuat untuk membeli produk dalam negeri dan sektor manufaktur dapat terus beroperasi,” tutur Raden.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kelas menengah, pemerintah telah memberikan tambahan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta meningkatkan kuota subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kedua program tersebut ditujukan untuk memperkuat posisi kelas menengah sebagai motor penggerak perekonomian nasional.

Ia juga menambahkan bahwa pengeluaran terbesar kelas menengah biasanya adalah makanan dan minuman, diikuti oleh perumahan, kesehatan, pendidikan, dan hiburan.

Saat ini, sektor perumahan menjadi salah satu pengeluaran terbesar bagi masyarakat kelas menengah, sehingga kebijakan pemerintah di sektor ini dinilai sangat penting untuk mendukung daya beli dan stabilitas ekonomi mereka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Pasang Alat Skrining Virus Mpox di  Bandara Soeta

Next Post

Untuk Menarik Suara Pendukung Anies Ridwan Kamil Tawarkan Gagasan  Baru Solusi Masalah Jakarta

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka
Crime

KPK Sikat Barang Faizal Assegaf, Jejak Kasus Bea Cukai Makin Terbuka

April 15, 2026
Next Post
Untuk Menarik Suara Pendukung Anies Ridwan Kamil Tawarkan Gagasan  Baru Solusi Masalah Jakarta

Untuk Menarik Suara Pendukung Anies Ridwan Kamil Tawarkan Gagasan  Baru Solusi Masalah Jakarta

Kemenkes Beberkan Hasil Investigasi Untuk Sanggah Tudingan Undip

Kemenkes Beberkan Hasil Investigasi Untuk Sanggah Tudingan Undip

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist