• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

DAMAI DI HATI, DAMAI DI BUMI

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
August 3, 2025
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Damai Hari Lubis – Ketua KabidHum HAM / LPBH DPP KWRI

“Dan milik Allah-lah Timur dan Barat. Maka ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah Allah. Sungguh, Allah Maha Luas (rahmat-Nya) dan Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 115)

Komunis? Kenapa tidak?
Itu alami dan ilmiah. Bukankah manusia adalah makhluk sosial, makhluk komunal, bahkan makhluk politis—zoon politicon? Kita hidup bersama dalam tatanan masyarakat yang saling berbagi, saling peduli atas dasar kepentingan kolektif dan keseimbangan ekosistem kehidupan.

Yang tidak alami adalah komunisme—ideologi yang menentang kapitalisme secara dogmatis dan ekstrem, menafikan hak milik pribadi dan mengabaikan fitrah individual manusia.

Kapitalis? Kenapa tidak?
Itu juga alami dan ilmiah. Hidup butuh modal. Tanpa kapital, bagaimana mungkin ada konsep derma, zakat, atau sedekah sebagaimana diperintahkan Tuhan? Kapital menjadi alat agar yang miskin dapat menikmati kemuliaan hidup, bukan terus menangis dalam keterpurukan.

Yang tak alami justru adalah kapitalisme—paham yang mendorong keserakahan, menafikan kepentingan sosial, dan melahirkan ketimpangan.

Materialis? Kenapa tidak?
Manusia hidup di dunia material. Kebutuhan akan makanan, pakaian, rumah, hingga teknologi—itu semua materi. Tetapi saat materi menjadi satu-satunya ukuran hidup, lahirlah materialisme yang menyingkirkan dimensi spiritual.

Padahal, kapital, material, dan spiritual bukan lawan. Mereka justru saling berkaitan. Bahkan tak mudah ditarik garis batasnya. Hidup menjadi harmonis saat kita mampu memadukan ketiganya secara seimbang.

Spiritual? Kenapa tidak?
Manusia adalah makhluk spiritual. Terlebih bangsa ini telah disatukan oleh nilai-nilai Pancasila yang dalam jiwanya ada ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

Yang tidak alami adalah spiritualisme semu—yang hanya memuja akhirat tapi menelantarkan dunia, yang bersujud khusyuk tapi membenci tetangga, yang menyebut cinta Tuhan tapi melupakan kasih pada sesama.

Individualis? Kenapa tidak?
Kita punya hak-hak dasar sebagai individu: hak hidup, hak keluarga, hak untuk bahagia. Menyayangi anak, istri, bahkan menantu adalah bentuk individualisme sehat.

Yang tak sehat adalah individualisme egoistik—yang menolak tanggung jawab sosial dan tak peduli pada harmoni bersama.

Sosialis? Kenapa tidak?
Karena manusia adalah makhluk sosial. Tak mungkin hidup sendiri tanpa komunitas. Tapi yang tidak ilmiah adalah sosialisme ideologis yang menafikan hak individu, menyeragamkan kehendak, dan menolak keberagaman.

Idealnya, hidup itu menolak rasisme, menjunjung inklusivitas, menyatukan si kaya dan si miskin dalam keadilan, bukan menjadikan yang bodoh terus tertindas oleh yang mengaku pintar.


Biarkan kehidupan ini berjalan sebagaimana alam menuntun simfoninya. Biarkan ia mengalir apa adanya, selaras antara yang personal dan komunal, antara materi dan ruhani, antara modal dan kearifan, antara gagasan dan tindakan.

Sudahi pola pikir sempit yang membenturkan segala hal: kapitalisme melawan komunisme, spiritualisme melawan materialisme, individu melawan masyarakat. Dunia tak diciptakan untuk dipertentangkan, tapi untuk saling melengkapi.

Cukup sudah generasi “wal-‘ashr” tertipu oleh wajah-wajah penuh ambisi yang mengaku pemimpin bijak hanya karena memiliki titel panjang di depan dan belakang nama. Titel bisa dibeli. Gelar bisa ditumpuk. Tapi moral dan akhlak? Tak bisa ditipu.

Jangan lagi kita ditipu oleh mereka yang pura-pura miskin, bersumpah tak punya uang di bank, padahal kontainer berisi triliunan tersusun rapi di halaman rumah mereka.


Bung, Tuan, dan Puan!
Yang paling berbahaya adalah si bloon yang lihai menipu, yang memaksa diri disebut “jujur setengah mati.” Mereka bukan hanya merusak hari ini, tapi juga menghancurkan masa depan anak-anak kita.

Hidup akan selalu tampak rumit bagi mereka yang melihatnya secara terpotong-potong. Hidup akan terasa damai bagi mereka yang mampu memandang secara menyeluruh.

Ketika semua unsur hidup—kapital, komunal, spiritual, material, individu, dan sosial—berjalan beriringan, saling memahami, saling mengasihi, maka akan tercipta damai di hati, dan akhirnya, damai di bumi.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menyoal Satyam Eva Jayate Megawati untuk Hasto Kristiyanto

Next Post

Ironi Negeri Beras: Swasembada di Atas Kertas, Harga di Langit!

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup
Economy

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar
Feature

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip
Feature

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Next Post
Di Tengah Klaim Pemerintah Terkait Kecukupan Stok, Harga Beras Terus Melonjak

Ironi Negeri Beras: Swasembada di Atas Kertas, Harga di Langit!

Anies Baswedan, Prabowo, dan Rekonsiliasi Tanpa Sisa

Anies Baswedan, Prabowo, dan Rekonsiliasi Tanpa Sisa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026
Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

Rakyat Didenda, Aparat Korupsi Dimanja: Ketika Keadilan Kehilangan Makna

April 25, 2026
Kacau Komunikasi Dua Menteri, APBN Jadi Korban Ketidaktertiban Birokrasi

Negara Katanya Sehat, Tapi Mengapa Terlihat Sesak Napas?

April 25, 2026
Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

Sahroni Desak Hukuman Berat untuk Syekh Ahmad Al Misry jika Terbukti Lecehkan Santri

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...