• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Deskripsi Para Tokoh Seragam “Kebijakan Jokowi dari Sisi Moralitas Buruk Rupa”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 29, 2024
in Feature, Politik
0
Deskripsi Para Tokoh Seragam “Kebijakan Jokowi dari Sisi Moralitas Buruk Rupa”
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Poltik Mujahid 212

Pemantauan terhadap respons publik secara umum, didasarkan pada konsumsi konten video YouTube dan narasi dari beragam diskusi publik yang terdapat dalam berbagai sumber bacaan, baik media konvensional, media utama, maupun media online (termasuk aktivitas di dalam ruang WhatsApp). Rata-rata pernyataan yang muncul terkait dengan hukum, sosial ekonomi, dan sikap politik sesuai dengan temuan dari berbagai pernyataan atau tanggapan dari tokoh masyarakat bangsa, yang meliputi para tokoh pergerakan, akademisi, rohaniawan lintas agama, jurnalis, aktivis, dan purnawirawan TNI. Dalam keseluruhan, kesimpulan yang diambil oleh para tokoh adalah bahwa Jokowi tidaklah menjadi figur negarawan yang berdiri di atas kepentingan semua golongan, melainkan berperilaku khusus terhadap golongan tertentu. Oleh karena itu, menurut mereka, Jokowi sebagai kepala negara merupakan representasi dari “wajah kepemimpinan yang kurang memuaskan” karena banyak kebijakan yang diambilnya, baik dalam politik, ekonomi, maupun hukum, dinilai tidak tepat atau tumpang tindih.

Berikut ini adalah daftar nama dan fokus konsentrasi dari individu-individu dan kelompok yang secara konsisten terlibat dalam perlawanan, yang menyampaikan kritik, protes keras, serta berbagai pernyataan terhadap ketidakselarasan dan realitas dari kebijakan para pemimpin publik. Daftar ini diklasifikasikan berdasarkan bidang keahlian dan paparan ilmiah yang mereka sampaikan dalam berbagai forum diskusi, serta ulasan dan pernyataan mereka yang tersebar di media publik.

  1. Kategori Hukum & Sosbud/ Sosial-Budaya- Politik.
  2. Eggi Sudjana dengan identitas TPUA / Tim Pembela Ulama & Aktivis serta komponen juang linear lainnya.
  3. Marwan Batubara melalui kelompok Petisi 100
  4. Ahmad Yani, Syahganda Nainggolan, M. Hatta Taliwang, Herman Kadir, Isra (Presidium 1000 Tim Relawan) dan kawan-kawan.
  5. Akademisi
  6. Rocky Gerung
  7. Refly Harun
  8. Prof. Dr. Suteki
  9. Dr. M. Choir
  10. Dr. Muhammad Taufik
  11. Gerakan Suara Buruh dan Aktivis Demonstran
  12. Mohammad Jumhur Hidayat
  13. F.G.Nicholas Silalahi dan Para Sahabat Praktisi lapangan dan Aktivis Medsos.
  14. Ulama dan Rohaniawan
  15. Ulama Besar Asset Muslim Dunia, Imam Besar Tanah Air, Dr. Habib M.Rizieq Shihab, DPMSS. Berikut Para Ulama Pengikut dan Simpatisannya serta sayap juangnya.
  16. Dr. Amin Rais dan para Cendikiawan PB. Muhammadiyah
  17. Dr. Shamsi Ali ( Ulama Besar di USA ) asal Tanah Air.
  18. Romo Frans Magnis Suseno.
  19. Pakar dan Praktisi Politik Ekonomi, Ichsanuddin Noorsy dan Faisal Basri.
  20. Jurnalis & Kritikus Sosial dan Kebijakan Publik (Sosial Politik).

Najwa Shihab, Faizal Assegaf, Harsubeno Arief, Edy Mulyadi, dan Rahma Sarita serta Saeful Zaman.

