• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Demokrasi Sehat tidak membenturkan Rakyat dengan Rakyat

fusilat by fusilat
September 24, 2022
in Feature
0
Menyimak Instagram Bangsa Miring
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Susilawati Saras – Pemerhati Politik dan Pertahanan Negara.

Dua puluh tahun perjalanan demokrasi nasional, sejak runtuhnya era orde baru pada Mei 1998 akibat kepemimpinan saat itu berkuasa selama 32 tahun, sehingga menimbulkan ketidak percayaan rakyat terhadap pemerintah, berdampak melemahnya perekonomian nasional yang memicu terjadinya kerusuhan massal secara vertikal dan horizontal yang disebut dengan reformasi 1998. Kemudian bangsa Indonesia memilih  sistem politik demokrasi yang diadopsi dari sistem politik demokrasi ala Amerika dengan maksud agar kehidupan bangsa Indonesia segera membaik dan stabil.

Pada amandemen UUD Tahun 2002 ditetapkan sistem politik demokrasi yang salah satu isi perubahannya yaitu kedaulatan berada di tangan rakyat namun dijalankan sesuai UU, dimana setiap individu sebagai rakyat Indonesia memiliki hak dasar yang sama dalam menyuarakan aspirasi dan pendapatnya di ruang demokrasi dengan tetap saling menghormati dan menghargai perbedaan pandang.

Terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden Republik Indonesia (RI) pertama yang terpilih secara demokratis (2004) telah membawa kehidupan bangsa Indonesia ke arah lebih kondusif karena pemerintahan dijalankan dengan berfokus pada keamanan dan  stabilitas negara mengingat latar belakang SBY sebagai seorang militer. Dengan kepemimpinan yang kuat memberi dampak psikology yang positif menjadi dipercaya,  otomatis memunculkan kehidupan  sosial lebih tertib dan tenang. Walau kenyataannya dalam menjalankan pemerintahan juga tidak terhindar dari kritikan yang keras dan pedas dari rakyat, namun SBY dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya dalam sepuluh tahun (dua Periode) dengan terkendali baik.

Terbukti sukses saat masa transisi mengantarkan  Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden RI ke tujuh dengan aman, baik dan lancar sebagai bentuk komitmen patuh pada konstitusi bahwa masa pemerintahan presiden maksimal dua periode. Kinerja presiden sifatnya akumulasi karena dibatasi masa periode yang berarti hasil kerja tidak semata didasarkan pada keberhasilan seorang presiden tetapi seluruh presiden secara berkelanjutan sejak  presiden pertama hingga sampai pada tujuan nasional yang dicita-citakan bersama menjadi bangsa beradab yang adil, makmur dan sentosa.

Namun memasuki era pemerintahan Jokowi, sejak tahun 2014 dirasakan situasi nasional sering ricuh akibat tensi politik nasional terus tinggi. Apakah ini disebabkan karena presiden dengan latar belakang sipil dan belum memiliki pengalaman nasional maupun internasional sehingga belum terbiasa berpikir secara komprehensif integral dalam setiap pengambilan keputusan agar berdampak pada stabilitas negara?

Kepemimpinan yang berasal dari skope sangat kecil (daerah) berdampak kepemimpinan terkesan rapuh dirasakan terbukti setiap kebijakan memunculkan kebisingan di ruang nasional. Selain itu setiap kritisi yang disampaikan pada pemerintahan direspon negatif secara masif oleh kelompok pendukung pemerintah yang disebut buzzer. Sehingga menimbulkan benturan antara rakyat dengan rakyat, akhirnya memunculkan kericuhan serta kegaduhan terus menerus, yang bersumber dari media sosial kemudian  merambat ke dunia nyata mengakibatkan ruang publik terganggu.

Setiap kritikan yang substansial bagi kebaikan bersama sesuai konstitusi selalu dibalas dengan  merendahkan martabat kepada orang atau pihak yang mengkritik, hal ini berlawanan dengan spirit  demokrasi yang menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia (HAM). Disayangkan selama itu pemerintah tidak berupaya menindak atau mencegah situasi demikian dengan menggunakan alat kelengkapan negara seperti kepolisian RI atau kominfo untuk memblokir akun media sosial yang sudah menabrak rambu-rambu demokrasi.  

