Fusilatnews.com, Jakarta – Konflik Rusia – Ukraina yang semakain memanas menjadi salah satu alasan Persatuan Uni Eropa atau yang biasa disebut EU semakin berperan menjadi Pahlawan bagi Ukraina. Setelah Amerika Serikat, kini hampir beberapa para pejabat Uni Eropa semakin meningkatkan support mereka terhadap Ukraina. AS dan EU kini telah memaksimalkan bantuan mereka untuk menghadapi Rusia yang hingga kini belum berakhir.
Melansir dari voa.com, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, menyampaikan akan melakukan berbagai bantuan seperti Bangunan Infrastruktur. Dengan bantuan dari EU, maka Ukraina akan dapat segera merealisasikan bangunan- bangunan yang telah hancur lebur akibat perang Rusia-Ukraina.
Ursula von der Leyen juga menyampaikan, bahwa, Uni Eropa dan termasuk negara-negara anggotanya menyumbang hingga $570 juta pada bidang energi dan rekonstruksi, dan $525 juta lagi bantuan kemanusiaan, dengan bantuan pelayanan negara tersebut dalam melewati musim dingin dan beberapa hal lainnya yang mungkin bisa terjadi. Tak hanya itu, AS akan terus support dengan bantuan keamanan bagi Ukraina, dengan memberikan lebih dari $2 M.
Bahkan negara-negara Uni Eropa juga berkomitmen akan mempropagandakan Ukraina menjadi bagian dari negara-negara Uni Eropa. Namun tentu hal ini tidaklah mudah, artinya EU tidak berjanji jika keanggotaan ini akan lebih cepat dapat diterima. Di karenakan Kyiv dalam melakukan pengajuan menjadi anggota UE memang pada saat terjadinya atau sebelum invasi Rusia.
Pada Konferensi Pers, Ursula von der Leyen juga menyampaikan kepada Ukraina, bahwa Memang tidak perlu dianggap terlalu sulit, namun segala sesuatunya tentu ada tujuan yang anda capai. Salah satu syarat integrasi UE Ukraina dalam perujuangannya yaitu termasuk perlawanan terhadap korupsi.
Michel dan von der Leyen mengutuk perang Rusia yang semakin membabi buta terhadap Ukraina dan warganya merupakan suatu pelanggaran hak yang secara nyata termaktub dalam hukum internasional, dan juga prinsip dasar PBB. EU, juga meminta agar segera membangun Pengadilan Khusus di Den Haag dalam kasus penyelidikan dan penuntutan kejahatan perang terhadap Ukraina.
EU juga menyampaikan bahwa Uni Eropa tidak akan pernah mengakui penyerobotan ilegal dalam bentuk apapun di Ukraina oleh Rusia.(RIZA.MD)
Sumber : https://www.voanews.com/

























