• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Gaji Direksi PT Timah Capai Rp 200 Juta/Bulan, Hakim Terkaget di Sidang Kasus Harvey Moeis

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
August 30, 2024
in Crime, News
0
Gaji Direksi PT Timah Capai Rp 200 Juta/Bulan, Hakim Terkaget di Sidang Kasus Harvey Moeis
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung – Fusilatnews – Dalam sidang kasus dugaan korupsi yang melibatkan Harvey Moeis, mantan Direktur Keuangan PT Timah Tbk, terungkap fakta mengejutkan mengenai besaran gaji direksi perusahaan tambang milik negara tersebut. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (29/8/2024), gaji para direksi PT Timah disebut mencapai Rp 200 juta per bulan.

Pengakuan ini disampaikan oleh saksi ahli yang dihadirkan oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) untuk memberikan keterangan mengenai struktur gaji dan tunjangan di PT Timah. Menurut saksi, gaji pokok tersebut belum termasuk tunjangan lainnya yang dapat membuat pendapatan direksi melambung lebih tinggi. “Ini baru gaji pokok, belum dengan bonus tahunan dan fasilitas lain yang diterima direksi,” ujar saksi ahli dalam persidangan.

Fakta ini langsung membuat Ketua Majelis Hakim, Hakim Agus Santoso, bereaksi dengan kaget. “Rp 200 juta? Ini gaji pokok? Luar biasa sekali,” ungkap Hakim Agus dengan nada tak percaya. “Apa alasan perusahaan memberikan gaji sebesar ini kepada direksinya?” tanya hakim kepada saksi, menyoroti apakah besaran gaji tersebut sudah sesuai dengan kinerja dan kondisi keuangan PT Timah.

Saksi ahli menjelaskan bahwa gaji sebesar itu sudah menjadi standar di industri pertambangan, terutama untuk perusahaan-perusahaan BUMN yang memiliki skala bisnis besar seperti PT Timah. Namun, hakim tetap mempertanyakan rasionalitas pemberian gaji tersebut, mengingat PT Timah sedang menghadapi sejumlah tantangan keuangan. “Apakah ini tidak berlebihan, terutama di tengah kondisi perusahaan yang sedang tidak baik-baik saja?” lanjut Hakim Agus.

Harvey Moeis, yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ini, dituduh menyalahgunakan wewenangnya sebagai Direktur Keuangan dengan melakukan pengelolaan dana yang tidak transparan, sehingga merugikan keuangan negara. Jaksa penuntut umum mendakwa Harvey telah melakukan penggelapan dana perusahaan dengan modus pembelian saham palsu dan pencucian uang.

Tim pengacara Harvey, dalam pembelaannya, berusaha menunjukkan bahwa Harvey hanya mengikuti keputusan kolektif manajemen dan tidak ada niat untuk merugikan perusahaan. Mereka juga menyoroti bahwa tingginya gaji direksi merupakan kebijakan perusahaan yang sudah ada sebelum Harvey menjabat.

Sidang ini menarik perhatian publik, terutama karena besarnya jumlah gaji direksi yang terungkap, memicu diskusi luas mengenai pengelolaan keuangan di perusahaan milik negara. Kasus ini juga menambah daftar panjang masalah korupsi yang menjerat para petinggi BUMN, menggarisbawahi perlunya pengawasan yang lebih ketat dan transparansi dalam manajemen perusahaan negara.

Sidang selanjutnya akan digelar pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan dari saksi lainnya yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kasus ini. Hakim Agus menegaskan bahwa pengadilan akan menggali lebih dalam mengenai struktur gaji dan tunjangan di PT Timah, serta bagaimana hal ini berhubungan dengan kasus korupsi yang didakwakan kepada Harvey Moeis.

“Kami ingin mengetahui dengan jelas, apakah kebijakan ini berdampak langsung terhadap tindakan yang dilakukan oleh terdakwa,” tutup Hakim Agus di akhir persidangan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Anies Baswedan Dipastikan Tidak Maju di Pilgub Jawa Barat 2024

Next Post

Dharma-Kun Resmi Daftar Pilgub Jakarta: Diantar Tokoh Nasional, Gagal Dapat Sorotan Meriah

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

News

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras
News

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Next Post
Dharma-Kun Resmi Daftar Pilgub Jakarta: Diantar Tokoh Nasional, Gagal Dapat Sorotan Meriah

Dharma-Kun Resmi Daftar Pilgub Jakarta: Diantar Tokoh Nasional, Gagal Dapat Sorotan Meriah

Jokowi, Gibran, Bobby, dan Kaesang: Mungkinkah Mereka Semua Berakhir dalam Satu Sel Penjara?

Jokowi, Gibran, Bobby, dan Kaesang: Mungkinkah Mereka Semua Berakhir dalam Satu Sel Penjara?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist