• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Daftar Negara-negara Bangkrut Sebelum Sri Lanka, Bagaimana Kondisinya?

fusilat by fusilat
June 25, 2022
in News
0
Daftar Negara-negara Bangkrut Sebelum Sri Lanka, Bagaimana Kondisinya?

Ini Daftar Negara yang Bangkrut Akibat Utang. (Foto: MNC Media)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews,-  Sri Lanka bangkrut saat harus menanggung beban utang yang sangat besar. Negara ini telah kehilangan pendapatan dari sektor pariwisata. Kondisi diperparah adanya pandemi Covid-19, serta melonjaknya harga komoditas. Sri Lanka bangkrut karena gagal membayar utang luar negeri (ULN) yang mencapai US$51 miliar atau Rp754,8 triliun (asumsi kurs Rp14.800 per dolar AS). Masalah kebangkrutan sebenarnya bukan kali pertama melanda sebuah negara. Selain Sri Lanka, Sebelum ini ada beberapa negara lain yang mengalami kebangkrutan dengan berbagai penyebab, salah satunya tumpukan utang

Negara yang pernah bangkrut di antaranya Yunani, Argentina, dan Zimbabwe. Negara-negara tersebut bangkrut karena berbagai faktor. Lantas bagaimana kondisi negara yang pernah bangkrut saat ini? Berikut kutipan dari CNNIndonesia.com, Sabtu (25/6/2022).

1. Yunani

Yunani tak bisa membayar utang senilai US$138 miliar atau Rp1.987 triliun (kurs Rp14.400 per dolar AS) pada 2012 lalu. Yunani kemudian disebut-sebut menyandang status bangkrut pada 2015 karena utang terus meningkat hingga US$360 miliar atau Rp5.184 triliun.

Pada 2016, Mekanisme Stabilitas Eropa Uni Eropa mengucurkan 7,5 miliar euro ke Yunani yang kemudian digunakan untuk membayar utang. Yunani pun mulai melakukan langkah-langkah penghematan.

Pada 2017, Yunani menerbitkan obligasi pertamanya sejak 2014. Kemudian dengan penerbitan obligasi pada 2020, rasio utang Yunani diprediksi mencapai 188,8 persen dengan nilai utang 337 miliar euro, naik dari posisi 2019 yang sebesar 331 miliar euro.

Pada 2021, ekonomi Yunani melesat 8,3 persen. Angka tersebut berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang babak belur dihantam pandemi, minus 9 persen.

2. Argentina

Argentina dinyatakan gagal bayar (default) karena tak bisa melunasi utang ke kreditur. Pada 2018, pemerintah Argentina mengajukan pinjaman US$50 miliar atau Rp720 triliun ke Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) pada 2018.

Sementara, Argentina mengungkapkan tak bisa membayar utang ke IMF sebesar US$45 miliar atau Rp648 triliun pada tahun ini. Pemerintah mengaku tak memiliki dana untuk membayarnya.

Tahun lalu, ekonomi Argentina melaju 10,3 persen setelah anjlok 9,9 persen pada 2020 karena pandemi covid-19.

3. Zimbabwe

Zimbabwe terlilit utang hingga US$4,5 miliar atau Rp64,8 triliun pada 2008. Tingkat pengangguran Zimbabwe juga melonjak hingga 80 persen.

Pada 2009, Zimbabwe berhenti mencetak mata uangnya. Sejak itu Zimbabwe telah menggunakan kombinasi mata uang asing, sebagian besar dolar AS.

Pada 2019, Zimbabwe mengumumkan pengenalan kembali dolar RTGS, yang sekarang dikenal sebagai ‘dolar Zimbabwe’. Namun, inflasi meningkat pada pertengahan 2019 hingga 174 persen dan menyebabkan negara tersebut mengalami hiperinflasi.

Pada Mei 2022, negara ini mengalami inflasi 131,7 persen atau naik dari 96,4 persen dari April.

4. Venezuela

Pada 2017, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pemerintahannya tak bisa membayar seluruh utangnya. Ia mengaku Venezuela dan perusahaan minyak negara tersebut akan meminta restrukturisasi terhadap pembayaran utang.

Venezuela tercatat memiliki utang kepada sejumlah negara. Beberapa negara tersebut, antara lain China dan Rusia.

Laporan PBB memperkirakan 94 persen rakyat Venezuela hidup dalam kemiskinan pada 2019. Kemudian pada 2021, 94,5 persen rakyat Venezuela hidup dalam kemiskinan pada 2021.

5. Ekuador

Ekuador menyatakan tak mau membayar utang pada 2008 lalu. Pemerintah mengatakan utang dari hedge fund asal AS tak bermoral.

Ekuador sebenarnya mampu untuk membayar utang yang mencapai US$10 miliar atau Rp144 triliun Namun, pemerintah lebih memilih tak membayar utang. Pemerintah saat itu mengklaim utang negara di masa lalu disebabkan aksi korupsi di pemerintahan sebelumnya.

IMF mencatat ekonomi Ekuador masih tumbuh. Pada kuartal IV 2021 lalu, laju ekonomi Ekuador mencapai 4,9 persen.

Sementara itu, Ekuador mendapatkan pinjaman sebesar US$643 juta atau Rp9,25 triliun dari IMF pada 2020. Dana itu digunakan untuk pembiayaan darurat menangani pandemi covid-19.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MUI Tetapkan Vaksin Covid-19 Covovax dari India Haram, Berikut Alasanya

Next Post

Pesan Megawati Untuk Kader PDIP

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
Feature

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Next Post
Pesan Megawati Untuk Kader PDIP

Pesan Megawati Untuk Kader PDIP

Ucapan Selamat HUT Jakarta Dari Berbagai Tokoh Disambut Meriah, Djarot Disoraki

Ucapan Selamat HUT Jakarta Dari Berbagai Tokoh Disambut Meriah, Djarot Disoraki

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist