• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Dongeng Rakyat Rusia Mahakarya Leo Tolstoi

fusilat by fusilat
February 2, 2023
in Feature
0
Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Jaya Suprana (kompas)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Jakarta – Satu di antara sekian banyak dongeng rakyat Rusia mahakarya Leo Tolstoi berkisah tentang sekelompok cendekiawan berhasrat mempelajari matahari secara organoleptik dengan mata masing-masing tajam memandang langsung ke arah matahari yang sedang bersinar tajam di siang hari.

Alhasil, alih-alih mengerti apa sebenarnya matahari ternyata mata segenap cendekiawan itu menjadi buta akibat terlalu lama secara frontal memandang matahari.

Tanpa sadar ternyata saya juga melakukan perilaku yang sama dengan para cendekiawan khayalan Leo Tolstoi tersebut. Akibat senang bermusik, maka saya sengaja ke Jerman untuk mempelajari musik secara akademis dengan harapan dapat lebih mengerti tentang apa yang disebut musik.

Akibat daya pikir saya memang dangkal dan ternyata musik luar biasa kompleks alhasil alih-alih mengerti apa yang disebut sebagai musik, malah saya makin tidak mengerti apa sebenarnya yang disebut sebagai musik.

Setiap kali mendengar musik, saya malah mengerahkan segenap energi lahir batin untuk fokus menganalisis musik yang saya dengar digarap dalam tangga nada apa, motif apa, birama apa, irama apa, gaya apa, dinamika apa, jenis apa, jaman apa, tujuan apa serta apa-apa lain-lainnya sehingga saya sudah kehabisan tenaga batin untuk menikmati keindahan musik yang saya sibuk analisis itu.

Tidak kapok gagal mengerti musik, saya malah menggagas humorologi demi mempelajari apa yang disebut sebagai humor dengan hasil sama gagalnya dalam mengerti apa yang disebut sebagai musik.

Akibat mempelajari berbagai macam lelucon maka saya sudah tidak bisa tertawa lagi tatkala mendengar atau membaca lelucon yang sebelumnya sudah saya kenal maka kehilangan daya kejut humoristisnya.

Setelah berhasil dalam gagal memahami humor saya mendirikan Pusat Studi Kelirumologi sebagai ikhtiar memahami apa yang disebut sebagai keliru dengan hasil tentu saja saya makin tidak mengerti tentang apa sebenarnya yang disebut sebagai keliru akibat saya tidak mampu lagi membedakan antara yang keliru dengan yang benar.

Kegagalan yang sama berlanjut ketika saya menggagas alasanologi demi memahami alasan, andaikatamoligi demi memahami keandaikataan, malumologi demi memahami bukan kemaluan tetapi rasa malu, angkamologi demi memahami angka, wayangomologi demi memahami wayang serta ologi-ologi lain-lainnya.

Dengan mendirikan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan, upaya pembelajaran juga saya lakukan terhadap apa yang disebut sebagai kemanusiaan dengan hasil tak jauh beda dari kisah dongeng rakyat Rusia mahakarya Leo Tolstoi tentang membutanya mata para cendekiawan yang berikhtiar mempelajari matahari.

Makin berupaya saya mempelajari kemanusiaan makin tidak mengerti saya tentang apa sebenarnya yang disebut sebagai kemanusiaan itu sendiri. Syukur alhamdullilah sebelum mata sanubari saya sendiri buta seperti para cendekiawan terkisah di dalam dongeng rakyat Rusia kreasi Leo Tolstoi, saya tersadar bahwa tidak semua hal di antara bumi dan langit perlu dimengerti maknanya.

Ketimbang sibuk didefinisikan, sebenarnya banyak hal di antara bumi dan langit lebih perlu diwujudkan menjadi kenyataan yang bermanfaat nyata positif dan konstruktif bagi sesama manusia semisal musik, humor, keliru, malu, andaikata, angka, wayang dan lain sebagainya termasuk atau bahkan terutama kemanusiaan.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa 31 Januari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Teroris Berbasis di Kurdistan Dilaporkan Terlibat dalam serangan Drone Mikro Di komplek Industri Pertahanan Iran

Next Post

“Mandi Lumpur” dan Dehumanisasi Sosial Masyarakat Digital

fusilat

fusilat

Related Posts

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang
Feature

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026
Feature

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Next Post
“Mandi Lumpur” dan Dehumanisasi Sosial Masyarakat Digital

"Mandi Lumpur" dan Dehumanisasi Sosial Masyarakat Digital

Gerakan NU untuk Peradaban Kemanusiaan

Gerakan NU untuk Peradaban Kemanusiaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026
𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

𝐒𝐀𝐀𝐓𝐍𝐘𝐀 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐓𝐀𝐊𝐀𝐍: 𝟏𝟒𝟑 (𝐈 𝐍𝐄𝐄𝐃 𝐘𝐎𝐔) 𝐏𝐎𝐋𝐈𝐒𝐈

April 26, 2026
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist