• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Dari Berkah Jadi Bom Waktu: Tantangan di Balik Melimpahnya Gabah

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
June 3, 2025
in Economy, Feature
0
Bulog Karawang Serap Gabah Petani Meski Capai 136 Persen dari Target
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Di bawah langit Nusantara yang subur ini, tak ada yang menyangkal bahwa secara kuantitas, gabah hasil panen petani kita saat ini sedang melimpah ruah. Pujian layak disematkan kepada Perum Bulog yang telah bekerja keras menyerap gabah petani dalam momen panen raya belum lama ini. Gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia kini penuh sesak oleh tumpukan gabah dan beras. Bravo, Bulog!

Namun, limpahan ini membawa tantangan tersendiri. Keterbatasan kapasitas gudang membuat Bulog harus putar otak: mengoptimalkan gudang filial, dan menyewa gudang-gudang representatif untuk penyimpanan jangka pendek. Tapi tentu ini hanya solusi sesaat.

Untuk jangka menengah dan panjang, Presiden Prabowo telah memerintahkan pembangunan 25 ribu gudang alternatif. Ini bukan sekadar soal tempat penyimpanan—ini soal strategi besar menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi kesejahteraan petani.

Dengan tersedianya gudang-gudang baru ini, pemerintah bisa menyerap gabah petani secara lebih efektif, meminimalisasi kehilangan pascapanen, menjaga stabilitas harga, serta menghindari kembali terjerumus pada ketergantungan terhadap impor beras.

Mulai tahun 2025, pemerintah berkomitmen menyetop total impor beras. Bahkan, sinyal ekspor mulai menyala—direncanakan Indonesia akan mengekspor 2.000 ton beras per bulan ke Malaysia. Sebuah lompatan dari “jagoan impor” menjadi eksportir beras.

Namun, perubahan citra ini hanya akan berarti jika dijaga dengan konsistensi dan komitmen politik tinggi. Jangan sampai kebijakan ini hanya jadi euforia sesaat yang kemudian ambruk saat musim paceklik atau perubahan politik. Menyetop impor beras bukan cuma soal ekonomi—ini soal harga diri bangsa. Terlalu memalukan bila Indonesia kembali menjadi importir besar setelah mengibarkan panji sebagai eksportir.

Maka, perlu langkah strategis yang serius dan berkelanjutan. Setidaknya ada enam strategi kunci:

  1. Meningkatkan produksi dalam negeri: Dukungan nyata bagi petani melalui benih unggul, pupuk, dan infrastruktur.
  2. Meningkatkan kapasitas penyimpanan: Pembangunan gudang-gudang penyangga pangan yang memadai.
  3. Mengoptimalkan penyerapan gabah: Harga kompetitif dan proses serapan yang efisien.
  4. Pengawasan harga pasar: Mencegah lonjakan harga yang bisa menyulitkan rakyat.
  5. Peningkatan kualitas beras: Standar kualitas harus jadi acuan utama dalam pengolahan.
  6. Cadangan pangan nasional: Mempersiapkan skenario menghadapi potensi kekurangan pasokan.

Keenam langkah ini seharusnya menjadi bahan utama dalam penyusunan dokumen Strategi Penyetopan Impor Beras Nasional secara utuh, holistik, dan komprehensif. Jangan sampai kita terus menggunakan pendekatan reaktif ala “pemadam kebakaran.” Saatnya deteksi dini menjadi budaya kebijakan.

Akhir kata, gabah yang berlimpah bisa jadi berkah, tapi juga bisa meledak sebagai bom waktu jika tak dikelola dengan visi dan kesiapan. Perum Bulog—dengan mandatnya sebagai pengelola cadangan beras pemerintah—tentu telah menyiapkan skenario terbaiknya. Tinggal bagaimana seluruh pihak mendukung, agar gabah ‘any quality’ bisa dikemas menjadi cadangan beras berkualitas, bukan beban yang merisaukan.

Gabah melimpah harus jadi rahmat pembangunan—bukan tragedi kebijakan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jelang Idul Adha, Prabowo Sibuk Cari Kambing Hitam

Next Post

Bubarkan Saja BPIP: Simbol Kemunafikan di Era Jokowi

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Di Era Jokowi, Lahir Pernyataan: “Musuh Pancasila Itu Agama”

Bubarkan Saja BPIP: Simbol Kemunafikan di Era Jokowi

Prabowo: Semua Pejabat Yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Saya Berhentikan.

Prabowo: Semua Pejabat Yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Saya Berhentikan.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist