• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Daya Beli Merosot, Cermin Buruknya Kinerja Ekonomi Rezim Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
October 6, 2024
in Economy, Feature
0
Hari Pertama Bantuan Pangan Bansos.   Jokowi Bagikan Beras di Salatiga
Share on FacebookShare on Twitter

Penurunan daya beli masyarakat di Jawa Timur, yang dikeluhkan oleh para pedagang di Pasar Wonokromo saat kunjungan Khofifah Indar Parawansa pada Oktober 2024, adalah cerminan dari fenomena yang sedang terjadi di seluruh Nusantara. Dalam percakapan dengan para pedagang, terungkap bahwa beberapa mengeluhkan sepinya pembeli, sementara yang lain mengatakan bahwa kondisi masih stabil meski menghadapi tantangan, terutama dari tren perdagangan online.

Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Ia menggambarkan lebih dalam tentang bagaimana kinerja ekonomi Indonesia, khususnya di era pemerintahan Jokowi, tidak berhasil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Banyak faktor yang menjadi penyebab penurunan daya beli ini, tetapi akar persoalannya bisa dilacak ke lambannya pertumbuhan ekonomi yang tidak sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Faktor Penurunan Daya Beli

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi, meskipun dipromosikan sebagai salah satu yang terus meningkat, ternyata tidak mampu menghadirkan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Beberapa indikator ekonomi memang menunjukkan peningkatan, namun realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Banyak pedagang kecil dan pasar tradisional mengalami penurunan transaksi karena daya beli masyarakat yang kian melemah. Di Jawa Timur, fenomena ini dirasakan secara mendalam oleh para pedagang pasar tradisional, khususnya mereka yang bergerak di sektor makanan kemasan.

Perlambatan ekonomi tidak hanya dirasakan di Jawa Timur, tetapi di berbagai wilayah di Indonesia. Menurunnya daya beli ini diakibatkan oleh beberapa faktor utama:

  1. Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok: Harga kebutuhan pokok yang semakin melambung tinggi sementara pendapatan masyarakat stagnan membuat daya beli mereka terkikis. Masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah menjadi kelompok yang paling terdampak. Ketika harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan bahan makanan lainnya naik, masyarakat terpaksa mengurangi pengeluaran mereka, terutama untuk kebutuhan sekunder dan tersier.

2. Tekanan Digitalisasi: Di tengah tantangan ekonomi ini, pasar tradisional juga harus berhadapan dengan fenomena digitalisasi. Sebagaimana diungkapkan oleh Khofifah, pedagang tradisional kini harus bersaing dengan tren perdagangan online. Meskipun digitalisasi diakui sebagai hal yang tak terelakkan, banyak pedagang tradisional yang tidak siap menghadapi perubahan ini. Akibatnya, banyak yang kehilangan pelanggan karena perubahan preferensi belanja konsumen ke platform daring.

  1. Ketimpangan Distribusi Pertumbuhan Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan tidak terdistribusi secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Proyek-proyek infrastruktur besar yang digembar-gemborkan pemerintah justru cenderung memberikan keuntungan bagi kelompok tertentu, terutama korporasi besar dan investor. Sementara itu, kelompok pedagang kecil dan masyarakat umum masih harus berjuang untuk bertahan hidup.

  2. Pengangguran dan Kemiskinan: Tingkat pengangguran dan kemiskinan yang meningkat juga berperan besar dalam melemahkan daya beli masyarakat. Meskipun pemerintah meluncurkan berbagai program sosial, nyatanya program-program tersebut tidak cukup kuat untuk mengatasi masalah mendasar seperti lapangan kerja yang terbatas dan rendahnya pendapatan masyarakat.

Buruknya Kinerja Ekonomi di Era Jokowi

Buruknya kinerja ekonomi di era Jokowi tidak bisa dipisahkan dari ketidakmampuan pemerintah dalam menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Fokus yang terlalu besar pada pembangunan fisik seperti jalan tol dan bandara, meski penting, tidak seharusnya mengabaikan investasi pada kesejahteraan dan peningkatan kapasitas SDM masyarakat. Di sisi lain, sektor ekonomi mikro dan usaha kecil menengah (UKM) sering kali terlupakan, padahal sektor ini memiliki peran vital dalam mendukung ekonomi masyarakat luas.

Dalam sepuluh tahun terakhir, terlihat adanya ketimpangan besar antara pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Sementara jalan tol, pelabuhan, dan bandara dibangun dengan pesat, rakyat yang diharapkan dapat menikmati hasil dari pembangunan tersebut malah terperangkap dalam kesulitan ekonomi. Pengangguran, kemiskinan, dan rendahnya pendapatan menjadi pemandangan sehari-hari di berbagai daerah, termasuk di Jawa Timur.

Berdasarkan keluhan para pedagang pasar tradisional di Jawa Timur, terlihat bahwa pemerintah gagal menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Sepinya pasar, menurunnya daya beli, dan tingginya persaingan dengan perdagangan online adalah tanda-tanda bahwa ekonomi rakyat belum pulih. Jika dibiarkan terus berlanjut, kondisi ini bisa berdampak lebih luas, menyebabkan ketidakstabilan sosial dan ekonomi yang lebih serius.

Solusi untuk Menghadapi Tantangan Ekonomi

Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan langkah-langkah konkret yang fokus pada penguatan daya beli masyarakat dan dukungan bagi sektor ekonomi mikro. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:

  1. Subsidi dan Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok: Pemerintah perlu mengatur harga kebutuhan pokok agar lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

  2. Transformasi Pasar Tradisional: Pasar tradisional harus didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sistem penjualan hybrid—kombinasi antara penjualan langsung dan digital—perlu dikembangkan untuk mempertahankan daya saing pasar tradisional.

  3. Dukungan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Pemerintah harus memberikan perhatian lebih kepada UKM dengan memberikan akses modal, pelatihan, dan pendampingan agar mereka bisa bertahan dan berkembang di era digitalisasi.

  4. Penguatan Program Sosial: Program-program sosial seperti bantuan langsung tunai (BLT) harus ditingkatkan efektivitasnya agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesimpulannya, penurunan daya beli masyarakat bukan hanya sekedar fenomena pasar, tetapi merupakan cerminan dari buruknya kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi. Jika pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah ini, maka dampaknya akan semakin meluas dan menyulitkan masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Teriak Menkopolhukam ada Korupsi di Kemenag RI – Tidak Di Gubris Jokowi

Next Post

Contoh Untuk Jokowi – “Bagaimana Presiden-Presiden di Dunia Mengajari Anak-Anaknya”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Kepo Jokowi di Pilkada 2024

Contoh Untuk Jokowi - "Bagaimana Presiden-Presiden di Dunia Mengajari Anak-Anaknya"

Peringati Genap 1 Tahun Genosida di Gaza, Ratusan Ribu Orang Bergabung Dalam Demonstrasi Anti Israel Di Eropa

Peringati Genap 1 Tahun Genosida di Gaza, Ratusan Ribu Orang Bergabung Dalam Demonstrasi Anti Israel Di Eropa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...