• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

BULOG BERKEPENTINGAN MEMAKMURKAN PETANI

by
February 4, 2025
in Economy, Feature
0
MENANTI KELAHIRAN BULOG BARU
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Perum Bulog, jelas sangat berkepentingan dalam memakmurkan petani. Jargon “Petani Bangkit Mengubah Nasib”, sudah srjak lama membahana dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Banyak pihak berharap, agar petani di negeri ini mampu tampil sebagai “penikmat pembangunan”. Petani jangan terus-terusan menjadi “korban pembangunan”, mengingat banyaknya kebijakan pembangunan yang tidak berpihak ke petani.

Adanya ketimpangan antara segolongan kecil masyarakat yang sering disebut sebagai penikmat pembangunan, dengan sebagian besar masyarakat yang dikenali sebagai korban pembangunan, pada dasarnya menunjukkan, pembangunan yang kita tempuh selama ini, gagal mewujudkan pemerataan yang semakin baik dan berkualitas.

Para penikmat pembangunan sendiri mendapat untung, karena strategi pertumbuhan ekonomi yang kita kejar mengalami “tricle up effect” (muncrat ke atas). Sedangkan sebagian besar masyarakat atau para korban pembangunan, mengalami kerugian cukup besar, karena pertumbuhan ekonomi yang diraih, tidak mampu mewujudkan “tricle down effect” (mengucur ke bawah).

Di sisi lain, kita juga memahami, sebagian besar petani di Tanah Merdeka, berkiprah dalam kegiatan usahatani padi. Mereka sangat tergantung pada hasil gabah kering panen yang dihasilkannya. Sayang, pengalaman yang terjadi selama ini, memperlihatkan, setiap panen berlangsung, harga gabah di tingkat petani selalu anjlok.

Ini berarti, mana mungkin petani padi akan mampu merubah nasib, jika setiap panen, harga gabah selalu melorot. Sedihnya lagi, Pemerintah pun seperti yang tak berdaya untuk mengendalikan harga agar berpihak ke petani. Yang terjadi kemudian, petani tetap terjebak dalam suasana hidup miskin dan sengsara. Hasrat untuk berubah nasib, baru sebatas impian belaka.

Kehadiran dan keberadaan Perum Bulog sebagai “sahabat sejati” kaum tani, mestinya dapat berbuat nyata dalam membela dan melindungi petani. Sebagai lembaga parastatal yang berpengalaman dalam melakukan pengadaan dan penyaluran beras, sekaligus penyangga stabilitas harga beras, Perum Bulog sebetulnya dapat tampil sebagai operator pangan yang berpihak kepada petani.

Pertanyaannya adalah apakah Perum Bulog selaku operator pangan akan diberi mandat oleh regulator pangan, untuk muncul sebagai lembaga parastatal yang handal dan berpihak ke petani ? Inilah salah satu “pe-er” besar bagi Pemerintah, ketika ingin menjadikan Perum Bulog sebagai solusi mempercepat terwujudnya kemakmuran petani.

Tantangan terberat bagi Perum Bulog adalah bagaimana menghadapi bandar dan tengkulak, yang sangat gandrung menekan harga gabah di tingkat petani. Perum Bulog, tentu perlu berkomunikasi dengan bandar dan tengkulak untuk sama-sama melakukan pembelaan dan perlindungan terhadap petani agar memperoleh harga wajar saat menjual gabah hasil panenannya.

Kata kuncinya, Perum Bulog perlu “bermitra” dengan bandar dan tengkulak, melalui persahabatan yang tulus dan ikhlas. Jika mencermati semangat yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, “mencintai yang kecil dan menghormati yang besar”, ada baiknya dijadikan landasan pokok dari kemitraan yang bakal ditempuh diatas tadi.

Petani akan mampu mengubah nasib, salah satu ukurannya, jika penghasilannya semakin membaik. Penghasilan petani akan meningkat cukup signifikan, bila saat panen tiba, harga gabah kering panennya tidak anjlok. Kalau Pemerintah betul-betul berpihak ke petani, maka Perum Bulog perlu ditugaskan secara khusus untuk menjaga dan mengawal harga gabah dengan penuh tanggungjawab.

Langkah awal yang perlu digarap Perum Bulog adalah apakah dengan ditetapkannya “satu harga” gabah saat panen tiba, harga gabah kering panen tidak bakal anjlok ? Lalu, apakah Harga Pembelian Pemerintah yang ditetapkan untuk gabah sebesar Rp. 650p,- benar-benar telah memberi keuntungan yang wajar bagi petani ? Lebih jauhnya lagi, mampukah Perum Bulog menjalin kemitraan yang berkualitas dengan bandar dan tengkulak ?

Sebagai operator pangan, kiprah Perum Bulog betul-betul terbatas dan sangat ditentukan oleh regulator pangan. Dalam Perpres No. 66/2021 tentang Badan Pangan Nasional, dijelaskan Perum Bulog adalah pelaksana yang ditugaskan untuk melaksanakan kebijakan pangan dari Pemerintah. Jika begitu, apa memungkinkan Perum Bulog ditugaskan untuk menjaga harga gabah saat panen sesuai dengan aturan yang telah ditetapkab berdasar Perkabadan No. 2/2025 ?

Beberapa pertanyaan diatas, menarik untuk dijawab. Perum Bulog tentu tidak dapat berkiprah sendirian dalam melakukan tugas mulianya ini. Perum Bulog perlu mengajak Kelompok Tani untuk mengawal harga gabah di lapangan. Akan lebih afdol, bila Perum Bulog pun mengajak KTNA, HKTI. SPI dan organisasi petani lain untuk sama-sama membela dan melindungi petani padi ini.

Akhirnya ingin disampaikan, Perum Bulog dengan seabreg pengalaman yang dimiliki, mempunyai kapasitas untuk mewujudkan perbaikan nasib dan kehidupan petani ke arah yang lebih baik. Berbagai catatan yang dipesankan lewat tulisan ini, diharapkan mampu mengajak regulator pangan untuk mencermati beragam pandangan yang disampaikan lewat uraian diatas.

Perum Bulog sendiri, tentu memiliki kiat-kiat untuk sesegera mungkin, membebaskan petani dari kemiskinan yang menghimpitnya dan segera merubahnya menjadi kemakmuran. Di lain pihak, sudah sejak lama petani mendambakan perubahan nasib. Petani Bangkit Mengubah Nasib, kini semakin tampak di pelupuk mata. Kita optimis, Perum Bulog akan dapat menerima tantangan ini, selama Pemerintah memberi penugasannya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dialog Tim Fusilat Kepada Damai Hari Lubis: Gugatan Ijazah Palsu Jokowi dan Implikasi Hukumnya

Next Post

Mantan Pejabat PBB Desak Warga AS Bebaskan Diri dari ‘Geng Sosiopat’

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
Mantan Pejabat PBB Desak Warga AS Bebaskan Diri dari ‘Geng Sosiopat’

Mantan Pejabat PBB Desak Warga AS Bebaskan Diri dari 'Geng Sosiopat'

Presiden Prabowo Minta Jangan Korbankan Petani !

Presiden Prabowo Minta Jangan Korbankan Petani !

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...