Partai Demokrat sendiri sudah menjalin komunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pertemuan antara AHY dengan Puan Maharani. Setelah pertemuan itu, terdapat kesepakatan soal komunikasi yang akan terus dijalin keduanya.
Jakarta – Fusilatnews – Menyusul hengkangnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan dan Persatuan Pengusung Anies Baswedan kini Partai Demokrat buka peluang untuk bergabung dengan koalisi pengusung bakal calon presiden (capres) yang lain.
Termasuk buka peluang untuk bergabung dengan koalisi yang dibentuk PDIP yang pernah menawarkan jabatan bakal calon wakil presiden pasangan Ganjar atau dengan Prabowo berebut dengan Golkar dan PAN yang sudah punya jagoan mereka masing-masing
Kami tidak pernah mengajukan syarat-syarat. Kita komunikasi aja, dari komunikasi itu dan komunikasi itu kan kemudian akan muncul pembicaraan-pembicaraan lebih lanjut di dalam,” ujar Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9) malam.
Menurutnya, Partai Demokrat akan kembali memulai dari awal soal komunikasi peluang koalisi dengan partai politik lain. Termasuk menyamakan visi dan pandangan untuk Indonesia pada periode 2024-2029.
“Yang penting komunikasi, terbangun chemistry, terbangun visi yang sama tentang bagaimana, sehingga kemudian kita bisa bersama-sama menuju Pilpres 2024,” ujar Andi.
Partai Demokrat sendiri sudah menjalin komunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pertemuan antara AHY dengan Puan Maharani. Setelah pertemuan itu, terdapat kesepakatan soal komunikasi yang akan terus dijalin keduanya.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga sudah menawarkan ajakan untuk bekerja sama ketika bertemu langsung dengan SBY. Di mana kemudian ditindaklanjuti oleh kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani ke Kantor DPP Partai Demokrat.
“Bisa saja akan ada komunikasi-komunikasi lebih lanjut, tapi sekali lagi setelah rapat ini mungkin kami dalam 2-3 hari ke depan, 2-3 minggu, kita lihat lagi,” ujar Andi.
Dalam pembukaan rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY mengedepankan etika politik dalam menjalin peluang untuk berkoalisi pada Pilpres 2024. Hal tersebut dinilainya sudah ditunjukkan oleh Ganjar dan Prabowo
Kubu Ganjar lewat Ketua DPP PDIP, Puan Maharani diungkapnya sudah mengajak Partai Demokrat untuk bekerja sama. Hal yang sama juga dilakukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo ketika menemuinya di Pacitan, Jawa Timur.
“Saya harus jujur mengatakan bahwa cara seperti itu adalah cara yang baik, sah, tidak salah, dan dibenarkan dalam demokrasi, dalam dunia politik Ajakannya juga saya dengarkan tulus dan serius, dilakukan secara terbuka, publik juga tahu, ini kan baik untuk transparansi politik,” ujar SBY dalam sambutannya di kediamannya, Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9/2023).
Tak segan, ia memuji Prabowo dan Puan yang mempunyai etika politik yang baik ketika mengajak Partai Demokrat untuk berkoalisi. Ajakan tersebut juga dilakukan lewat pertemuan terbuka yang diketahui oleh publik.
“Kita sambut dengan baik Mbak Puan, Pak Prabowo, karena respon kita juga positif, kita menghormati, kita menghargai. Bahkan kami bersetuju untuk menjalin komunikasi, kalau tujuannya baik untuk kepentingan bangsa, Demokrat wajib meresponnya dengan baik,” ujar SBY.


