Pada sistem politik demokrasi berlaku fungsi checks and balances yang dijalankan untuk mengawal jalannya sebuah pemerintahan sebagai penyeimbang agar tidak salah arah, namun dalam hal ini sudah terjadi salah kaprah yang menganggap oposisi sebagai musuh yang harus dilawan dan ditakhlukan padahal oposisi adalah partner dalam kerja pemerintahan.

Beberapa kebijakan yang dikritisi seperti

-perubahan UU haluan ideologi Pancasila yang ingin mengubah Pancasila menjadi Trisila,

-kebijakan UU Omnibuslaw yang tidak berpihak pada rakyat tapi lebih kepada pengusaha karena ingin menumbuhkan iklim ekonomi yang cepat,

-pembangunan ibukota negara baru di kabupaten Penajam, Kalimantan Timur yang dianggap terburu-buru dan tidak jelas sumber dana pembangunannya, plus munculnya wacana tiga periode kepemimpinan Jokowi karena dianggap banyak pekerjaan yang belum selesai,

-kenaikkan harga bahan bakar minyak yang menyulut kemarahan masyarakat, sejatinya ini dapat ditahan dahulu mengingat baru saja melewati masa-masa sulit akibat pandemi wabah virus corona dan lain-lain.

Jika fungsi kontrol tidak berjalan sebagaimana mestinya maka akan membahayakan kehidupan bangsa Indonesia karena stabilitas negara terus terganggu, itu yang menjadi fokus untuk dihindari.

Dari awal sejatinya pemerintah dapat mengatur langkah dengan sangat hati-hati mengingat dinamika berkembang sering di luar dugaan, dengan berpikir lebih mendalam dan luas setiap perencanaan  program kerja tidak salah dalam mengambil kebijakan seperti terjadinya kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng beberapa waktu lalu mengingat sebagai salah satu kebutuhan pokok hidup.

Di sisi lain kurangnya perhatian pemerintah terhadap perkembangan generasi muda bangsa untuk menjauhi perilaku negatif yang merugikan lingkungan sosial seperti sering terjadinya kriminalitas jalanan.

Dengan memberikan berbagai fasilitas agar mereka dapat menyalurkan kelebihan energi di masa pencarian jati diri akan lebih bermanfaat serta terarah. Pembangunan infrastruktur sejatinya direncanakan dan dijalankan secara perlahan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara serta memprediksi hambatan yang tidak terduga, dengan antisipasi yang baik dapat meminimalisir kerugian negara secara materi maupun dampak psikologi masyarakat atas ketidak nyamanan selama proses pembangunan dijalankan. Proses pembangunan yang baik sejatinya memadukan unsur pembangunan manusia dengan pembangunan artifisial sarana prasarana maka kehidupan rakyat tetap tenang agar bisa fokus menjalankan aktivitas dan produktifitas.

Itulah tantangan bagi kepemimpinan nasional harus mampu menjaga ritme dan stabilitas kehidupan nasional dengan terkendali, karena ada 275 juta jiwa anak bangsa yang harus dijaga dan dilindungi serta diselamatkan, dengan demikian kualitas kehidupan rakyat Indonesia semakin bernilai karena terdukung oleh lingkungan yang kondusif. 

Perubahan adalah sebuah keniscayaan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus dijalankan dengan tidak agresif agar tanpa disadari perubahan sudah terjadi. Kondisi demikian dapat menekan tensi politik yang selalu tinggi karena benturan rakyat dengan rakyat dapat dihindari sehingga pemerintah dapat fokus menjalankan amanah secara efektif. Pada akhirnya energi besar yang dimiliki bangsa Indonesia diarahkan pada kemajuan negara, apapun peran setiap anak bangsa baik sebagai pemimpin maupun sebagai rakyat.

Jakarta, 24 September 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Barat dan Politisasi Isu Xinjiang China

Next Post

Polisi Jepang akan mencoba sistem untuk Mengirim Video selama Panggilan Darurat

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Heboh, Ini Sikap MKD Terkait Anggota DPR Nonton Video Porno Saat Rapat

Polisi Jepang akan mencoba sistem untuk Mengirim Video selama Panggilan Darurat

MK Telah Menjadi Mahkamah Keluarga Oligarki, Bagaimana Meluruskannya?

Klir, Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Layak Dihukum Berat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist