Jakarta – FusilatNews,– Setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal dukungannya kepada Destry Damayanti, kini bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kian memanas.
Destry, yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Senior BI, secara otomatis berdasarkan Undang-Undang (UU) BI menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
Ihwal sinyal dukungan untuk Destry disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidatonya di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Namun, Presiden RI itu menyerahkannya kepada DPR RI yang akan melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Gubernur BI yang akan diajukan Presiden.
Padahal, Prabowo sempat disebut-sebut bakal mengajukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Aquinas Djiwandono yang merupakan keponakannya sebagai calon Gubernur BI.
Selain Tommy, Prabowo juga sempat disebut bakal mengajukan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai calon pengganti Perry Warjiyo.
Di luar nama itu, mencuat pula nama Burhanuddin Abdullah sebagai calon Gubernur BI. Burhanuddin, yang kini menjabat Komisaris Utama PT PLN dan pernah menjabat Gubernur BI adalah Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.
Namun Burhanuddin pernah terjerat kasus korupsi aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) senilai Rp100 miliar dan divonis 5 tahun penjara pada tahun 2008.
Nama Burhanuddin yang sempat mencuat pun kini mulai meredup.
Akankah Prabowo mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI definitif kepada DPR RI? Ataukah Tommy Djiwandono, anak mantan Gubernur BI Soedradjad Djiwandono, yang akan diajukan Prabowo? Kita tunggu saja tanggal mainnya.





















