• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Buruknya Penanganan Medis di Turnamen Bulu Tangkis: Nyawa Atlet Tewas Akibat Keterlambatan Pertolongan

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
July 2, 2024
in Feature
0
Buruknya Penanganan Medis di Turnamen Bulu Tangkis: Nyawa Atlet Tewas Akibat Keterlambatan Pertolongan

Adanya jeda waktu dalam melakukan pertolongan pertama mengakibatkan hilangnya nyawa Zang Zi JIe itu merupakan kebodohan yang sulit diterima ( Foto Istimewah)

Share on FacebookShare on Twitter

Yogyakarta – Fusilatnews – Meninggalnya pemain bulutangkis asal China, Zhang, saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2024 di GOR Amongrogo, Kota Yogyakarta, mencerminkan buruknya penanganan kondisi darurat dalam event tersebut.

Zhang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit RSPAU Dr. S. Hardjolukito, dan ditransfer ke RSUP Dr. Sardjito. Humas dan Media Panitia Pelaksana BNI Asia Junior Championships, Broto Happy, membela diri terkait buruknya layanan medis dalam kondisi darurat. Ia mengatakan bahwa penanganan Zhang di arena pertandingan oleh tim medis dilakukan setelah referee (wasit turnamen) mengizinkan, sesuai dengan standar operating procedure (SOP).

Namun, adanya jeda waktu dalam melakukan pertolongan pertama mengakibatkan hilangnya nyawa Zhang, sebuah kebodohan yang sulit diterima. Dalam kondisi darurat, seharusnya SOP bisa diabaikan jika ada risiko hilangnya nyawa seseorang.

“Tim medis dan dokter turnamen segera masuk untuk memberikan pertolongan pertama setelah call dari referee. Ini merupakan aturan sesuai SOP dan guidelines yang berlaku di setiap turnamen bulutangkis internasional dari BWF dan Badminton Asia,” kata Broto di KONI DIY, Kota Yogyakarta, Senin (1/7/2024).

Setelah semua terlambat dalam memberikan pertolongan pertama, dokter turnamen memutuskan untuk melarikan Zhang ke rumah sakit rujukan yakni RSPAU Dr. S. Hardjolukito. Lokasi pertandingan dengan rumah sakit pun berjarak 4,7 kilometer dengan durasi tempuh 10 menit.

“Hanya memerlukan waktu satu menit 20 detik pada saat dokter pertama kali masuk lapangan hingga memutuskan untuk segera dibawa ke ambulans,” jelasnya.

Broto menambahkan, pemilihan RSPAU Dr. S. Hardjolukito sebagai rumah sakit rujukan sudah sesuai dengan rekomendasi Badminton Asia terkait jarak dan fasilitas yang tersedia. Bahkan, hal ini juga sudah dicantumkan dalam prospektus dan disetujui oleh referee.

Di UGD RSPAU Dr. S. Hardjolukito, Zhang dilakukan asesmen dan ditemukan tidak ada nadi dan tidak ada nafas spontan, sehingga dilakukan prosedur pertolongan medis pijat jantung luar yang disertai dengan alat bantu nafas selama tiga jam.

“Korban tidak menunjukkan respons sirkulasi spontan dan mulai timbul tanda kematian sekunder,” ucap Broto.

Tim medis menyatakan korban meninggal dunia pukul 20.50 WIB kepada pihak ofisial tim Cina. Ofisial tim Cina kemudian meminta Zhang ditransfer ke RSUP Dr. Sardjito untuk kemungkinan dilakukannya tata laksana lebih lanjut.

“Korban tiba di Sardjito dalam kondisi tidak ada nafas, tidak ada nadi disertai dengan tanda kematian sekunder,” jelasnya.

Meski tim dokter Sardjito tetap melakukan tindakan resusitasi jantung paru selama 1,5 jam, tidak ada respon sirkulasi spontan. Tindakan pijat jantung luar dihentikan pukul 23.20 WIB setelah dilakukan penjelasan kepada ofisial tim Cina. Kesimpulan pemeriksaan dan penanganan korban menunjukkan hasil yang sama, yaitu korban mengalami henti jantung mendadak.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejaksaan Agung Sita 713 Ton Gula Terkait Kasus Korupsi Impor Gula di PT SMIP Dumai

Next Post

Kasus Pegi Setiawan dalam Bayang-bayang Sengkon-Karta

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Kasus Pegi Setiawan dalam Bayang-bayang Sengkon-Karta

Kasus Pegi Setiawan dalam Bayang-bayang Sengkon-Karta

Melonjaknya Impor Indonesia Dari Israel Ditengah Kampanye Boikot Global,  Cermin Ketiadaan Empati  Indonesia Terhadap Palestina

Melonjaknya Impor Indonesia Dari Israel Ditengah Kampanye Boikot Global, Cermin Ketiadaan Empati Indonesia Terhadap Palestina

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist