• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bubarkan Saja BPIP: Simbol Kemunafikan di Era Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
June 3, 2025
in Feature, Layanan Publik
0
Di Era Jokowi, Lahir Pernyataan: “Musuh Pancasila Itu Agama”

Ini ketua BPIP Yg Mengatakan Musuh pancasila itu Agama

Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) seharusnya menjadi garda depan dalam menjaga kemurnian nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman. Namun kenyataan berkata lain. Lembaga yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo ini justru terlihat makin tak relevan, lebih sebagai ornamen politik ketimbang motor penggerak ideologis bangsa. Ironisnya, saat pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila merajalela justru di lingkaran kekuasaan sendiri, BPIP bungkam. Maka, bila ingin konsisten dan jujur pada cita-cita Pancasila, sudah waktunya kita katakan: bubarkan saja BPIP!

BPIP memiliki tugas yang tampak mulia di atas kertas: membantu Presiden merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, menyinkronkan dan mengendalikan pembinaan ideologi secara menyeluruh dan berkelanjutan, serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan. Namun, fungsi itu menjadi ironi besar ketika pelanggaran konstitusi dan nilai Pancasila justru dilakukan oleh orang yang paling bertanggung jawab atas lembaga ini—Presiden itu sendiri.

Di bawah pemerintahan Jokowi, publik menyaksikan praktik nepotisme yang begitu vulgar—mulai dari penunjukan anak sebagai calon kepala daerah, hingga menantu yang melesat bak roket ke lingkar kekuasaan. Konstitusi yang seharusnya dijaga dan ditegakkan, malah diakali untuk memuluskan ambisi kekeluargaan. Lantas, di mana BPIP? Tak terdengar kritik, tak ada rekomendasi korektif yang berarti, apalagi keberanian untuk bersikap tegas. Pancasila dikampanyekan seperti slogan kosong, tanpa nyali untuk menyentuh pusat masalah: pengkhianatan nilai oleh penguasa sendiri.

Baca : https://fusilatnews.com/di-era-jokowi-lahir-pernyataan-musuh-pancasila-itu-agama/

Lebih jauh, ketika korupsi justru makin masif dan merajalela di era ini—bahkan menyeret lembaga-lembaga yang seharusnya menjadi benteng integritas—BPIP kembali absen. Apa arti pembinaan ideologi jika di hadapan kemerosotan moral elite negara, lembaga ini hanya menjadi penonton? Kalau memang keberadaan BPIP tidak mampu mencegah deviasi ideologis dan malah hanya jadi alat pengabsah kekuasaan, mengapa harus dipertahankan?

BPIP adalah hasil transformasi dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Dulu, ia hadir sebagai respons atas kekhawatiran lunturnya nilai Pancasila di masyarakat. Tapi hari ini, yang luntur justru keberanian dan ketegasan untuk menegakkan nilai itu di dalam istana. Tugas-tugas yang dulu dirancang untuk merespons dinamika sosial sudah tertinggal jauh, tidak relevan lagi di tengah realitas politik yang penuh manipulasi dan pengkhianatan terhadap rakyat.

Yang lebih menyakitkan: ketika rakyat membela konstitusi dan nilai-nilai keadilan, suara mereka kerap dibungkam dengan represi. Demonstrasi mahasiswa dibalas gas air mata. Aktivis diseret ke pengadilan. Pers dikriminalisasi. Tapi lembaga yang mengklaim diri sebagai pelindung ideologi negara? Diam, bahkan mungkin mendukung secara diam-diam.

Pancasila bukan sekadar hafalan atau modul pelatihan. Ia adalah nilai hidup yang mesti dihidupi—dengan integritas, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat. Jika BPIP tak mampu lagi menjadi alat penegak nilai itu, apalagi hanya menjadi lembaga basa-basi untuk mempermanis wajah kekuasaan, maka tidak ada urgensinya lagi lembaga ini terus disubsidi oleh uang rakyat.

Maka, demi menyelamatkan Pancasila dari banalitas dan kemunafikan, demi menegakkan kembali keberanian moral dalam bernegara, kita harus berani berkata: BPIP, bubarkan saja!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari Berkah Jadi Bom Waktu: Tantangan di Balik Melimpahnya Gabah

Next Post

Prabowo: Semua Pejabat Yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Saya Berhentikan.

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Prabowo: Semua Pejabat Yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Saya Berhentikan.

Prabowo: Semua Pejabat Yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur Sebelum Saya Berhentikan.

MATINYA IDEOLOGI PANCASILA: 1 Juni, Peringatan Fosil Pancasila

MATINYA IDEOLOGI PANCASILA: 1 Juni, Peringatan Fosil Pancasila

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist