Jambi – Fusilatnews – Dalam kondisi tangan kanan patah tulang akibat benturan pendaratan darurat helikopter yang ditumpangi oleh Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono harus bertahan selama 48 jam lebih di kawasan hutan Kerinci dalam cuaca buruk. Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan yang mendarat darurat di area Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi, masih dalam keadaan sadar setelah terjebak di dalam hutan hampir selama 48 jam
.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto, Kapolda Jambi dan rombongan secara umum pun sehat meskipun dalam kondisi luka-luka.
“Sempat ada komunikasi dengan tim darat. Kondisi Pak Kapolda Jambi dan rombongan dalam keadaan sehat. Jadi semua stand by,” kata Mulia, Selasa (21/2)
Menurut Mulia Irjen Rusdi Hartono mengalami patah tulang di bagian tangan kanan. Anggota rombongan lainnya juga luka-luka.
Mereka telah mendapatkan penanganan medis pertama dari dokter yang diterjunkan ke lokasi bersama tim SAR gabungan.
“Informasi terakhir kemarin. Kapolda Jambi patah tangan kanan. Yang lainnya luka-luka. Di sana ada tim kedokteran,” kata Mulia
Selain Rusdi, dalam rombongan itu ada Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Polda Jambi Kompol Ayani, dan ADC Kapolda Jambi serta tiga orang kru.
Terkendala oleh memburuknya cuaca dikawasan hutan Kerinci lokasi helikopter yang ditumpangi oleh Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Rusdi Hartono beserta rombongan mendarat darurat, tak ada pilihan evakuasi melalui jalur darat dilaksanakan
Proses evakuasi Kapolda Jambi dan rombongan tengah berlangsung. Namun, upaya evakuasi terhambat cuaca dan medan terjal.
Empat helikopter dengan peralatan hoist (peralatan untuk mengangkat dan menurunkan beban secara vertikal ) disiapkan untuk membantu mengangkut rombongan Kapolda Jambi.
“Ratusan personel akan mengevakuasi melalui jalur darat,” kata Kades Pasar Tamiai, Muklas, melalui sambungan telepon, Selasa (21/2/2023).
Selain Irjend Rusdi, ikut serta mendampingi dalam satu rombongan yang menumpang helikopter inaas itu, Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Polda Jambi Kompol Ayani, dan ADC Kapolda Jambi, serta 3 orang kru.























