• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Dugaan Perundungan di PPDS Undip Berlanjut ke Proses Hukum.

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
September 3, 2024
in Crime, News
0
Dugaan Perundungan di PPDS Undip Berlanjut ke Proses Hukum.
Share on FacebookShare on Twitter

Semarang – Fusilatnews – Dugaan perundungan yang mengakibatkan Dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), bunuh diri akan berlanjut ke proses hukum.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, terus mendorong proses hukum terkait kasus dugaan perundungan dan pemerasan di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, yang berujung pada bunuh diri Aulia Risma Lestari. Menkes berharap ada efek jera dari proses hukum ini.

“Karena itu sudah masuk, saya mau kasih ke polisi saja. Biar langsung dipidanakan supaya semuanya jelas, orang-orangnya juga tahu dan ada efek jeranya,” kata Budi saat ditanya mengenai dugaan pemerasan dalam kasus perundungan calon dokter spesialis anestesi, Aulia Risma Lestari, di Denpasar, Senin (2/9/2024).

Budi mengungkapkan bahwa proses hukum terhadap pelaku yang diduga menjadi penyebab perundungan di lingkungan kampus Universitas Diponegoro Semarang hingga menyebabkan bunuh diri calon dokter spesialis tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian hukum kepada korban. Selain itu, proses hukum ini juga bertujuan agar semua pihak tidak menganggap perundungan sebagai hal yang wajar dalam mendidik calon dokter.

Ia membantah anggapan bahwa calon dokter spesialis tangguh dapat dihasilkan melalui metode-metode tidak manusiawi seperti pelecehan seksual dan pemerasan. Budi menilai bahwa langkah hukum ini diperlukan untuk mengungkap kasus secara terang benderang dan mencegah anggapan bahwa tindakan tersebut adalah hal biasa.

“Kalau tidak diberikan sanksi seperti ini, akan terus menerus menganggap ini adalah hal yang biasa, karena memang dilakukan dari dulu,” ujarnya.

Menkes juga mengingatkan agar tindakan serupa di kampus-kampus dihentikan, karena tindakan tersebut tidak sesuai dengan proses pendidikan yang seharusnya. Ia meminta pihak kampus untuk memperbaiki sistem yang ada agar tidak ada lagi korban jiwa akibat perundungan.

“Saya tekankan hati-hati, apalagi sudah ada yang wafat. Ini sangat tidak biasa. Apapun yang terjadi, kalau ada yang wafat karena sistemnya salah, kita harus mengakui itu salah dan segera memperbaiki, bukan membiarkan ini sampai puluhan tahun,” tegasnya.

Budi menekankan bahwa sudah saatnya praktik-praktik seperti ini dihapus dari dunia pendidikan, terutama pendidikan dokter spesialis. Sebelumnya, Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Fakultas Kedokteran Undip, ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri di tempat kosnya di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (12/8/2024). Kematian Aulia dikaitkan dengan perundungan yang dialaminya selama masa pendidikan. Korban diduga menyuntikkan obat bius secara berlebihan pada tubuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro (Undip), Wijayanto, mengungkapkan kekesalannya terhadap tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada FK Undip terkait kasus meninggalnya Aulia Risma Lestari. Wijayanto menolak tuduhan bahwa Fakultas Kedokteran Undip tidak peduli terhadap masalah ini.

“Tuduhan yang diberikan kepada Fakultas Kedokteran Undip saya pikir sudah melampaui batas. Kami menolak frame yang ditujukan kepada kami bahwa kami tidak peduli,” kata Wijayanto saat memberikan pidato dalam acara apel di gedung FK Kedokteran Undip di Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/9/2024).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AGRICOLA MEDAL FAO

Next Post

Sebelum Kaesang dan Erina, KPK Terlebih Dulu Periksa Gibran dan Boyamin

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Feature

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat
Economy

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri
Birokrasi

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026
Next Post
Jangan Biarkan Jokowi Merusak Sistem Demokrasi demi Dinasti Politik dan Nepotisme

Sebelum Kaesang dan Erina, KPK Terlebih Dulu Periksa Gibran dan Boyamin

TKN Prabowo – Gibran Tuding Megawati Sosok Orang Tua Sedang Gelisah dan Gusar

Ketua Pansus Haji DPR Nusron Wahid: Belum Ada Unsur Pidana dalam Pembagian Kuota Haji 2024

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist