• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dinamika Kekuasaan: Dari Jokowi ke Gibran, Apa yang Dipertaruhkan?

Jokowi Jeda Jadi Presiden, Dilanjut Putranya

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
January 29, 2025
in Feature, Politik
0
Mendukung RIKA Meraih Jakarta 1: Mempermudah Target Jokowi-Kaesang-Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat Kebijakan Umum, Hukum, dan Politik

Apakah Indonesia bisa bubar? Semoga tidak. Namun, jika dilihat dari perspektif sejarah perkembangan sosiologi, antropologi, dan dinamika bangsa-bangsa secara holistik, hal ini menjadi peringatan yang patut direnungkan.

Pemikiran ini mengacu pada teori Ibnu Khaldun (1332-1406 M), seorang filsuf dan sejarawan Muslim yang terkenal melalui karya monumentalnya, Muqaddimah. Dalam kitabnya, ia menguraikan sejarah sebagai catatan tentang peradaban manusia yang menyeluruh, memadukan unsur sosiologi, antropologi, dan filsafat moral. Ibnu Khaldun menekankan bahwa filsafat moral, khususnya yang berlandaskan ajaran Islam, bukan sekadar elemen tambahan, tetapi menjadi “ruh” sejarah.

Menurutnya, kehancuran suatu negara kerap disebabkan oleh sifat kecongkakan, hedonisme, dan ketidakadilan yang merajalela. Al-Qur’an juga menegaskan bahwa kejayaan dan kehancuran suatu bangsa merupakan bagian dari siklus kehidupan:
“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia.” (QS Ali Imran: 140)

Sejarah mencatat berbagai contoh negara yang runtuh, seperti Yugoslavia dan Uni Soviet. Bahkan dalam konteks lokal, Indonesia pernah kehilangan Timor Timur akibat perpecahan. Pelajaran dari sejarah menunjukkan bahwa kehancuran suatu bangsa sering kali terjadi akibat kepemimpinan yang tidak bijaksana, disertai dengan ketidakmampuan menjaga persatuan dan keadilan.

Ibnu Khaldun juga menguraikan bahwa kehidupan manusia selalu mengalami perubahan, baik berupa kemajuan maupun kemunduran. Perubahan ini didorong oleh watak masyarakat, seperti solidaritas golongan, revolusi, hingga pemberontakan yang kerap memunculkan kerajaan atau negara baru. Namun, ketika kepemimpinan mulai kehilangan moralitas, kehancuran menjadi ancaman nyata.

Sejarah modern juga memberikan pelajaran penting. Di Eropa, konsep sejarah sebagai disiplin ilmiah baru dipopulerkan pada abad ke-19 oleh Hegel dan Leopold von Ranke, jauh setelah Ibnu Khaldun memaparkan gagasannya di abad ke-14. Hegel, misalnya, membagi sejarah ke dalam tiga kategori: sejarah asli, sejarah reflektif, dan sejarah filosofis. Namun, Ibnu Khaldun telah lebih dahulu menawarkan pendekatan yang menyeluruh, mencakup analisis sebab-akibat hingga tinjauan filosofis tentang moralitas sebagai dasar peradaban.

Dalam konteks Indonesia, pertanyaan tentang “bubar atau tidaknya” negara ini relevan ketika dikaitkan dengan kondisi politik saat ini. Apakah negara ini akan mampu bertahan jika pola kepemimpinan terus diwariskan secara nepotis? Sosok seperti Jokowi yang dianggap gagal menjaga keadilan dan kesejahteraan rakyat kemudian digantikan oleh putranya, Gibran, melalui jalur yang penuh kontroversi, jelas memunculkan kekhawatiran.

Analoginya, sejarah mencatat bahwa kerajaan Babilonia runtuh akibat kesewenang-wenangan pemimpinnya, meski ada Nabi Ibrahim yang melawan. Jika rakyat Indonesia tidak berani menolak praktik-praktik politik yang korup dan manipulatif, kehancuran bisa menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, mempertahankan moralitas, keadilan, dan integritas kepemimpinan adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan negara.

Jangan sampai negeri ini terpecah belah hanya karena ketidakberanian melawan pemimpin yang korup dan sistem yang curang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berkaca kepada SBY: Melihat Keresahan Jokowi atas Dirinya Sendiri

Next Post

GERAKAN PENYELAMATAN PANEN RAYA

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL

GERAKAN PENYELAMATAN PANEN RAYA

Pri

PEMBUSUKAN MAKAN BERGIZI GRATIS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...