  1. Tokoh Purnawirawan.
  2. Jend.Gatot Nurmantyo (Purn. TNI)
  3. MayJen. Sunarko  (Purn.TNI) dan lain-lainya.

Kesimpulan yang diambil dari narasi-narasi ini, yang diinterpretasikan sebagai representasi dari “wajah kepemimpinan yang buruk,” merupakan hasil dari pendapat para tokoh publik, terutama yang terfokus pada Jokowi dan perannya dalam konteks Pemilu Pilpres 2024. Isu ini disikapi secara serius karena terungkapnya banyak kecurangan yang terjadi, yang mencakup perspektif hukum dan politik, dengan menggunakan data empiris (fakta dan data) daripada hanya asumsi semata. Temuan publik ini mencerminkan realitas dari pola praktek oligarkis (politik, moralitas, hukum, dan ekonomi) yang dipraktikkan oleh Joko Widodo sebagai Presiden RI.

Sebagai hasilnya, beberapa gelar yang disematkan kepada Jokowi oleh individu atau kelompok publik, disampaikan dengan semantik yang sarat akan sarkasme, atau dengan penggunaan majas yang tegas, yang secara deskriptif menyatakan bahwa perilaku Jokowi dianggap sebagai anomali dalam konteks kepemimpinan atau sikap kepemimpinan (status sikap atau pola kepemimpinan yang negatif), atau bahkan dianggap bertentangan dengan karakter ideal seorang kepala negara. Menurut para tokoh, Jokowi dianggap tidak memiliki prestasi yang berarti, bahkan perilaku dan gaya kepemimpinannya cenderung “abnormal” dari perspektif sistem hukum yang seharusnya berlaku.

Semua hal buruk ini adalah hasil dari serangkaian perilaku seorang presiden yang oleh publik dianggap bermasalah atau memiliki catatan prestasi yang buruk, termasuk ketidakmampuannya untuk memenuhi puluhan kontrak politik yang telah dia janjikan. Bahkan, pola kepemimpinannya yang abnormal telah menciptakan “degradasi moral” di kalangan pejabat publik di bawahnya, yang ditandai dengan banyaknya temuan yang menunjukkan gejala “korupsi pemikiran” dengan cara menghalangi atau menghambat nalar sehat masyarakat.

Terhadap Jokowi, sekelompok mahasiswa memberinya gelar “The King of Lip Service,” dan gelar negatif tersebut tampaknya merupakan representasi signifikan dari penilaian banyak tokoh publik dan masyarakat. Dengan kata lain, “Jokowi is King of Lip Service” adalah bahasa sarkas yang mencerminkan “wajah kepemimpinan yang buruk” atau bahwa Jokowi sudah diakui oleh publik sebagai Presiden RI yang gagal dan suka berbohong.

Selanjutnya, dengan perkembangan politik yang dinamis, terjadi inisiasi Hak Angket oleh Ganjar sebagai Capres 03 yang menuduh adanya kecurangan sistematis, terstruktur, dan masif (TSM). Dugaan ini mengarah pada konspirasi antara Jokowi sebagai penyelenggara negara tertinggi bersama KPU RI, BAWASLU RI, dan beberapa pejabat publik lainnya yang diduga melanggar prinsip keadilan yang diatur oleh Undang-Undang Tentang Pemilu, serta melanggar berbagai aspek hukum lainnya. Respons terhadap inisiasi ini disambut oleh Capres 01, relawan, dan kelompok simpatisan dari kedua kubu (01 dan 03) yang bersiap memberikan dukungan moral penuh terhadap penegakan konstitusi melalui proses Hak Angket di parlemen.

Harapannya, dengan proses ini, sinar terang akan segera menyinari bangsa dan negara kita, sehingga kita dapat meninggalkan model politik yang buruk dan diskursus politik kontemporer yang dipertontonkan oleh Jokowi dan kroninya. Di dalam benak rakyat dan bangsa ini, mayoritas berharap agar sosok yang tampaknya berkuasa secara tidak adil akan segera tersingkir dan keadilan dapat terwujud.

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kishida Minta Maaf Atas Skandal Dana Politik LDP

Next Post

Jepang Keluarkan Aturan Visa Baru Memungkinkan Lebih Banyak Pelajar Asing Mendapat Pekerjaan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Mengatasi Culture Shoock – Saat Tiba di Jepang

Jepang Keluarkan Aturan Visa Baru Memungkinkan Lebih Banyak Pelajar Asing Mendapat Pekerjaan

Jokowi Klaim Minat Investasi di IKN Tinggi, Banyak Investor Antre – Ini Meragukan

Jokowi Klaim Minat Investasi di IKN Tinggi, Banyak Investor Antre – Ini Meragukan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...