• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Gaji Naik 280%, Hakim Tak Bisa ‘Dibeli”, Prabowo Mengigau

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2025
in Birokrasi, Feature, Pojok KSP
0
Putusan MK: Pejabat Negara Jadi Capres Tak Perlu Mundur, Cukup Persetujuan Presiden
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Jakarta – Rupanya masih saja ada yang percaya bahwa kenaikan gaji akan menghilangkan korupsi di Indonesia. Rupanya yang masih percaya itu Prabowo Subianto. Kamis (12/6/2025) kemarin, Presiden RI itu mengumumkan kenaikan gaji hakim. Tak tanggung-tanggung: 280%! Wow?

Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan hakim. Kalau sudah sejahtera, kata Prabowo, hakim tak bisa “dibeli”.

Bahwa gaji hakim dinaikkan, silakan saja. Apalagi sudah 18 tahun tak naik. Tapi masakan langsung 280%?

Bahwa kenaikan gaji itu untuk meningkatkan kesejahteraan hakim, itu suatu keniscayaan. Tapi berharap hakim yang sudah sejahtera nanti tidak akan melakukan korupsi, tidak bisa “dibeli”, nanti dulu. Pasalnya, korupsi di Indonesia mayoritas dipicu oleh faktor keserakahan, atau “corruption by greed”, bukan faktor kebutuhan atau “corruption by need”.

Lihat saja. Betapa banyak pejabat Pertamina dan anak perusahaannya yang terlibat korupsi. Termasuk Karen Agustiawan, bekas Direktur Utama Pertamina. Padahal gaji mereka cukup tinggi. Bahkan sangat tinggi.

Betapa banyak pula pejabat Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai Kementerian Keuangan yang terlibat korupsi. Padahal, gaji mereka cukup tinggi. Bahkan sangat tinggi.

Lihat saja kasus Gayus Tambunan, Rafael Alun Trisambodo dan lain-lain.

Alhasil, tujuan Prabowo menaikkan gaji hingga 280% agar hakim tak bisa “dibeli”, itu ibarat mimpi di siang bolong. Prabowo sedang mengigau.

Hakim Korupsi

Selama 15 tahun terakhir, mengacu data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebanyak 31 hakim terjerat kasus korupsi. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibandingkan penegak hukum lainnya seperti polisi dan jaksa.

Sepanjang 2024, Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi disiplin kepada 206 hakim dan aparatur peradilan, yang terdiri dari 79 sanksi berat, 31 sanksi sedang, dan 96 sanksi ringan.

Teranyar adalah dua hakim agung MA, yakni Dimyati Sudradjat dan Gazalba Saleh. Pun, tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, yang membebaskan Ronald Tannur, terdakwa kasus pembunuhan kekasihnya sendiri. Ketiga hakim yang dipecat MA itu adalah Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo.

Dua Sekretaris MA juga terlibat korupsi, yakni Nurhadi Abdurrahman dan Hasbi Hasan.

Dan ini yang lebih spektakuler: Ricar Zarof. Saat digeledah, di rumah bekas pejabat MA yang terlibat mafia peradilan ini ditemukan uang tunai Rp920 miliar dan emas batangan 51 kilogram. Wow?

Yakinkah bahwa kenaikan gaji hakim, bahkan hingga 280% akan menjadikan wakil Tuhan di muka bumi ini itu tidak bisa “dibeli”? Jauh panggang dari api. Pasalnya, korupsi di Indonesia mayoritas dipicu faktor keserakahan, bukan kebutuhan. Koruptor-koruptor yang kini sedang meringkuk di penjara kebnyakan adalah orang-orang kaya. Sekolah mereka juga tinggi-tinggi. Koruptor-koruptor itu bukan orang miskin.

Bahwa kenaikan gaji itu akan meminimalisir jumlah hakim yang bisa “dibeli”, mungkin saja. Tapi tak signifikan.

Prabowo jangan terlalu banyak bermimpi, sampai-sampai mengigau!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Amuba Dusta Jokowi: Warisan Moral yang Merusak, Urgensi Evaluasi Kesehatan demi Tanggung Jawab Hukum

Next Post

PUTUSAN TANPA SIDANG, KONSTITUSI TANPA RAKYAT

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Next Post
PUTUSAN TANPA SIDANG, KONSTITUSI TANPA RAKYAT

PUTUSAN TANPA SIDANG, KONSTITUSI TANPA RAKYAT

Standar Nasional Kesehatan Versi Warga Miskin

Standar Nasional Kesehatan Versi Warga Miskin

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...