FusilatNews,- Pernyataan juru bicara BJP Nupur Sharma yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW , pernyataan tersebut juga memicu protes diplomatik dari negara-negara Islam yang menuntut permintaan maaf dari pemerintah India, di india sendiri memicu kegemparan terjadi di antara Muslim di India yang semakin bergejolak, setidaknya dua demonstran yang mengakibatkan satu remaja tewas karena ditembak Polisi. Selain itu sejumlah rumah milik Muslim dibuldoser pihak berwenang karena mengadakan protes.
Selain itu, Polisi di New Delhi juga menangkap jurnalis Mohammed Zubair, seorang kritikus yang mendapatkan perhatian pemerintah atas tulisanya mengenai pernyataan Sharma melalui situs pengecekan fakta Alt News dan di media sosial.
Zubair ditangkap pada hari Senin dan tetap dalam tahanan atas tweet empat tahun, yang menggambarkan gambar dari film 1983 tentang sebuah hotel dinamai dewa Hindu.
Tak sampai disitu, Tercatat sudah ada dua orang dibunuh karena diduga ikut mendukung Nupur Sharma. Dilansir dari India TV News, dalang utama di balik pembunuhan Umesh Kolhe telah ditangkap dari Nagpur.
Pria 54 tahun itu ditikam hingga tewas di kota Amravati, Maharashtra pada 21 Juni. Namun kasusnya baru dipublikasikan belakangan. Polisi menduga bahwa pembunuhan brutal di Maharashtra terjadi setelah dia menulis sebuah postingan untuk mendukung Nupur Sharma di Facebook. Dia dulu menjalankan toko kimia dengan nama Amit Medical Store di Amravati.
Kasus pembunuhan kedua terjadi pada Kanhaiya Lal. Kanhaiya disebut membela Nupur di Udaipur, India. Aksi pemenggalan mengerikan itu direkam dengan kamera dan videonya diunggah secara online. Pelakunya dua orang.
Seperti dilansir AFP, Rabu (29/6/2022), korban yang dipenggal berprofesi sebagai seorang penjahit. Dia diketahui pernah menyampaikan dukungan secara online kepada politikus Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma.

























