FusilatNews- Calon Perdana Menteri (PM) Inggris, Rishi Sunak pada Minggu , 24 Juli 2022 berjanji untuk bersikap keras terhadap China jika ia resmi menjabat sebagai PM Inggris. Sunak juga menyebut negara adidaya di Asia itu sebagai ancaman nomor satu keamanan domestik dan global.
“Mereka (China) menyiksa, menahan, dan mengindoktrinasi rakyat mereka sendiri, termasuk di Xinjiang dan Hong Kong, yang bertentangan dengan hak asasi mereka. Dan mereka terus-menerus mencurangi ekonomi global demi keuntungan dengan menekan mata uang mereka,” kata pria keturunan Asia itu, melansir AFP, Senin (25/7/2022). Dikutip CNBCIndonesia
Lebih lanjut, Mantan menteri keuangan itu mengecam skema pembiayaan utang China, Belt and Road Initiative (BRI). Menurutnya, pembiayaan proyek yang didominasi infrastruktur itu membebani negara-negara berkembang dengan utang yang tidak dapat diatasi.
Sunak sendiri melontarkan kritik ke China setelah calon PM Inggris lain, Liz Truss, menuduhnya lemah terhadap China dan Rusia. Keduanya kini menjadi calon kuat PM Inggris setelah Boris Johnson setuju mundur beberapa pekan lalu.
Global Times yang dikelola pemerintah China sebelumnya mengatakan Sunak adalah satu-satunya kandidat dalam kontes dengan pandangan yang jelas dan pragmatis tentang mengembangkan hubungan Inggris-China.
“Kita membutuhkan hubungan yang matang dan seimbang,” katanya dalam pidatonya di Mansion House sebagai rektor bendahara kala itu.
“Itu berarti membuka mata lebar-lebar tentang pengaruh internasional mereka yang meningkat dan terus mengambil sikap berprinsip pada isu-isu yang kami nilai bertentangan dengan nilai-nilai kami.”

























