• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

Nilai Tukar Rupiah Tidak Pernah Berbohong

Ali Syarief by Ali Syarief
January 24, 2026
in Economy, Feature
0
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Share on FacebookShare on Twitter

Ada kalanya sebuah pernyataan pejabat ekonomi terdengar seperti klarifikasi, namun justru membuka pengakuan yang lebih dalam. Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang pelemahan rupiah belakangan ini adalah salah satunya. Ia menegaskan bahwa anjloknya rupiah bukan disebabkan oleh isu suksesi Deputi Gubernur Bank Indonesia, bukan pula karena faktor politik domestik, melainkan akibat dinamika pasar global dan sentimen sesaat. Fundamental ekonomi, katanya, masih kuat.

Namun pasar membaca realitas dengan bahasa yang berbeda. Nilai tukar tidak pernah berdusta. Ia adalah cermin kepercayaan. Dan ketika rupiah melemah tajam, itu berarti ada kegelisahan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan pernyataan normatif.

Klarifikasi yang Mengungkap Kegelisahan

Purbaya ingin memutus persepsi bahwa isu pergantian pejabat di Bank Indonesia memicu kepanikan pasar. Ia menegaskan pelemahan rupiah sudah terjadi sebelum kabar pencalonan Deputi Gubernur BI beredar. Secara kronologi, mungkin benar. Tetapi secara psikologi pasar, isu independensi bank sentral tetap menjadi faktor penting.

Investor tidak hanya menghitung cadangan devisa atau defisit transaksi berjalan. Mereka menghitung risiko institusional: seberapa kuat bank sentral menjaga jarak dari kekuasaan politik. Sedikit saja ada sinyal bahwa independensi itu bisa dinegosiasikan, pasar bereaksi. Rupiah pun tertekan.

Maka klarifikasi Purbaya, alih-alih menutup isu, justru menegaskan bahwa pasar sedang sensitif dan penuh kecurigaan.

Ekonomi yang Stabil karena Narasi

Selama satu dekade terakhir, stabilitas ekonomi Indonesia lebih banyak disokong oleh narasi keberhasilan pembangunan ketimbang reformasi struktural mendalam. Infrastruktur masif dibangun, konsumsi didorong, utang diperluas. Tetapi basis produksi bernilai tambah tinggi, kemandirian pangan, energi, dan industri manufaktur tidak tumbuh sepadan.

Akibatnya, ekonomi tampak kokoh di permukaan, namun rentan terhadap guncangan kepercayaan. Begitu sentimen berubah, arus modal keluar, rupiah melemah, dan pemerintah sibuk menenangkan pasar.

Inilah ciri ekonomi rapuh: tidak runtuh, tetapi mudah goyah.

Warisan Fiskal yang Sensitif terhadap Kurs

Pelemahan rupiah juga membuka realitas lain: struktur fiskal Indonesia sangat sensitif terhadap nilai tukar. Utang luar negeri pemerintah dan BUMN, impor pangan dan energi, hingga pembiayaan proyek strategis — semuanya bergantung pada stabilitas rupiah.

Ketika rupiah tertekan, beban anggaran otomatis membengkak. Di titik inilah pernyataan bahwa “fundamental masih kuat” terdengar lebih sebagai upaya menjaga kepercayaan, bukan refleksi kekuatan riil.

Masalah Inti: Kepercayaan pada Institusi

Persoalan terbesar ekonomi Indonesia hari ini bukan semata angka pertumbuhan atau inflasi, tetapi kepercayaan terhadap institusi pengelola ekonomi. Bank Sentral harus diyakini independen. Otoritas fiskal harus dipercaya disiplin. Pemerintah harus konsisten dalam kebijakan.

Begitu muncul kesan bahwa kebijakan moneter, fiskal, dan lembaga keuangan bisa dipengaruhi kepentingan politik jangka pendek, maka rupiah menjadi korban pertama.

Dan di sinilah ironi pernyataan Purbaya:
usaha menenangkan pasar justru menegaskan bahwa pasar sedang cemas.

Rupiah sebagai Indikator Kejujuran Pasar

Rupiah hari ini bukan sekadar alat tukar. Ia adalah indikator kejujuran pasar. Ia menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia belum sepenuhnya kuat secara struktural, masih bergantung pada arus modal asing, dan masih sensitif terhadap isu tata kelola.

Purbaya boleh mengatakan fundamental kuat. Tetapi selama fondasi produktivitas nasional, kemandirian industri, dan kredibilitas institusi belum kokoh, rupiah akan terus menjadi barometer kegelisahan.

Penutup

Pelemahan rupiah bukan sekadar soal kurs. Ia adalah pesan. Pesan bahwa ekonomi Indonesia masih rapuh dalam kepercayaan, bukan sekadar dalam angka. Dan selama pemerintah lebih sibuk merawat narasi stabilitas ketimbang membenahi struktur, pasar akan terus mengingatkan lewat satu cara paling jujur:

nilai tukar.


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Next Post

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Feature

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
Next Post
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Halal namun Mewah ​(Perspektif Etika Publik, Kepekaan Sosial, dan Dialektika Hedonisme dalam Islam)

August 3, 2026
42.385 Pekerja Jadi Korban PHK Januari-Juni 2025, Jawa Tengah TOP

PHK Massal: Ketika Angka Ekonomi Menutupi Derita Rakyat

August 3, 2026
Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

Pasien Keracunan MBG di Semarang Tak Ditanggung BPJS, Biaya Perawatan Dibebankan ke Dinas Kesehatan

August 3, 2026
Disetujui Presiden, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA naik

Listrik Padam Massal di Jaksel dan Tangsel Sejak Subuh, PLN Selidiki Gangguan Suplai Gardu Induk Gandul

August 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...